Pentingnya Pendidikan Karakter dalama Dunia Pendidikan
Nama : Hiyasinta Nugraheni
NIM : 2320011
Pendidikan karakter bukan hanya diajarkan ketika disekolah, tetapi juga perlu kita ajarkan dirumah serta dilingkungan social masyarakat juga.
Pendidikan karakter ini sangat dibutuhkan bukan untuk anak-anak serta remaja, tetapi orang dewasapun membutuhkan pendidikan karakter tersebut.
Pendidikan karakter sangat mutlak dibutuhkan untuk membangun kelangsungan hidup bangsa, hal ini jelas akan menjadi beban yang berat bukan hanya kepada orang tua, tetapi juga para pendidikan di sekolah. Semakin luas akses pendidikan ke berbagai dunia akan membuat anak-anak menghadapi berbagai persaingan dengan rekan-rekan seperjuangannya diseluruh dunia.
Sebagai sumber daya manusia yang baik, bukan hanya kecerdasan otak yang paling diutamakan, tetapi juga membutuhkan karakter individu yang baik.
Untuk itu dibutuhkan pendidikan karakter secara menyeluruh sejak dari dalam rumah hingga dilingkungan social masyarakat.
Di dalam prioritas pembangunan nasional yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Nasional Tahun 2005 – 2025 (UU No. 17 Tahun 2007) di antaranya adalah mewujudkan masyarakat yang memiliki akhlak mulia, moral, etika, budaya, dan juga memiliki tata krama berdasarkan falsafah Pancasila.
Salah satu cara agar tujuan terwujudnya masyarakat yang demikian adalah dengan cara memperkuat jati diri dan karakter bangsa melalui pendidikan.Pendidikan ini bukan hanya di bangku sekolah, tetapi mulai dari keluarga sampai lingkungan sosial masyarakat.
Upaya untuk menerapkan pendidikan karakter adalah agar warga negara Indonesia selalu bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mematuhi aturan hukum, memelihara kerukunan internal dan antar umat beragama, melaksanakan interaksi antarbudaya, mengembangkan modal sosial.
Kemudian agar warga negara Indonesia menerapkan nilai-nilai luhur budaya bangsa, dan memiliki kebanggaan sebagai bangsa Indonesia dalam rangka memantapkan landasan spiritual, moral, dan etika pembangunan bangsa. Di dalam pendidikan nasional memiliki fungsi untuk selalu mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat. Hal ini juga dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.
Pendidikan karakter sebagai pendidikan nasional adalah memiliki tujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik.
Sehingga menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Makna Pendidikan Karakter
Pendidikan merupakan salah satu hal yang sangat penting di dunia ini. Orang-orang perlu belajar dengan giat dan mempelajari segala sesuatu dalam dunia pendidikan agar dapat membangun negaranya menjadi negara yang maju.
Pada masa sekarang ini pendidikan , memang tidak dapat dipungkiri jika gelar pendidikan yang kita punya akan menentukan segala jenis pekerjaan kita. Akan tetapi, gelar akademik saja masih tidak akan cukup, perlu juga membangun karakter yang baik dalam diri kita. Dengan karakter pribadi yang baik, maka gelar akademik yang sudah kita miliki menjadi daya tawar tersendiri bagi seluruh banyak orang.
Sementara itu, proses pendidikan sendiri masih banyak mengejar aspek kognitifnya daripada aspek psikomotoriknya. Masih banyak pendidik atau guru yang mengajar di sekolah hanya menjadikan kegiatan belajar mengajar menjadi suatu formalitas pekerjaan saja.
Proses belajar mengajar ini lebih terlihat pada sisi formalitasnya saja tanpa melihat dan membentuk karakter masing-masing anak. Menemukan guru-guru yang mengajarkan bagaimana menjadi seorang yang baik saat ini, etika-etika serta mendidik karakter anak masih sangat jarang ditemukan. Bagi banyak orang, guru merupakan sebuah pekerjaan tanpa dibarengi tanggung jawab mendidik karakter anak.
Ada banyak pilar-pilar pendidikan karakter yang harus ditanamkan pada peserta didik yanf kita ajar, terutama anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Salah satu pilar pendidikan karakter yang harus ditanamkan pada anak adalah kejujuran.
Kejujuran perlu dilatih dan diajarkan sejak dini, bukan hanya pada anak, tetapi juga bagi kita semua. Kejujuran merupakan benteng atau fondasi diri kita dari semuanya yang kita kerjakan. Selain kejujuran, masih ada pilar karakter lain yang harus diajarkan kepada murid-murid, yakni perilaku keadilan. Dewasa ini, perilaku keadilan semakin dipertanyakan. Ada berbagai macam kasus di negeri ini yang tidak berpihak pada keadilan. sering kali kasus yang ada selalu berat sebelah dalam penyikapan.
Selain keadilan, masih ada pilar-pilar karakter lain yang harus diajarkan pada anak. Karakter tersebut merupakan rasa hormat. Dengan adanya rasa hormat, anak-anak dan juga kita akan lebih menghormati dan dan menghargai orang lain.Bukan hanya sifat egois yang dikedepankan. Sebagai contoh, anak-anak akan menghormati orang yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda, bukan malah menindasnya begitu saja.
(*).