• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home News

Wapres Gibran Kecam Keras Dugaan Kekerasan 50 Santriwati di Pati, Tekankan Proses Hukum Transparan

patinews.com by patinews.com
5 Mei 2026
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wapres Gibran Kecam Keras Dugaan Kekerasan 50 Santriwati di Pati, Tekankan Proses Hukum Transparan
23
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

RelatedPosts

Fraksi Demokrat Dorong Reformasi Pajak Digital, Eko: Pelayanan Harus Cepat dan Transparan

Fraksi Demokrat Ingatkan Pemkab Pati, Kenaikan PAD Jangan Sampai Bebani Rakyat

Pengisian Perangkat Desa di Pati Belum Bisa Dilakukan, DPRD Tegaskan Tunggu Perda Rampung

[image: 45 Template Patinews (3).jpg]
Wapres Gibran Kecam Keras Dugaan Kekerasan 50 Santriwati di Pati, Tekankan Proses Hukum Transparan
PATINEWSCOM
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengecam keras dugaan kekerasan seksual terhadap puluhan santriwati di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Ia menegaskan bahwa kasus tersebut harus ditangani secara tegas, transparan, dan berkeadilan.
“Saya mengecam keras kejadian pelecehan terhadap santriwati yang terjadi di Pati. Tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi. Proses hukum akan dilakukan secara tegas, transparan, dan berkeadilan,” ujar Gibran dalam pernyataan resmi di Jakarta, Selasa (2026).
Korban Diduga Capai 50 Santriwati
Kasus ini mencuat setelah muncul dugaan pencabulan terhadap sedikitnya 50 santriwati di sebuah pondok pesantren di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati. Para korban mayoritas merupakan pelajar tingkat SMP, kelas VII hingga IX.
Sejumlah korban diketahui berasal dari latar belakang rentan, termasuk anak yatim piatu dan keluarga kurang mampu yang mengandalkan pendidikan gratis di pesantren tersebut.
Aparat dari Polresta Pati telah menetapkan pengasuh pondok pesantren berinisial AS sebagai tersangka. Namun, hingga kini tersangka belum ditahan, kondisi yang memicu perhatian publik.
Pemerintah Soroti Perlindungan Anak
Gibran menegaskan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto menempatkan perlindungan anak sebagai prioritas utama. Lingkungan pendidikan, termasuk pesantren, harus menjadi ruang yang aman bagi tumbuh kembang anak.
Ia juga meminta agar penanganan korban tidak berhenti pada aspek hukum semata, tetapi mencakup pemulihan psikologis secara menyeluruh.
“Pendampingan psikologis serta penyembuhan trauma harus diberikan secara intensif kepada para korban,” tegasnya.
Sorotan pada Penanganan Kasus
Pernyataan Wapres sekaligus menjadi sinyal kuat agar aparat penegak hukum mempercepat dan memperjelas penanganan kasus, termasuk terkait status penahanan tersangka.
Di sisi lain, pemerintah berkomitmen memperkuat sistem pengawasan terhadap lembaga pendidikan, guna mencegah terulangnya kasus serupa.
“Ke depan, pengawasan dan perlindungan peserta didik akan diperkuat,” ujar Gibran.
Ujian Serius Sistem Perlindungan Anak
Kasus ini menjadi ujian serius bagi sistem perlindungan anak di Indonesia, khususnya di lingkungan pendidikan berbasis asrama. Selain penegakan hukum, transparansi proses dan keberpihakan pada korban menjadi faktor krusial dalam memulihkan kepercayaan publik.
#pati #jateng #fyp #virals #jangkauanluas

patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Eko Kuswanto, DPRD Pati
Berita

Fraksi Demokrat Dorong Reformasi Pajak Digital, Eko: Pelayanan Harus Cepat dan Transparan

19 Mei 2026
14
Eko Kuswanto, DPRD Pati
Berita

Fraksi Demokrat Ingatkan Pemkab Pati, Kenaikan PAD Jangan Sampai Bebani Rakyat

19 Mei 2026
14
Narso, DPRD Pati
Berita

Pengisian Perangkat Desa di Pati Belum Bisa Dilakukan, DPRD Tegaskan Tunggu Perda Rampung

19 Mei 2026
15
Joni Kurnianto, DPRD Pati
Berita

Joni Kurnianto Desak Desa Gerak Cepat, Proyek Bankeu Jangan Sampai Molor dan Cepat Rusak

19 Mei 2026
16
Joni Kurnianto, DPRD Pati
Berita

DPRD Pati Janji Kawal Ketat Proyek Infrastruktur Desa 2026, Joni: Jangan Asal Jadi!

19 Mei 2026
15
Karmijan, DPRD Pati
Berita

Petani Pati Masih Kesulitan Air, Karmijan Soroti Minimnya Bendungan di Wilayah Selatan

19 Mei 2026
12
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Fraksi Demokrat Dorong Reformasi Pajak Digital, Eko: Pelayanan Harus Cepat dan Transparan
  • Fraksi Demokrat Ingatkan Pemkab Pati, Kenaikan PAD Jangan Sampai Bebani Rakyat
  • Pengisian Perangkat Desa di Pati Belum Bisa Dilakukan, DPRD Tegaskan Tunggu Perda Rampung
  • Joni Kurnianto Desak Desa Gerak Cepat, Proyek Bankeu Jangan Sampai Molor dan Cepat Rusak
  • Kapolres Rembang Terima Kunjungan ADM Mantingan dan ADM Kebonharjo, Perkuat Sinergitas Pengamanan Kawasan Hutan
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.