Penulis : Nafisatul Ana (Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang)
DEMAK, PATINEWS.COM
Tetap buka selama pandemi, Kepala Desa Jatirogo ajak mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang untuk menjaga tiket wisata di desa Jatirogo, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak yaitu wisata Rowo Tanjung. Rabu, 4 november 2020.
Pada masa sekarang merupakan masa dimana bahkan hampir semua Negara diserang oleh virus covid-19. Virus ini merupakan virus yang sangat berbahaya bagi seluruh warga Negara, karena virus ini bukan hanya dapat menyerang orang dewasa saja namun juga anak-anak bahkan bayi.
Maka hal ini membuat beberapa daerah khususnya di Indonesia memberlakukan system lockdown dalam rangka upaya pengendalian penyebaran infeksi virus covid-19. Dengan adanya lockdown ini akhirnya berdampak pada beberapa sector yang ada di Negara Indonesia baik dalam sektor pendidikan, agama maupun dalam sektor ekonomi.
Seperti halnya di desa Jatirogo. Dalam sector ekonomi, desa Jatirogo mempunyai BUMdes (Badan Usaha Milik Desa) yang dinaungi langsung oleh desa dan dikepalai langsung oleh kepala Desa Jatirogo yaitu H. Suyudi (55 tahun).
Usaha milik desa ini merupakan upaya yang dilakukan untuk membangun sector wisata di desa. adapun wisata desa ini bernama “Rowo Tanjung”.
Seperti kata anggota BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Sunardi (48 tahun) “Rowo tanjung merupakan usaha yang dimiliki oleh desa Jatirogo dalam upaya kemajuan desa. Di Rowo tanjung sendiri terdapat beberapa yang menjadi unggulan tempat wisata tersebut yaitu tempat pemancingan, tempat olah raga, serta kolam renang baik untuk dewasa maupun anak,”.
H. Suyudi selaku Kepala Desa pun mengatakan “meskipun dalam situasi pandemic saat ini tidak menyurutkan minat warga untuk berkunjung ke tempat wisata Rowo tanjung yang terletak di desa Jatirogo apalagi pada saat weekend yaitu hari sabtu maupun minggu, karena desa saya (Jatirogo) Alhamdulillah berada dalam kawasan zona hijau,” ujarnya.
Maka hal ini yang membuat Kepala Desa Jatirogo memberikan ruang kepada mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang untuk ikut serta dalam kegiatan yang ada di tempat wisata Rowo Tanjung Jatirogo setiap hari minggu (ahad).
Kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang yaitu menjaga loket Wisata BUMDes Rowo Tanjung Jatirogo. Meskipun berada di kawasan zona hijau, namun protokol kesehatan di Wisata Rowo Tanjung tetap dilaksanakan yaitu menyediakan tempat cuci tangan, memakai masker selama berada di rowo tanjung baik bagi pengunjung maupun penjaga loket.
Hal ini diungkap langsung oleh mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang yaitu Nafisatul Ana (21 tahun) “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi saya, selain sebagai salah satu proker (program kerja) yang saya lakukan selama KKN ini, tetapi juga memberikan pengalaman serta pengenalan lebih dalam mengenai BUMDes yang dimiliki oleh Desa saya sendiri, dan Alhamdulillah pak Kades sangat welcome dengan adanya kegiatan KKN yang saya lakukan di BUMDes ini dan semoga Rowo Tanjung bisa dikenal bukan hanya di desa Jatirogo saja namun ke luar desa hingga ke daerah dengan tetap mematuhi protocol kesehatan”.
(*).
