Tim KKN IPMAFA Desa Medani, Adakan Pelatihan Sukses Mengelola Website Desa di Era Milenial

Tim KKN IPMAFA Desa Medani, Adakan Pelatihan Sukses Mengelola Website Desa di Era Milenial
Tim KKN IPMAFA Desa Medani, Adakan Pelatihan Sukses Mengelola Website Desa di Era Milenial

Patinews.com – Cluwak, Seiring perkembangan zaman yang begitu cepat, Desa memiliki peran yang sangat penting untuk mendorong masyarakatnya untuk terus melakukan inovasi baik dari sisi ekonomi, pemberdayaan masyarakat dan lingkungan , hingga teknologi yang digunakan untuk mempermudah kehidupan masyarakat desa.

Maka dari itulah, untuk senantiasa mengikuti perkembangan teknologi, tim KKN mahasiswa Institut Matholiul Falah (IPMAFA) mengadakan pelatihan “Sukses Mengelola Website Desa di Era Milenial” yang dilaksanakan di Balai Desa Medani, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati. Minggu, 18 Agustus 2019.

Ali Yusuf, salah satu mahasiswa KKN IPMAFA menuturkan, “Pemanfaatan Website Desa untuk Pelayanan Publik dan Manajemen Informasi Desa. Website desa dapat digunakan diantaranya untuk media pelayanan publik dan manajemen informasi desa. Karena bersifat daring (online), masyarakat dapat dapat dengan mudah mengakses berbagai informasi seperti berita desa, dan lain sebagainya,”.

Sedangkan, narasumber dari kegiatan tersebut menghadirkan Yusuf Sukandar dari Patinews.com memaparkan tentang pengelolan website, dari seting awal pembuatan, penggantian tema, penulisan artikel dan juga cara membagikan artikel ke social media.

Sedangkan platform web yang digunakan adalah CMS (Content Management System) berbasis WordPress. “Dengan adanya platform pembuatan website seperti WordPress, kini kita dapat membuat website dengan mudah dan fitur yang lengkap tanpa harus menguasai pemrograman. Kita hanya perlu sekali klik instalasi, memasukkan nama, deskripsi website, dan memilih template, website sudah dapat digunakan dan diakses melalui internet,” terangnya.

Baca juga:   Agar Berdaya Saing, Industri Kreatif di Kabupaten Pati Perlu Ditingkatkan

“WordPress adalah platform pembuatan website atau Content Management System (CMS) yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. Berdasarkan data dari W3Techs, WordPress saat ini menguasai pangsa pasar CMS sebanyak 59,8 persen, disusul oleh Joomla 6,6 persen dan Drupal 4,7 persen,” lanjutnya.

Selain website, lanjut Yusuf, Pemdes juga harus memanfaatkan media social untuk memaksimalkan fungsi website tersebut. “Jika diibaratkan, website adalah Rumah, maka media sosial adalah pintu dari rumah tersebut, jadi setiap membuat satu artikel/berita, wajib hukumnya membagikan ke sosial media. Medsos yg paling berpengaruh adalah, FB, WA Status/Grup, IG, dan twitter. Kehadiran media sosial ini penting untuk meningkatkan pengunjung ke website kita. Di mana website berfungsi sebagai media rujukan dan media sosial berfungsi sebagai marketing channel atau kanal marketing. Secara sederhana, media sosial adalah jembatan yang mengarahkan orang-orang untuk mengunjungi website yang dijalankan,” pungkasnya. (pn/ *).

Tim KKN IPMAFA Desa Medani, Adakan Pelatihan Sukses Mengelola Website Desa di Era Milenial | patinews.com | 4.5

Leave a Reply