Pasar Malam Bulusan Telah Usai

Kudus adalah salah satu kota kecil di Indonesia. kota kecil dengan segala budaya dan tradisinya, membuat kota kecil ini mampu dipandang oleh kota kota luar lainnya. Terutama oleh industrinya yang semakin mengangkat nama kota indah ini.

Salah satu budaya Kudus yang cukup terkenal di pantura ini adalah tradisi Bulusan, yang lokasinya terdapat di dukuh Sumber desa Hadipolo, kecamatan Jekulo kabupaten Kudus.

Tradisi yang turun temurun tiap tahun dijalankan oleh pemerintah setempat dan masyarakat sekitar. Tradisi Bulusan ini diramaikan oleh wahana wahana permainan anak seperti komedi putar dan lainnya, ada juga para pedagang makanan, minuman, baju, celengan dari tanah liat, dan lain sebagainya.

Tradisi Bulusan ini biasanya dilaksanakan mulai tanggal 1 Syawal malam harinya, berlangsung selama 7 hari hingga acara puncaknya yakni pada perayaan kupatan, yang juga diramaikan oleh arak-arakan kirab yang dilakoni oleh masyarakat sekitar.

Baca juga:   KPP Pratama Pati: Kami Anti Korupsi, Kami Lawan Korupsi

Tidak sampai disitu, bahkan sampai acara puncak selesai, pasar malam Bulusan tetap berjalan beberapa hari kedepannya, dan berakhir pada tanggal 16 Juni 2019. Namun hingga kini masih terlihat beberapa pedagang yang sengaja masih membuka lapaknya disekitar area pasar malam Bulusan.

Seperti pedagang boneka, minuman milk shake, jilbab, dan yang paling menonjol kelihatannya adalah penjual celengan dari tanah liat dan vas bunga di pinggir jalan raya sekitar area pasar malam Bulusan.

Penulis: Izatul Khoirunnisa’

Pasar Malam Bulusan Telah Usai | patinews.com | 4.5

Leave a Reply