Rehabilitasi Pasca Musibah Tanah Longsor Di Mojo Kediri

Rehabilitasi Pasca Musibah Tanah Longsor Di Mojo Kediri

Rehabilitasi Pasca Musibah Tanah Longsor Di Mojo Kediri

Patinews.com – Kediri,┬áPasca terjadinya musibah tanah longsor yang menimpa warga Desa Surat, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Dandim Kediri, Letkol Arm Joko Setiyo K, M.Si (Han) memberi sinyal penanganan bencana secara taktis, cepat dan tepat, terutama pemulihan transportasi darat, rumah hunian warga dan air bersih. Sebagaimana diketahui 4 hari lalu, musibah tanah longsor menghantam Desa Surat, yang mengakibatkan sebagian warga Dusun Selorejo terpaksa dievakuasi ke Balai Desa Surat, agar terhindar dari ancaman tanah longsor terulang kembali, senin (10/04/2017)

Sebagaimana konfirmasi terjadinya bencana tanah longsor dari Danramil Mojo, Kapten Inf Mujiono, tepatnya hari kamis lalu atau sekitar jam 1 siang hujan deras mengguyur di sekitar Desa Surat, dan selang beberapa jam kemudian, diketahui guguran tanah dari atas mulai bergerak. Sore harinya, warga sudah mendapati ke 6 rumah yang ada dekat sekali dengan tebing disampingnya itu, tertimpa longsoran tanah. Longsoran itu sendiri mencapai ketinggian sekitar 50 meter dengan capaian longsoran hingga sekitar 100 meter.

Baca juga:   Gubernur Jateng Himbau Warga Samin Tak Terprovokasi

Selama 4 hari berturut, anggota Koramil 06/Mojo, Koramil 22/Semen ,Koramil 03/Mojoroto , Polsek Mojo , BPBD Kabupaten Kediri dan mahasiswa UNP PGRI serta warga setempat, berupaya memulihkan kondisi yang ada di Desa Surat, pasca terjadinya musibah tanah longsor. Kendati tidak ada korban jiwa yang tercatat saat terjadinya musibah tanah longsor 4 hari lalu, kerusakan yang ditimbulkannya cukup membuat kerugian dan kesusahan warga yang rumahnya tertimpa longsoran tanah.

Upaya rehabilitasi fisik cenderung pada pemulihan transportasi darat, rumah hunian warga dan air bersih, sedangkan rehabilitasi non fisik diarahkan pada pemulihan psikologis warga yang tertimpa musibah. Diareal longsoran itu juga sudah dipasang police line, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Pengerukan tanah masih dilakukan dengan cara manual, dengan menggunakan cangkul atau sekop, sedangkan pemotongan pohon-pohon yang bertumbangan, sebagian menggunakan mesin dan sebagian lagi menggunakan gergaji atau parang.

Rehabilitasi Pasca Musibah Tanah Longsor Di Mojo Kediri | patinews.com | 4.5

Leave a Reply