OMI 2025, Dua Siswa MTsN 1 Pati Persembahkan Medali Perak untuk Kabupaten Pati
Pati – M. Abdul Fattah dan Naufal Alfariqo Herbiana, dua siswa MTsN 1 Pati yang berhasil memboyong dua medali perak dalam ajang bergengsi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 tingkat nasional. Keduanya sukses menorehkan prestasi gemilang di bidang Matematika pada OMI yang diselenggarakan oleh Ditjen Pendis Kemenag RI. Hasil tersebut diumumkan saat Awarding Ceremony OMI 2025 di Grand El Hajj, Kota Tangerang, Banten pada Kamis, 13 November 2025.
Salah seorang siswa, Naufal mengaku senang karena kerja kerasnya selama ini membuahkan hasil. Lebih dari itu, Naufal mengungkapkan perasaan bangga terbesar muncul karena ia berhasil mengharumkan nama MTsN 1 Pati di ajang bergengsi tingkat nasional.
“Sangat senang dan juga bangga karena berhasil mengharumkan MTsN 1 Pati dikancah nasional,” ucapnya, Jumat (14/11).
Naufal mengatakan bahwa proses persiapan yang mereka lalui sangat lama. Ia menjelaskan bahwa tantangan terbesar yang mereka hadapi bukan hanya fokus pada satu bidang saja, tetapi mencakup latihan yang intensif materi Matematika, pendalaman terhadap pelajaran Ilmu Agama, hingga penguasaan cara penguraian yang baik dan benar.
“Kunci utamanya memang adalah belajar. Selain itu juga doa dan tentu saja dukungan dari semua pihak. Luar biasa besar peran guru pembimbing, orang tua, dan madrasah. Mereka telah membimbing dan mendukung kami selama ini,” ungkapnya.
Sama halnya Naufal, Fattah juga menyatakan bahwa selain persiapan mental dan metode belajar yang benar, faktor penting penentu keberhasilannya dalam persaingan nasional yang ketat ini adalah bimbingan intensif dari guru pembimbing serta dukungan dari pihak madrasah.
“Sebelum berangkat, kami ikut training camp math beberapa hari bersama pak Ali, bentuk support terbaik yang diberikan oleh madrasah dan orang tua,” kata Fattah.
“Semoga ke depannya saya bisa terus berkembang, terutama di bidang Matematika, agar bisa meraih prestasi yang lebih baik di ajang lainnya, sehingga MTsN 1 Pati semakin terkenal dan diminati banyak orang,” imbuhnya.
Kepala MTsN 1 Pati, Wahyu Hidayat menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas keberhasilan anak didiknya. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa capaian ini adalah bukti konkret semangat juang dan kerja keras akan selalu berujung pada pencapaian yang terbaik.
“Prestasi bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang proses, usaha, dan semangat pantang menyerah baik oleh siswa maupun guru pembimbing,” ujarnya.
Selain dukungan akademis dari guru pembimbing, Wahyu menjelaskan bahwa pihaknya memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengikuti pembimbingan berbasis karantina dengan pihak eksternal madrasah.
“Kami juga berkomitmen terhadap pengembangan potensi siswa di luar madrasah dengan memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengikuti lomba yang berbasis lokal, nasional bahkan internasional. Di samping itu, pihak komite madrasah juga memberikan reward sebagai bentuk apresiasi,” jelasnya.
“Kami berharap prestasi luar biasa ini bisa dijaga dan dipertahankan, menjadi motivasi, serta yang paling penting adalah menjaga attitude untuk selalu rendah hati sehingga menjadi teladan bagi anak-anak yang lain,” pungkas Wahyu.
(humas_mtsn1pati)







