PATI – Pembangunan jembatan beton yang dilaksanakan Kodim 0718/Pati di Sungai Ngaseman, Dukuh Soko, Desa Semirejo, Kecamatan Gembong, terus menunjukkan perkembangan yang positif. Hingga Kamis (30/07/2026), pekerjaan difokuskan pada pembangunan pondasi serta persiapan struktur utama jembatan. Jembatan sepanjang 12,5 meter dengan lebar 3 meter ini dibangun sebagai akses penghubung antara Dukuh Soko, Desa Semirejo, Kecamatan Gembong dengan Desa Purwosari, Kecamatan Tlogowungu guna meningkatkan konektivitas serta memperlancar mobilitas masyarakat.
Jembatan tersebut dirancang mampu dilalui kendaraan dengan kapasitas beban hingga sekitar 15 ton. Kehadirannya diharapkan dapat mempercepat akses masyarakat menuju lahan pertanian, memperlancar distribusi hasil panen, serta mendukung aktivitas perekonomian warga di wilayah Kecamatan Gembong dan Kecamatan Tlogowungu.
Sejumlah tahapan pekerjaan telah berhasil diselesaikan, mulai dari pembongkaran jembatan lama, pembersihan lokasi, penggalian pondasi, pemasangan bowplank, hingga pembangunan pondasi yang saat ini terus dikerjakan. Selain itu, pemasangan gelagar baja IWF dan pembuatan begesting gelagar juga terus berlangsung sebagai bagian dari persiapan struktur utama jembatan. Selama pelaksanaan, kondisi cuaca cerah mendukung kelancaran pekerjaan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Dandim 0718/Pati, Letkol Arm Timotius Yogi, M.Han, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi warga. “Pembangunan jembatan ini diharapkan mampu membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kami berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan ini dengan kualitas yang baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Dandim.
Jembatan tersebut dirancang mampu dilalui kendaraan dengan kapasitas beban hingga sekitar 15 ton. Kehadirannya diharapkan dapat mempercepat akses masyarakat menuju lahan pertanian, memperlancar distribusi hasil panen, serta mendukung aktivitas perekonomian warga di wilayah Kecamatan Gembong dan Kecamatan Tlogowungu.
Sejumlah tahapan pekerjaan telah berhasil diselesaikan, mulai dari pembongkaran jembatan lama, pembersihan lokasi, penggalian pondasi, pemasangan bowplank, hingga pembangunan pondasi yang saat ini terus dikerjakan. Selain itu, pemasangan gelagar baja IWF dan pembuatan begesting gelagar juga terus berlangsung sebagai bagian dari persiapan struktur utama jembatan. Selama pelaksanaan, kondisi cuaca cerah mendukung kelancaran pekerjaan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Dandim 0718/Pati, Letkol Arm Timotius Yogi, M.Han, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi warga. “Pembangunan jembatan ini diharapkan mampu membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kami berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan ini dengan kualitas yang baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Dandim.







