• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Berita

Styrofoam Sebabkan Kanker, Ini Penggantinya yang Ramah Lingkungan

Styrofoam Sebabkan Kanker, Ini Penggantinya yang Ramah Lingkungan

m@s by m@s
7 September 2023
in Berita, Kampus, Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Styrofoam Sebabkan Kanker, Ini Penggantinya yang Ramah Lingkungan
36
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

Styrofoam Sebabkan Kanker, Ini Penggantinya yang Ramah Lingkungan

JAKARTA, PATINEWS.COM

Persoalan sampah masih terus menjadi pekerjaan rumah akibat kenaikannya dari tahun ke tahun. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendata pada tahun 2022 jumlah sampah plastik di Indonesia mencapai 12,54 juta ton, naik dari tahun 2021 yang berjumlah 11,54  juta ton. Diantara sampah tersebut, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mendapati bahwa kemasan makanan seperti styrofoam menjadi sampah yang paling banyak mencemari lingkungan.

RelatedPosts

Libur Panjang, Polres Rembang Perketat Pengamanan Wisata Pantai Karang Jahe Beach

Perda Perlindungan Petani Belum Maksimal, Komisi B DPRD Pati Sentil Masalah Klasik Keterbatasan Anggaran

Hama Tikus Mengganas di Pati Selatan, DPRD Desak Pemkab Segera Gelar Gerakan Pengendalian Serentak

Tergolong sebagai sampah yang sulit terurai, LIPI menyebutkan sampah styrofoam membutuhkan waktu sekitar 500 sampai 1 juta tahun untuk terurai. Selain itu, The National Bureau of Standards Center for Fire Research menemukan bahwa styrofoam dibentuk dari 57 jenis bahan kimia. Sehingga penggunaan styrofoam sebagai kemasan makanan juga dapat memungkinkan karsinogenik atau zat pemicu sel kanker bagi manusia (International Agency for Research on Cancer, 2018).

Menyadari bahaya styrofoam yang mengintai lingkungan dan kesehatan, Mahasiswa Universitas Pertamina (UPER) yaitu Ghifari Fadhil Rahman, I Putu Krisna Adi Putra, Ismail Khozin, Laela Vutri dan Syifa Sabrina, menginisiasi pembuatan kemasan makanan dengan konsep bioform.

“Inovasi pengemasan makanan ini muncul dari kekhawatiran pencemaran lingkungan yang semakin memburuk, dan bahaya kesehatan yang mengintai selama pemakaian jangka panjang. Selain itu, konsep bioform kami turut pertimbangkan dari sisi pengelolaan sampah hayati di lingkungan terbuka serta peluang ekonomisnya,” jelas Ghifari dalam wawancara daring (4/9).

Kemasan makanan bioform yang diberi nama Stymays (Styrofoam From Zea Mays) tersebut memanfaatkan batang jagung sebagai bahan utama pembuatannya. Ia dipilih karena menjadi sampah tebesar dalam produksi jagung di Indonesia. BPS Sumatera Barat mencatat jumlah sampah batang jagung mencapai 62,3% atau 42.055 ton dari total 67.505 ton sampah tanaman jagung.

“Dengan menggunakan bahan 100% berasal dari hayati, Stymays dapat terurai dengan sempurna hanya dalam waktu 1 sampai 2 tahun. Hal ini akan mengurangi jumlah tumpukan sampah kemasan makanan yang umumnya baru bisa terurai lebih dari 100 tahun. Selain itu Stymays kami rancang dengan desain yang berbeda dari produk styrofoam. Sehingga memiliki daya tarik yang besar terhadap upaya substitusi styrofoam ke produk ramah lingkungan,” tambah Ghifari.

Tim Stymays kini tengah mengembangkan produksi massal sebagai kemasan makanan untuk komersialisasi. Selain unggul dalam bidang lingkungan dan kesehatan, Stymays juga memiliki keunggulan lainnya seperti kemasan tersebut dapat digunakan sebagai pot tanaman untuk menjadi pupuk yang dinilai efektif dalam membantu pertumbuhan tanaman.

Pengembangan usaha Stymays milik Ghifari dan tim tergabung dalam inkubasi bisnis UPER. Inkubasi bisnis UPER merupakan fasilitas pengembangan unit bisnis yang akan didirikan maupun sedang dijalankan oleh mahasiswa serta alumni UPER.

“Inkubasi bisnis UPER bekerja sama dengan berbagai mentor yang berpengalaman dalam pengembangan usaha. Kami juga memfasilitasi dari segi pendanaan sebagai modal dalam membangun unit bisnis. Melalui pendampingan tersebut unit bisnis dipersiapkan untuk dapat menghasilkan keuntungan yang lebih besar nantinya serta turut membantu mahasiswa mengasah keterampilan dalam berwirausaha,” jelas Wahyu Agung Pramudito, Ph.D., Direktur Inovasi dan Kewirausahaan.

Saat ini kampus besutan PT Pertamina (Persero) tengah membuka peluang untuk berkuliah di Universitas Pertamina. Melalui Seleksi Ujian Masuk Tanpa Tes Periode September yang tengah dibuka hingga 14 September 2023. Untuk informasi selengkapnya dapat mengakses melalui laman https://pmb.universitaspertamina.ac.id/

Tags: berita patijatengkabar patimediapatinewspatipati hari inipatihitspatinewssentralpatinewssuara patisuarapatinewswarta pati
m@s

m@s

Related Posts

Libur Panjang, Polres Rembang Perketat Pengamanan Wisata Pantai Karang Jahe Beach
Berita

Libur Panjang, Polres Rembang Perketat Pengamanan Wisata Pantai Karang Jahe Beach

15 Mei 2026
12
Yeti Kristianti, Anggota DPRD Kabupaten Pati
Berita

Perda Perlindungan Petani Belum Maksimal, Komisi B DPRD Pati Sentil Masalah Klasik Keterbatasan Anggaran

14 Mei 2026
23
Gedung DPRD Kabupaten Pati
Berita

Hama Tikus Mengganas di Pati Selatan, DPRD Desak Pemkab Segera Gelar Gerakan Pengendalian Serentak

14 Mei 2026
22
Polres Rembang Amankan Misa Kenaikan Yesus Kristus di Gereja Santo Petrus & Paulus, Ibadah Berjalan Khidmat dan Kondusif
Berita

Polres Rembang Amankan Misa Kenaikan Yesus Kristus di Gereja Santo Petrus & Paulus, Ibadah Berjalan Khidmat dan Kondusif

14 Mei 2026
18
Gedung DPRD Kabupaten Pati
Berita

Sawah Banyak Kosong Saat Kemarau, DPRD Pati Waspadai Ledakan Hama Tikus di Pati Selatan

14 Mei 2026
328
Stadion Joyokusumo Pati dari atas
Berita

Cegah Proyek Mangkrak, DPRD Pati Desak Kepastian Anggaran Rp150 Miliar Sebelum Renovasi Stadion Joyokusumo

14 Mei 2026
58
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Libur Panjang, Polres Rembang Perketat Pengamanan Wisata Pantai Karang Jahe Beach
  • Perda Perlindungan Petani Belum Maksimal, Komisi B DPRD Pati Sentil Masalah Klasik Keterbatasan Anggaran
  • Hama Tikus Mengganas di Pati Selatan, DPRD Desak Pemkab Segera Gelar Gerakan Pengendalian Serentak
  • Polres Rembang Amankan Misa Kenaikan Yesus Kristus di Gereja Santo Petrus & Paulus, Ibadah Berjalan Khidmat dan Kondusif
  • Sawah Banyak Kosong Saat Kemarau, DPRD Pati Waspadai Ledakan Hama Tikus di Pati Selatan
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.