PATI – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto menegaskan DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Pati akan mengawal ketat pelaksanaan proyek pembangunan infrastruktur desa tahun 2026 agar berjalan tepat waktu dan sesuai spesifikasi.
Menurut Joni, pengawasan perlu diperkuat karena proyek pembangunan tahun ini menggunakan anggaran cukup besar dan berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami tidak ingin pembangunan ini sekadar selesai administrasi. Yang terpenting hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat dan kualitasnya bisa bertahan lama,” ujarnya.
Ia menegaskan, proyek infrastruktur desa menjadi prioritas pemerintah daerah karena menyangkut akses ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan masyarakat di wilayah pedesaan.
Karena itu, DPRD Pati meminta seluruh pihak yang terlibat, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, kontraktor, hingga pemerintah desa, bekerja secara profesional, terbuka, dan sesuai aturan.
“Kalau pembangunan dilakukan asal-asalan, yang rugi masyarakat. Maka pengawasan harus diperketat sejak awal pekerjaan sampai selesai,” tegasnya.
Selain pengawasan internal, Joni juga menyoroti pentingnya keterlibatan aparat penegak hukum dalam mengawal pelaksanaan proyek pembangunan agar seluruh proses berjalan transparan dan bebas dari praktik penyimpangan anggaran.
Ia berharap pembangunan infrastruktur tahun 2026 menjadi momentum memperbaiki kualitas pembangunan di Kabupaten Pati yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat, khususnya terkait kondisi jalan rusak di sejumlah wilayah.
“Masyarakat sekarang ingin bukti nyata, bukan sekadar janji. Maka pembangunan ini harus benar-benar dijalankan dengan serius,” pungkasnya.





