Categories: BeritaJawa Tengah

Turunkan Kemiskinan, Pemprov Jateng Canangkan Program 1 OPD 1 Desa Dampingan

Turunkan Kemiskinan, Pemprov Jateng Canangkan Program 1 OPD 1 Desa Dampingan

PatiNews.Com – Jateng,

Semua kabupaten dan kota di Jateng didorong untuk menerapkan “Gerakan Satu OPD (Organisasi Perangkat Daerah), Satu Desa Dampingan”. Ini dikarenakan program yang digulirkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tersebut dinilai mampu mengurangi kemiskinan yang tersebar di 14 kabupaten zona merah.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen disela konferensi pers di Bandara Jenderal  Ahmad Yani Semarang, Jateng. Jumat, 27 Desember 2019.

“Program ‘Satu OPD, Satu Desa Dampingan’ ini jangan hanya di 14 kabupaten zona merah kemiskinan, tetapi juga di daerah lain. Semoga ini bisa diterapkan di semua kabupaten dan kota di Jateng. Ini kami dorong,” sambung Wagub Taj Yasin.

Wagub yang juga sekaligus sebagai Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Jateng memaparkab, setelah program “Satu OPD, Satu Desa Dampingan” digulirkan Pemprov Jateng setahun lalu, angka kemiskinan di masing-masing desa dampingan menurun.

Salah satunya di Desa Tieng Kabupaten Wonosobo yang sebelumnya angka kemiskinan mencapai 400 KK, setelah dilakukan pendampingan oleh OPD jumlah warga miskin berkurang menjadi sekitar 130 KK.

“Artinya bisa kita turunkan sekitar 50 persen. Apalagi pemerintah pusat dan kabupaten kota turut andil dalam pengentasan kemiskinan, sehingga warga miskin ditangani bersama-sama. Kalau pun ada yang naik angka kemiskinannya, tetapi bantuan dari pemerintah sudah berlebih termasuk bantuan dari Kementerian Sosial, sehingga tingkat kemiskinan berkurang,” ungkap Taj Yasin.

Selain program “Satu OPD Satu Desa Dampingan”, lanjut Wagub, berbagai upaya digencarkan guna mendorong peningkatan ekonomi masyarakat yang berdampak terhadap kesejahteraan warga miskin.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendukung pertumbuhan usaha produktif di semua kalangan masyarakat, termasuk menggenjot pertumbuhan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di lingkungan pondok pesantren.

“Kami tidak hanya menggenjot usaha produktif di pesantren, tetapi juga UMKM di masyarakat umum. Termasuk membantu memfasilitasi permodalan melalui kerja sama dengan perbankan dan CSR. Sehingga target penurunan kemiskinan sebanyak satu digit dapat terealisasi,” urainua.

Guna mengoptimalkan program pengentasan kemiskinan di Jateng  yang saat ini mencapai 10,80 persen atau setara dengan 3,7 juta jiwa, pemprov bersama instansi terkait terus melakukan validasi data agar data warga miskin yang diajukan ke pemerintah pusat merupakan data kemiskinan yang valid dan akurat, sehingga berbagai bantuan yang diberikan tidak salah sasaran, baik bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), kesehatan, pendidikan dan lain sebagainya.

“Kami selalu cerewet dalam hal pendataan warga miskin. Terlebih di Jateng masih ada sekitar 30 persen data kemiskinan error. Demikian iuga di provinsi lain juga tidak sedikit data kemiskinan error.  Data kemiskinan error di semua daerah hampir sama, yaitu 30-40 persen data error. Karenanya kami cerewet supaya hasil pendataan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan,” pungkas Wagub (dok Humas Jateng).

patinews.com

redaksi@patinews.com

Share
Published by
patinews.com

Recent Posts

Longsor Sepanjang 20 Meter Tutup Jalan di Desa Medani Cluwak, Warga Gotong Royong Bareng TNI-Polri

Longsor Sepanjang 20 Meter Tutup Jalan di Desa Medani Cluwak, Warga Gotong Royong Bareng TNI-Polri…

3 jam ago

Polsek Cluwak Dukung Program Polsanak

Polsek Cluwak Dukung Program Polsanak PatiNews.Com - Cluwak, Anak adalah bagian dari generasi penerus cita…

7 jam ago

6 Cara Memutihkan Gigi Secara Alami

Memiliki gigi yang putih tentunya bisa membuat seseorang menjadi lebih percaya diri. Karena dengan memiliki…

15 jam ago

Percepat Layanan, Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu Bakal Terima DAK

Patinews.com - Ekonomi, Bersama Wakil Bupati Pati Saiful Arifin dan Sekda Suharyono, Kepala Dinas Penanaman…

17 jam ago

Gubernur Jateng Dukung Penuh Event “Le Velo de Pati”

Patinews.com - Jateng, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyambut panitia Le Velo de Pati (LVdP)di…

18 jam ago

Tebing di Gunungsari Tlogowungu, Longsor Sepanjang 10 Meter

Dokumentasi: Polsek Tlogowungu Patinews.com - Tlogowungu, Tebing jalan cor yang terletak di Desa Gunungsari Kecamatan…

18 jam ago