• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Berita

Peserta Karnaval Menjadi Korban Pelecehan Segerombolan Pemuda 

Peserta Karnaval Menjadi Korban Pelecehan Segerombolan Pemuda 

m@s by m@s
26 Juli 2024
in Berita, event
Reading Time: 3 mins read
A A
0
55
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

Peserta Karnaval Menjadi Korban Pelecehan Segerombolan Pemuda

PATI, PATINEWS.COM

Seorang remaja perempuan peserta karnaval di Kabupaten Pati, Jawa Tengah diduga menjadi korban tindakan asusila oleh sekelompok pemuda. Pihak korban dan panitia acara pun melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian.

RelatedPosts

Polres Rembang Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres Pimpin Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026

DPRD Pati Soroti Minimnya Anggaran Bantuan Petani Puso, Perda Dinilai Belum Maksimal

DPRD Pati Minta APBD Berpihak ke Petani Puso, Jangan Hanya Perda Tanpa Bantuan Nyata

“Kami dari panitia melaporkan kepada pihak berwajib di Polresta Pati agar ditindaklanjuti karena itu melanggar perbuatan tidak menyenangkan dan juga pihak perempuan yang ditarik itu merasa harga dirinya direndahkan,” kata Ketua Panitia Karnaval Suryono dan Sugianto wakil Ketua Panitia kepada wartawan di Pati, Kamis (25/7/2024).

Suryono menceritakan kejadian bermula saat adanya karnaval keliling desa pada Minggu (21/7) kemarin. Menurut informasi, Awalnya kata dia karnaval yang diikuti masyarakat berjalan lancar dan tertib.

Namun sesampai di jalan wilayah Fukuh Ngepungtempel, ada sekelompok pemuda bukan peserta karnaval yang diduga tengah minum minuman keras. Di antaranya berinisial R; D; B ,warga Desa Ngepungrojo Dukuh Ngepungtempel dan inisial P warga Tambahsari, serta pemuda warga luar desa lainnya yang belum diketahui identitasnya.

Dijelaskan insiden bermula saat salah satu peserta perempuan berusia 21 tahun ditarik oleh pemuda berinial P,  pemuda itu mencoba menarik dengan paksa salah satu peserta untuk dibawa ke kelompoknya pada saat kelompoknya sedang minum minuman keras.

“Peserta dancer perempuan itu ditarik dengan paksa  oleh salah satu pemuda inisial P sampai ke seberang jalan mau didudukkan di kelompok remaja yang sedang  minum -minuman keras,” terang dia.

Sontak perempuan tersebut melakukan perlawan. Disisi lain, peserta lainnya menarik perempuan tersebut kembali ke barisan karnaval. Saat itulah terjadi keributan antara kelompok pemuda dengan peserta karnaval.

“Disitulah sekelompok pemuda menantang dan  membuat provokasi peserta akhirnya terjadi keributan,” jelas dia.

“Kebetulan ada pemuda yang mabuk terperosok saluran air di situ,” lanjut dia.

Singkatnya keributan diredakan oleh petugas  TNI dan tokoh masyarakat yang berjaga di lokasi. Namun peserta perempuan tersebut diduga mengalami pelecehan tindakan asusila oleh sekelompok pemuda yang tengah mabuk di pinggir jalan rute perlintasan karnaval.

Karena terjadi dugaan pelecehan dengan cara  ditarik tangan dengan paksa  karena adanya perlawanan sehingga dirangkul mengenai area sensitif bagi perempuan, dengan adanya perlakuan tersebut  harga diri perempuan yang ditarik dan dirangkul oleh salah satu pemuda yang minum minuman keras merasa direndahkan dan berakibat pada mental perempuan itu sendiri.

Senada dikatakan oleh Ketua Panitia Acara Haul, Haji Suyanto menyayangkan adanya sekelompok pemuda yang tidak bertanggung jawab dengan mengkonsumsi miras. Sebelumnya dia telah menghimbau kepada peserta karnaval agar tidak membawa miras.

Untuk peserta Karnaval bersih tidak membawa miras, karena akan ada kartu merah bagi peserta yang mengkonsumsi miras dan telah disetujui  oleh semua rombongan karnaval,  justru penonton dari luar yang mengkonsumsi miras di tepi jalan sambil menonton jalannya karnaval itu yang sangat kami sesalkan sehingga terjadi insiden tersebut.

“Ketika ada petugas atau panitia melintas, mereka menyembunyikan miras, ketika  sudah lewat mereka mengkonsumsi miras lagi,” ungkapnya.

” Komitmen kami bersama petugas, karnaval bersih dari miras karena ini membawa marwah Syeh Kholifah dan kredibilitas panitia. Kami sangat wanti wanti terhadap miras sebelum hari H karnaval, kita panitia bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas sudah keliling melakukan edukasi himbauan larangan miras dan juga telah memasang Surat Edaran larangan miras yang kita tempel di tempat strategis dan tempat tempat umum,” jelasnya.

Menurutnya setelah acara petugas keamanan melakukan penyisiran di lokasi keributan. Benar saja ditemukan dua botol miras, sehingga Ketua Umum Haji  Suyanto berharap agar kasus tersebut ditindaklanjuti oleh petugas Kepolisian.

“Jadi setelah kejadian menyisir lokasi ditemukan dua botol miras bekas di selokan sekarang disimpan untuk barang bukti oleh panitia,” terang dia.

Berdasarkan kejadian tersebut panitia acara dan korban melaporkan insiden dugaan perbuatan tidak menyenangkan dan  membuat keributan serta perbuatan asusila kepada kepolisian.

Tags: berita patijatengkabar patikarnavalmediapatinewspatipati hari inipatihitspatinewssentralpatinewssuara patisuarapatinewswarta pati
m@s

m@s

Related Posts

Polres Rembang Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres Pimpin Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026
Berita

Polres Rembang Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres Pimpin Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026

16 Mei 2026
36
Gedung DPRD Kabupaten Pati
Berita

DPRD Pati Soroti Minimnya Anggaran Bantuan Petani Puso, Perda Dinilai Belum Maksimal

16 Mei 2026
22
Muslihan, Anggota DPRD Pati
Berita

DPRD Pati Minta APBD Berpihak ke Petani Puso, Jangan Hanya Perda Tanpa Bantuan Nyata

16 Mei 2026
15
DPRD Pati Soroti Serangan Hama Tikus dan Kera Liar di Pati Selatan
Berita

Warsiti Sebut Edukasi Petani Jadi Kunci Keberhasilan Program Hutan Sosial di Pati

16 Mei 2026
32
Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Warsiti
Berita

DPRD Pati Dorong Petani Hutan Sosial Tanam Pohon Keras, Cegah Kerusakan Lingkungan

16 Mei 2026
183
Irianto Budi Utomo Anggota DPRD Kabupaten Pati
Berita

Gerindra DPRD Pati Ingatkan Pemda: Kejar PAD Jangan Sampai Bebani UMKM

16 Mei 2026
22
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Polres Rembang Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres Pimpin Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026
  • Terekam CCTV, Maling Gasak Honda Beat Milik Petani di Sawah Wotan Sukolilo Pagi Tadi
  • 85 Koperasi Merah Putih Sudah Berjalan di Pati, Siap Dongkrak Ekonomi Rakyat
  • Tanggapi Rupiah Anjlok 17.600, Prabowo: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar
  • DPRD Pati Soroti Minimnya Anggaran Bantuan Petani Puso, Perda Dinilai Belum Maksimal
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.