Categories: Berita

Sisa Pembakaran Slamper Tebu, Nyaris Ludeskan Gudang Pembuatan Arang di Margorejo

PatiNews.Com – Margorejo, Gudang pembuatan arang di Desa Ngawen Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati, nyaris habis terbakar. Senin, 18 Juni 2018 sekitar pukul 11.25 WIB.

Rilis resmi dari Pusdalops BPBD Kabupaten Pati menyebutkan, Asal mula api dari sisa pembakaran slamper tebu yang terbang tertiup angin kemudian jatuh diatas tumpukan batok kelapa yang menyebabkan terjadinya kebakaran.

Salah seorang saksi yang melihat kepulan asap lalu menghubungi pemilik pabrik kemudian pemilik pabrik menghubungi dan meminta bantuan mobil pemadam kebakaran dari Garuda Food 1 unit dan 2 unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Pati.

Api dapat dipadamkan sekitar pukul 12.40 WIB. Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa itu. (pn/ dp)

patinews.com

redaksi@patinews.com

Share
Published by
patinews.com

Recent Posts

Cara Mudah Memainkan Mobile Legends Di PC

Mobile Legends : Bang Bang merupakan salah satu game MOBA mobile yang paling populer saat…

9 jam ago

Sadar Akan Tantangan Industri 4.0, Prodi Perbankan Syariah IPMAFA Gelar Kuliah Pakar

Perkembangan Industri 4.0 memberikan perubahan besar dalam penyusunan strategi bisnis perusahaan tidak terkecuali pada industri…

16 jam ago

Cari Vendor Pernikahan Terpercaya? Yuk Hadiri Pati Utara Wedding Exhibition 2020

21-22 Maret 2020 “PATI UTARA WEDDING EXHIBITION 2020” . Sedang merencanakan pernikahan? Bingung dengan segala…

16 jam ago

“Hallo Pak Inggi”, Program Kades Jrahi Terima Aduan Warga

Patinews.com – Gunungwungkal, Usai dilantik menjadi Kepala Desa (Kades) Jrahi Kecamatan Gunungwungkal, Miko Adi Setyawan…

17 jam ago

Gandeng Binalattas Kemnaker RI, Optimis Hasil UMKM Pati Go Internasional

Patinews.com - Kota, Pemerintah Kabupaten Pati dalam hal ini diwakili oleh enam Organisasi Perangkat Daerah…

18 jam ago

Kadin Pati Dorong Pelaku UMKM “Go Ekspor”

Patinews.com - Batangan, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Pati siap menarik dan membina pelaku…

18 jam ago