• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Berita

Renungan Ramadhan: Bergandengan Tangan Dan Bersalaman Dalam Menjalani Hidup

patinews.com by patinews.com
30 Juni 2016
in Berita, ramadhan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bergandengan Tangan Dan Bersalaman Dalam Menjalani Hidup

Bergandengan Tangan Dan Bersalaman Dalam Menjalani Hidup, Oleh : Kapten Kav Yanis Prasetyo (Pasi Pers Kodim 0809/Kediri)

32
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter
Bergandengan Tangan Dan Bersalaman Dalam Menjalani Hidup
Bergandengan Tangan Dan Bersalaman Dalam Menjalani Hidup, Foto : Kapten Kav Yanis Prasetyo (Pasi Pers Kodim 0809/Kediri)

Oleh : Kapten Kav Yanis Prasetyo (Pasi Pers Kodim 0809/Kediri)

Manusia tidak pernah lepas dari kesalahan selama hidup di masyarakat, ketika kita berbuat kesalahan kepada orang lain, maka kewajiban kita adalah meminta maaf dan ampunan. Jika orang itu memberikan maaf dan ampunan, maka kita benar-benar terbebas dari dosa. Sebaliknya, jika orang itu tidak mau memberikan maaf dan ampunan, kecenderungan kita merasa kesedihan dalam hati karena dosa dan kesalahan masih menghantui pikiran kita.

RelatedPosts

Kapolres Rembang Pimpin Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Kontigensi

Kapolres Rembang Sambut Silaturahmi Kajari Baru, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum

Pakar Ekonomi UPER: Hilirisasi Biodiesel Jadi Kunci Amankan Ekonomi Nasional Menuju B50

Mestinya kita tidak perlu sedih itu sebab kewajiban orang salah hanyalah meminta maaf dan ampunan, sedangkan memberikan maaf dan ampunan adalah kewajiban orang lain kepada orang yang memintanya. Memang memberikan maaf dan ampunan kepada orang lain lain tidaklah mudah bagi manusia, terlebih lagi bagi mereka yang merasa sakit hati dan dendam.

Kita mengetahui bahwa seorang bayi tidak memiliki dosa dan dendam dalam hati. Betapa indah hati manusia jika ia terlepas dari dosa dan dendam, sebaliknya betapa celakanya manusia jika hatinya dipenuhi dengan dosa dan dendam kepada orang lain. Jika kita merenungkan seorang bayi yang baru dilahirkan oleh ibunya, maka kita tahu bahwa Allah menciptakannya dalam keadaan fitrah, suci bersih tanpa noda dalam hatinya, dan betapa indahnya jika hati kita semua terbebas dari dosa dan dendam kepada sesama, karena istilah Fitrah itu pada hakikatnya menunjukkan kondisi hati pada terlepas dari dosa dan dendam.

Secara umum, manusia merasakan kebahagiaan saat memandang raut muka seorang bayi. Hal itu terjadi karena seorang bayi tidak memiliki dosa dan dendam, begitu halnya jika Allah memandang hati manusia terlepas dari dosa dan dendam, maka Dia senang memandangnya, bahkan Dia akan memberikan berbagai anugrahNya ke dalam hati. Kita mengharapkan bahwa hati kita bisa menjadi tempat bagi berbagai anugrahNya, sebab itu, kita bisa membebaskan hati dari dosa dan dendam.

Ketika seseorang meminta kita untuk memaafkan dan mengampuni, maka kita seharusnya memaafkan dan mengampuninya, janganlah kita tetap bersikukuh untuk tidak memaafkan dan mengampuninya karena jika kita berbuat demikian itu maka hati itu masih penuh dengan dendam. Jadi, jika orang diminta untuk memaafkan dan mengampuni kesalahan orang lain dan ia tidak mau melakukannya, maka celakalah dirinya itu sebab hatinya penuh dengan dendam.

Konsekuensi tindakan mengampuni atas kesalahan orang lain adalah menutupi kesalahan itu dan tidak menceritakannya kepada siapapun, maksudnya, jika kita mengampuni suatu kesalahan tapi kita masih saja menceritakannya, maka sesungguhnya kita belum mengampuninya secara sejati, bahkan bisa jadi kita akan terjebak pada kesalahan sebab menceritakan kesalahan seseorang. Jika kita mengampuni kesalahan orang lain, maka kita tidak perlu menceritakan kesalahan itu di hadapan orang lain, dengan begitu orang yang meminta ampunan dari kita akan merasakan kebaikan luar biasa.

Sedangkan konsekuensi dari tindakan memaafkan atas kesalahan orang lain adalah menghapus dendam itu dari hati. Jika kita telah memaafkan kesalahan orang lain tapi hati kita tetap penuh dengan dendam, maka sesungguhnya kita belum benar-benar memaafkan kesalahan itu. Jika manusia tidak bisa memaafkan kepada manusia lain, maka bisa dipastikan hubungan silaturahmi itu akan putus sebab dendam, mestinya “saling memaafkan” ini kita jadikan sebagai kesempatan untuk meraih kembali bersih sucinya hati tanpa dosa dan dendam, karena dengan memaafkan dan mengampuni, kita membuka kembali hati untuk menerima kehadiran orang lain sebagai saudara dalam menjalani hidup di dunia ini.

Tags: berita kediri
patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Kapolres Rembang Pimpin Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Kontigensi
Berita

Kapolres Rembang Pimpin Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Kontigensi

20 Mei 2026
17
Kapolres Rembang Sambut Silaturahmi Kajari Baru, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum
Berita

Kapolres Rembang Sambut Silaturahmi Kajari Baru, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum

20 Mei 2026
15
Pakar Ekonomi UPER: Hilirisasi Biodiesel Jadi Kunci Amankan Ekonomi Nasional Menuju B50
Berita

Pakar Ekonomi UPER: Hilirisasi Biodiesel Jadi Kunci Amankan Ekonomi Nasional Menuju B50

20 Mei 2026
14
Eko Kuswanto, DPRD Pati
Berita

Fraksi Demokrat Dorong Reformasi Pajak Digital, Eko: Pelayanan Harus Cepat dan Transparan

19 Mei 2026
23
Eko Kuswanto, DPRD Pati
Berita

Fraksi Demokrat Ingatkan Pemkab Pati, Kenaikan PAD Jangan Sampai Bebani Rakyat

19 Mei 2026
20
Narso, DPRD Pati
Berita

Pengisian Perangkat Desa di Pati Belum Bisa Dilakukan, DPRD Tegaskan Tunggu Perda Rampung

19 Mei 2026
22
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Kapolres Rembang Pimpin Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Kontigensi
  • Kapolres Rembang Sambut Silaturahmi Kajari Baru, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum
  • Pakar Ekonomi UPER: Hilirisasi Biodiesel Jadi Kunci Amankan Ekonomi Nasional Menuju B50
  • Bunda Literasi Pati Ajak Siswa SDN 03 Pucakwangi Gemar Membaca
  • Fraksi Demokrat Dorong Reformasi Pajak Digital, Eko: Pelayanan Harus Cepat dan Transparan
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.