• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Edukasi

Virus corona mewabah, berdampak apa dalam sektor mata pencaharian ?

Oleh : Fadlilatus Sa’adah Mahasiswa PGMI Ipmafa

Anis Khofifah Nur S by Anis Khofifah Nur S
7 Desember 2020
in Edukasi
Reading Time: 2 mins read
A A
0
44
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

Pandemi covid-19 tidak hanya memukul pertumbuhan ekonomi, akan tetapi berdampak juga dalam peningkatan jumlah pengangguran dalam jumlah yang besar. Dampak dari pandemi ini telah mengakibatkan sebagian besar masyarakat kehilangan mata pencaharian, kondisi terpuruknya ekonomi bukan hanya dirasakan oleh kalangan pedagang, penggerak wisata, wiraswasta akan tetapi dirasakan oleh seluruh kalangan masyarakat.
Terjadinya pengurangan jam kerja karyawan, banyak perusahaan yang melakukan PHK dengan karyawannya dengan alasan yang pertama, lemahnya permintaan pasar termasuk akibat dari kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar, kedua adalah keterbatasan bantuan modal, ketiga keterbatasan arus kas terutama untuk membiayai gaji tenaga kerja yang merupakan komponen tertinggi dari biaya perusahaan.
Dengan adanya pembatasan sosial berskala besar menjadikan sekolah terpaksa diliburkan. Dan hal itu berdampak membuat sebagian orang langsung kehilangan mata pencahariannya. Sebagai contoh mereka yang berjualan jajanan sekolah baik yang berjalan disekitar lingkungan sekolah maupun yang menyetorkan jajanan nya dikantin sekolah. Terlebih lagi sekarang diperpanjang masa belajar anak dirumah sampai januari 2021 dan otomatis para penjual jajanan sekolah belum bisa bekerja lagi sebelum sekolah masuk.
Anak sekolah ibarat telah menjadi nyawa kehidupan bagi beberapa orang yang menopang perekonomian keluarganya dari berjualan jajanan makanan di sekolah. Sebab, anak sekolah lah yang membuat dapur mereka tetap mengepul. Sebelum pandemi covid melanda para penjual jajanan ini keseharian nya di habiskan dengan berjualan disekolah-sekolah. Tapi sekaranag sejak pandemi covid melanda dan pemerintah memutuskan meliburkan sekolah, para penjual jajanan ini tidak bisa berjualan kembali.
Kondisi ini membuat para penjual jajanan sekolah sangat terpukul, mereka harus memutar otak untuk dapat memperoleh pendapatan dari sumber yang lain. Hal ini dilakukan semata-mata untuk tetap bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Ada yang mencoba berjualan online, dan ada juga yang memilih untuk pergi merantau. Semua ini dilakukan agar tetap ada pemasukan dan supaya perekonomian keluarga mereka tidak benar-benar lumpuh.
Melihat kejadian tersebut, pemerintah melakukan berbagai upaya untuk meringankan derita yang dialami masyarakat. Upaya-upaya tersebut antara lain yakni :
1. Pemberian kartu Pra-kerja yang diperuntukkan bagi pekerja yang terkena PHK, pekerja harian yang kehilangan penghasilan dan pelaku usaha mikro yang kehilangan pasar atau omset
2. Pemerintah bekerjasama dengan OJK, dengan memberikan kelonggaran relaksasi kredit UMKM untuk nilaimkredit di bawah 10 Miliar baik kredit perbankan maupun industri keuangan non bank akan diberikan penundaan cicilan sampai satu tahun dan penurunan bunga.
3. Memberikan tambahan uang kepada penerima sembako sebesar Rp. 50.000 sehingga menjadi Rp. 200.000 untuk keluarga penerima yang akan diberikan selama enam bulan.
4. Penambahan kuota penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) yang semula 9,2 juta menjadi 10 juta keluarga, dan besaran angkanya juga dinaikkan 25%
5. Pembebasan biaya listrik selama 3 bulan lebih bagi pelanggan 450 Va dan diskon 50% bagi pelanggan 900 Va
6. Pemberian bantuan langsung tunai dana desa yang menyasar 12,3 juta kepala keluarga dengan nilai Rp. 600.000
7. Pemberian bantuan sosial tunai yang menyasar 9 juta keluarga.

RelatedPosts

Laron Berkerumun di Lampu Setelah Hujan? Begini Cara Membacanya

Membaca Kompas Masa Depan Indonesia dari Teras Istana

Puskesmas Dukuhseti Luncurkan Layanan SEMPAT Bagi Bumil dan Ibu Balita, Untuk Apa?

Tags: Bantuansosialberita patiCovidkabar patipatipati hari inipatinewsPenjualjajansekolahsuara patiwarta pati
Anis Khofifah Nur S

Anis Khofifah Nur S

Related Posts

Laron Berkerumun di Lampu Setelah Hujan? Begini Cara Membacanya
Edukasi

Laron Berkerumun di Lampu Setelah Hujan? Begini Cara Membacanya

21 Agustus 2026
14
Edukasi

Membaca Kompas Masa Depan Indonesia dari Teras Istana

19 Agustus 2026
29
Puskesmas Dukuhseti Luncurkan Layanan SEMPAT Bagi Bumil dan Ibu Balita, Untuk Apa?
Edukasi

Puskesmas Dukuhseti Luncurkan Layanan SEMPAT Bagi Bumil dan Ibu Balita, Untuk Apa?

26 Juni 2026
49
Peringkat 5 Besar Dunia dan Asia, Ilmuwan Bidang manajemen strategi Versi AD Scientific Index 2026 : Ada Nama dari Indonesia
Edukasi

Peringkat 5 Besar Dunia dan Asia, Ilmuwan Bidang manajemen strategi Versi AD Scientific Index 2026 : Ada Nama dari Indonesia

7 Oktober 2025
523
Wastra Nusantara, Seni dan Doa: Sudut Pandang Budayawan Sujiwo Tejo dan Rektor Intiyas
Berita

Wastra Nusantara, Seni dan Doa: Sudut Pandang Budayawan Sujiwo Tejo dan Rektor Intiyas

23 April 2025
39
Ingin Tahu Urutan Doa Setelah Sholat? Yuk, Kepoin
Edukasi

Ingin Tahu Urutan Doa Setelah Sholat? Yuk, Kepoin

4 Februari 2025
40
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Polres Rembang Gelar Pelatihan AI bagi Pelajar SMA Negeri 2 Rembang
  • KKN 142 UIN Sunan Kudus Tingkatkan Kesadaran Siswa SDN Muktiharjo 01 Tentang Pemilahan Sampah
  • Polisi Sahabat Anak, Tanamkan Kesadaran Berlalu Lintas Sejak Dini
  • Rehabilitasi Jalan Sumbermulyo–Sendangsoko Dianggarkan Rp2 Miliar, Ditangani dengan Hotmix dan Beton
  • Rehabilitasi Jalan Kayen–Tambakromo dan Tambakromo–Batas Grobogan Telan Anggaran Rp9,78 Miliar
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.