Politik Bikin Nggak Canggung, DPRD Pati Ajak Gen Z Ubah Ruang Politik Jadi Panggung Kreasi
Generasi muda Pati kini tak lagi jadi penonton di arena politik. Ketua DPRD Pati Wisnu Wijayanto menilai kehadiran anak muda di ranah kebijakan adalah bukti bahwa stigma politik sebagai hal yang kaku dan menakutkan mulai luntur.
Menurutnya, kunci menarik Gen Z adalah mengubah cara penyampaian. Pendidikan politik harus dibungkus ringan, relevan, dan mengikuti perkembangan zaman. “Kalau bahasanya terlalu formal dan berat, anak muda pasti ogah. Harus dibuat nyaman, up-to-date, sampai mereka merasa politik itu dekat dan bisa mereka bicarakan sehari-hari,” kata Wisnu, politisi Gerindra tersebut.
Ia menyebut lonjakan keterlibatan anak muda di Pati sebagai sinyal positif. Baginya, ini bukan kebetulan tapi hasil dari pemahaman baru bahwa politik bukan ruang eksklusif orang tua. Justru, pikiran anak muda yang dianggapnya lebih segar, terbuka, dan penuh ide bisa jadi napas baru untuk politik lokal.
“Saat ini yang masuk ke politik memang banyak anak muda. Itu hal bagus. Artinya mereka mulai sadar kalau masa depan daerah juga ada di tangan mereka,” ujarnya. Wisnu berharap tren ini terus berlanjut agar iklim politik Pati bisa lebih dinamis dan konstruktif.
Dengan gaya berpikir yang out-of-the-box dan imajinasi luas, anak muda dinilai mampu membawa perubahan nyata, bukan sekadar jadi pelengkap struktur.


