Si Kecil yang Mungil, Perkembangan Psikologi Anak

Oleh : Refi Putri Azizah

Perkembangan Prenata

Masa pranetal merupakan titik awal dari proses pertumbuhan dan perkembangan manusia yaitu di saat manusia belum lahir atau masih berada di rahim ibu. Namun, banyak masyarakat pedesaan pada umumnya cenderung menganggap bahwa permulaan perkembangan psikologis dimulai pada saat anak dilahirkan. Akibat kecenderungan ini, kebanyakan dari mereka tidak melakukan hal-hal yang dapat mempengaruhi perkembangan psikogis anak pada masa pranetal. Padahal pada masa inilah penentu dan pembentuk karakter dan tingkah laku anak sesudah lahir.

Periode prenatal adalah periode awal perkembangan manusia yang dimulai sejak konsepsi, yakni ketika indungtelur (ovum) wanita dibuahi oleh sperma laki-laki sampai dengan waktu kelahiran seorang individu masa ini umumnya berlangsung selama Sembilan bulan kalender atau sekitar 280 hari sebelum lahir. Dilihat dari segi waktunya, periode prenatal merupakan periode perkembangan manusia yang paling singkat tetapi pada periode ini lah terjadi perkembangan  yang sangat cepat dalam diri individu (Ani Endriani, 2011).

Periode prenatal merupakan masa yang mengandung banyak bahaya, baik fisik maupun psikologis. Meskipun tidak dapat di klaim bahwa periode ini merupakan periode yang paling berbahaya dalam seluruh rentang kehidupan, banyak yang percaya bahwa masa anak-anak lebih berbahaya tetapi jelas bahwa periode ini merupakan masa dimana bahaya-bahaya lingkungan atau bahaya-bahaya psikologis dapat sangat mempengaruhi pola perkembangan selanjutnya atau bahkan dapat mengakhiri suatu perkembangan  (Ani Endriani, 2001).

Menurut Paul Henry Musen menjelaskan bahwa perkembangan masa embrio atau masa prenatal dibagi menjadi tiga periode sebagai berikut :

  1. Periode Zigot (sejak pembuahan sampai akhir minggu kedua) periode ini saat pertama kali ovum dibuahi.
  2. Periode embrio (akhir minggu ke-2 sampai akhir bulan ke 2 berdasarkan hitungan bulan).pada priode ini kepala lebih besar dari pada badan yang lain sehinggah pada usia 8 minggu masih rentang atau sensitif pada susunan saraf.

 

  1. Periode janin atau fetus (akhir bulan ke-2). Period ini berlangsung dari akhir bulan ke-2 sampai lahir.
  1. Periode Germinal (zygote) periode ini berlangsung sejak ovum dibuahi hingga 10-14 hari. 
  2. Periode embryonic yaitu periode kehamilan dengan rentang usia antara akhir minggu ke 2 sampai dengan akhir minggu ke 8, ditandai dengan perkembangan yang pesat pada organ tubuh, system pernapasan, pencemaran, dan saraf.
  3. Periode Fetus yaitu suatu periode kehamilan dengan rentang usia akhir minggu ke 8 sampai awal kelahiran. Fetus bertumbuh dengan cepat dan diperkirakan panjangnya kira-kira 20 kali dari sebelumnya.system organ-organ dan tubuh semakin kompleks. 

*  Bulan pertama (0-4 minggu), yaitu sepuluh hari setelah konsepsi sel telur yang telah dibuahi embrio akan bergerak turun dari ujung saluran telur menuju rahim dan akhirnya membenamkan diri ke dinding rahim.

* Bulan kedua (4-8 minggu), pada usia ini tulang punggung, system saraf, otak mulai berkembang dan diikuti dengan pertumbuhan tonjolan jantung

*  Bulan ketiga (8-12 Minggu), di mana bentuk janin semakin mirip dengan bentuk bayi. Saat ini relative aman dari infeksi. Gerakan gerakan halus janin mulai dirasakan ibu ketika usia 18-20 minggu.

*Bulan keempat (12-16 minggu) yaitu kerangka janin berkembang semakin proposional. Kaki lebih panjang dari tangan. Rambut kepala bertambah tebal, mulai tumbuh bulu-bulu mata dan kini berat janin kira-kira 100 gr.

*Bulan kelima (16-20 minggu), yaitu memasuki minggu ke-16 janin mulai mengisap jari jempolnya. Kemampuan mengisap dan menelan berfungsi sebagai awal belajar janin terhadap ketrampilan makan kemudian hari.

*Bulan keenam (20-24 minggu), pada bulan ini melalui stetoskop, yaitu suatu metode deteksi dengan menempelkan telinga diperut ibu, diketahui bahwa detak jantung bayi bias didengar. 

 

*Bulan ketujuh (24-28 minggu), pada usia ini, bobot janin semakin bertambah berat dan berisi. 

*Bulan kedelapan (28-32 minggu), pada usia ini janin terlihat lebih montok dan hamper memenuhi rahim sehingga ibu merasa sesak. Gerakan-gerakan bayi mulai terbatas dan sudah tidak bias lagi jungkir balik dalam rahim. 

*Bulan kesembilan ( 32-36 minggu) pada periode ini penambahan lemak sebanyak 14 kali setiap harinya yang dibawah permukaan kulitnya. Panjang rambut sekitar 5 cm. adanya keterbatasan tempat dalam rahim membuat bayi jarang bergerak.

Tugas Perkembangan Pada Masa Prenatal

1 Teori dorongan (motivasi) dikemukakan Morgan, bahwa segenap tingkah laku distimulir dari dalam. Bahwa motivasi adalah merupakan dorongan keinginan sekaligus sebagai sumber daya penggerak melakukan sesuatu yang berasal dari dalam dirinya.

2 Teori dinamisme mengatakan bahwa di dalam organisme yang hidup itu selalu ada usaha yang positif ia akan selalu mencari pengalaman-pengalaman baru.

3Kartono berpendapat bahwa ekstensi anak dipastikan oleh adanya:

*Segenap kualitas hereditas

*Pengalaman masa lampau dan masa sekarang, dalam suatu lingkungan social tertentu dan sebagai produk proses belajar secara kontinyu.

4Havighurst (1953). Mengemukakan bahwa perjalanan hidup seseorang ditandai oleh adanya tugas-tugas yang harus dipenuhi. Secara garis besar havighurst menegaskan bahwa tugas-tugas perkembangan yang dilakukan seseorang pada masa kehidupan tertentu adalah disesuaikan dengan norma-norma social serta norma-norma kebudayaan. Tugas perkembangan dituntut adanya korelasi antara potensi diri dan pendidikan yang diterima anak. Serta norma-norma social budaya yang ada.

Exit mobile version