Ujung Tombak Layanan Kesehatan, Ini Harapan Bupati Kepada Kepala Puskesmas se Pati

Ujung Tombak Layanan Kesehatan, Ini Harapan Bupati Kepada Kepala Puskesmas se Pati

PatiNews.Com – Kota, Puskesmas dipercaya sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di Pati, kemajuan pelayanan kesehatan di Kabupaten Pati berada di tangan pegawai Puskesmas.

Hal ini disampaikan Bupati Pati Haryanto saat mengukuhkan 24 Kepala UPTD Puskesmas di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Pati, dilaksanakan pada Sabtu (22/9) bertempat di Aula Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Pati.

Turut hadir dalam acara pengukuhan tersebut, Sekretaris Daerah Pati Suharyono, Kepala BKPP Pati Jumani, Asisten Ekbangkesra Edy Sulistiyono yang juga menjabat Plt. Kepala Dinas Kesehatan.

“Apalagi setelah berubah menjadi BLUD, dan beberapa Puskesmas juga harus memberikan pelayanan selama 24 jam, maka para pegawai diharapkan memberikan pikiran dan tenaga sepenuh hati dalam memimpin puskesmas masing – masing dimanapun tempat bertugasnya,” jelas Bupati usai mengukuhkan para Kepala Puskesmas.

Lebih lanjut Haryanto mengatakan, adanya ketentuan mengenai puskesmas harus terakreditasi, juga merupakan sebuah tantangan tersendiri yang harus dilalui oleh para kepala UPTD Puskesmas.

“Termasuk juga kondisi yang kita ketahui bersama bahwa sistem jaminan sosial kesehatan yang dilaksanakan BPJS Kesehatan, juga masih banyak menyimpan persoalan sehingga masyarakat akan bertumpu pada puskesmas kesehatan yang terbaik”, imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya berharap agar Kepala Puskesmas dan dokter berdomisili di tempat mana dia bertugas, sehingga dapat memaksimalkan kinerja dan pengabdian.

Selain itu, Bupati juga menghimbau, jika ada yang bertugas maupun kegiatan di luar daerah sehingga meninggalkan pekerjaan, hendaknya melakukan pendelegasian atau dapat dititipkan pekerjaan tersebut kepada bawahan.

“Terkait menempati rumah dinas, seperti kepala puskesmas dan camat, kapolsek, danramil, itu kan fasilitas khusus, beda dengan SKPD yang lain. Maksud saya dengan ditempatinya rumah dinas tersebut, pelayanan akan menjadi lebih maksimal. Jadi tidak perlu bolak – balik karena capek. Selain itu, saya himbau agar tidak me “mark up-kan anggaran, dan dapat dipertanggungjawabkan sebaik – baiknya”, tandasnya.

Bupati menjabarkan, sebab Puskesmas saat ini statusnya adalah BLU, yaitu dapat merencanakan dan menggunakan sendiri. “Berbeda dengan status puskesmas zaman dulu yang harus menunggu dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pati,” pungkasnya. (pn/ hms)

patinews.com

redaksi@patinews.com

Share
Published by
patinews.com

Recent Posts

Pemicu Tindak Pidana, 1637 Botol Miras Disita Polres Pati

PATINEWS.COM - KOTA, Selama berlangsungnya operasi ketupat candi, 24 April hingga 22 Mei 2020, Kepolisian…

24 Mei 2020

Lebaran, Gubernur Ganjar Gelar Open House Virtual

Lebaran, Gubernur Ganjar Gelar Open House Virtual JATENG, PATINEWS.COM Hari raya idul fitri kali ini…

24 Mei 2020

Persiapan sholat Id, Karang Taruna Supo Karyo Semprot Disinfektan di Semua Masjid dan Mushola Desa Pagerharjo

Persiapan sholat Id, Karang Taruna Supo Karyo Semprot Disinfektan di Semua Masjid dan Mushola Desa…

23 Mei 2020

Tagar #IndonesiaTerserah, Bentuk Kekecewaan Petugas Medis Kepada Masyarakat yang Tak Peduli Akan Aturan

Tagar #IndonesiaTerserah, Bentuk Kekecewaan Petugas Medis Kepada Masyarakat yang Tak Peduli Akan Aturan PatiNews.Com -…

23 Mei 2020

Tahap Pertama, BLT Dana Desa di Pati Mulai Disalurkan

Tahap Pertama, BLT Dana Desa di Pati Mulai Disalurkan PatiNews.Com - Kota, Bantuan Langsung Tunai…

23 Mei 2020

118 Pengunjung dan Karyawan Tiga Swalayan di Rapid Tes Acak, ini Hasilnya

118 Pengunjung dan Karyawan Tiga Swalayan di Rapid Tes Acak, ini Hasilnya PatiNews.Com - Kota,…

23 Mei 2020