• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Agro

“Usum” Kembang Randu, Omzet Petani Lebah Madu di Desa Gadu Capai 60 Juta

patinews.com by patinews.com
1 Agustus 2019
in Agro, Berita, Berita Pati Hari ini, ekonomi
Reading Time: 2 mins read
A A
0
“Usum” Kembang Randu, Omzet Petani Lebah Madu di Desa Gadu Capai 60 Juta
324
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

Patinews.com – Gunungwungkal, Musim kembang randu mendatangkan untung melimpah bagi para petani lebah madu di Desa Gadu, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Di musim seperti ini, peningkatan produktivitas lebah madu yang digembala oleh para petani menjadi sebuah berkah yang luar biasa. Salah satu petani madu di Desa tersebut menyebutkan, dalam kurun waktu satu bulan ini, ia mengaku, memperoleh hasil panen madu lebih dari 1 ton.

RelatedPosts

Kapolres Rembang Pimpin Pelatihan Penggunaan APAR untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel

Menghitung Hari Menuju Kapolda Jateng Cup 2026, Kapolres Rembang Kobarkan Semangat Juang Tim E-Sport

Gemuruh Dukungan Warnai Nobar Piala Dunia di Kodim 0714/Salatiga

Untuk satu kilogram madu, biasanya dia jual seharga Rp 60 ribu ke para pengepul. Nanti para pengepul akan membawanya ke Jakarta, Surabaya, Semarang dan kota-kota besar lainnya untuk dijual lagi dengan harga yang lebih mahal.

Dalam satu kali panen, lanjutnya, biasanya lebah-lebah yang digembala membutuhkan waktu sekitar 10 hari. Hal itu juga tergantung dari banyaknya bunga yang ada di lokasi penempatan kotak sarang lebah.

Satu bulan bisa tiga kali panen, bahkan kalau pas musim bunga randu hasilnya sangat memuaskan. Selain menaruh kotak lebah di hutan-hutan dekat desanya, petani madu juga menempatkan sebagian kotak lebah di Wonogiri serta Colo, Kudus.

Setiap satu kotak didalamnya memiliki delapan sekat. Kotak sarang lebah tersebut selalu di pindah-pindah, menyesuaikan kondisi alam. Karena yang dicari adalah lokasi yang banyak kembangnya.

Entah kembang randu, karet, jagung, rambutan dan lain-lainnya. Tapi yang paling bagus adalah saat musim kembang randu.

Sedangkan, lahan yang digunakan sebagai tempat kotak sarang lebah, biasanya para petani madu menyewannya sesuai kesepakatan dengan pemilik tanah.

Bahkan, ada petani yang sampai di Wonogiri serta Colo, itu lahannya juga menyewa. Ada yang per bulannya Rp 1 juta hingga Rp 3 juta. Setiap satu minggu sekali, mereka mengeceknya ke sana.

Adapun lebah yang digembala adalah jenis Melifera asal Australia. Mengingat jenis ini, madu yang dihasilkan lebih banyak. Satu kotak sarang bisa mendapatkan sekitar dua setengah kilogram madu dalam waktu sepuluh hari.

Lebah jenis Melifera ini juga lebih jinak serta menetap di kotak sarangnya, tidak berpindah-pindah tempat seperti lebah lokal. Lebah tersebut, dibeli seharga Rp 1 juta per satu kotak sarang. Modal awalnya memang besar. Kalau untung, untungnya besar. Kalau rugi, ruginya juga sangat besar.

Meski begitu, usaha yang digeluti oleh petani lebah madu bukan berarti tanpa kendala. Karena ketika dimusim hujan, banyak lebah yang mati karena faktor suhu dan sulitnya mencari makanan. (pn/ dok hms)

Tags: berita patikabar patipatipati hari inipatinewssuara patiwarta pati
patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Kapolres Rembang Pimpin Pelatihan Penggunaan APAR untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel
Berita

Kapolres Rembang Pimpin Pelatihan Penggunaan APAR untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel

17 Juni 2026
14
Menghitung Hari Menuju Kapolda Jateng Cup 2026, Kapolres Rembang Kobarkan Semangat Juang Tim E-Sport
Berita

Menghitung Hari Menuju Kapolda Jateng Cup 2026, Kapolres Rembang Kobarkan Semangat Juang Tim E-Sport

17 Juni 2026
13
Gemuruh Dukungan Warnai Nobar Piala Dunia di Kodim 0714/Salatiga
Berita

Gemuruh Dukungan Warnai Nobar Piala Dunia di Kodim 0714/Salatiga

17 Juni 2026
20
Revitalisasi Satkamling, Polsek Lasem Rembang Perkuat Keamanan Lingkungan Bersama Warga
Berita

Revitalisasi Satkamling, Polsek Lasem Rembang Perkuat Keamanan Lingkungan Bersama Warga

16 Juni 2026
26
H-4 Menuju Kapolda Jateng Cup Esport Tournament 2026, Tim E-Sport Polres Rembang Matangkan Strategi dan Kekompakan
Berita

H-4 Menuju Kapolda Jateng Cup Esport Tournament 2026, Tim E-Sport Polres Rembang Matangkan Strategi dan Kekompakan

16 Juni 2026
17
Siaga Penuh Jaga Rembang! Kapolres Tegaskan Personel Siap Hadapi Segala Potensi Gangguan Kamtibmas
Berita

Siaga Penuh Jaga Rembang! Kapolres Tegaskan Personel Siap Hadapi Segala Potensi Gangguan Kamtibmas

15 Juni 2026
14
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Siapa Firdaus Oiwobo, yang Laporkan Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto ke Polisi
  • Polres Rembang Matangkan Kesiapan Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT P17 Pusat Madiun
  • Kapolres Rembang Pimpin Pelatihan Penggunaan APAR untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel
  • Menghitung Hari Menuju Kapolda Jateng Cup 2026, Kapolres Rembang Kobarkan Semangat Juang Tim E-Sport
  • Gemuruh Dukungan Warnai Nobar Piala Dunia di Kodim 0714/Salatiga
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.