By: Anggih Setyawiguna
Sampah tidak selamanya menjadi masalah dalam kehidupan sehari-hari. Karena sampah yang terkenal menjijikkan dan kotor bagi kebanyakan orang.Sampah plastik, khususnya kantong plastik “kresek” bisa dijadikan karya seni yang memiliki nilai jual tinggi. pernak pernik hiasan seperti bunga.
Adalah. Lailatun nikmah seorang ibu rumah tangga.. Warga Desa Cepogo Pule Rt.03/ Rw 02 ini memiliki kreativitas mengolah kantong plastic bekas menjadi kerajinan tangan yang menarik. Di tengah pandemi Covid-19 ia memanfaatkan waktu luangnya untuk membuat kerajinan berbahan dasar kresek bekas. Ia mengaku berawal membuat kerajinan ini hanyalah sebuah keisengan saja, karena ditengah pandemi covid-19 ini, himbauan pemerintah untuk slalu berada di rumah dan membuat mbak Lailatun nikmah yang akrab dipanggil mb lela ini berinisiatif memanfaatkan waktu luangnya membuat kerajian dari kantong plastik.
”Alasan saya membuat kerajinan berbahan dasar kresek ini, selain mudah untuk dicari dan tidak butuh biaya lebih untuk membelinya, tetapi juga untuk mrngurangi dari prncemaran lingkungan. .Karena kita tahu bahwa Sampah plastik merupakan bahan yang memiliki jangka waktu yang sangat lama untuk terurai didalam tanah.maka dari itu saya memanfaatkan kresek untuk membuat kerajinan seperti bunga Selain itu, saya juga membagi tips dan cara kepada tetangga saya yang ingin berkreasi sendiri di rumahnya Ucapnya, Senin(4/20).
Menurutnya proses yang paling sulit adalah saat memilah kresek, baik warna dan jenisnya. Setiap kresek memiliki karakter dan kualitas masing-masing. Hal tersebut akan mempengaruhi hasil laminating yang dihasilkan. Selain itu, bahan baku kresek juga menjadi tantangan baginya. Ketersediaan kresek yang sesuai dengan produknya pun tidak banyak. Tak jarang mbak. Lela Memilih kresek terlebih dahulu untuk bahan kreasinya.
Untuk macam bentuk bunga agar lebih menarik dari kresek ini, ada bentuk bunga melati, mawar, sakura dll. Dalam sehari ia mampu membuat 2-3 berbagi bentuk bunga. Untuk pemesanan bentuk seperti apa bunga yang diinginkan pembeli. Pembeli memesan sesuaii keinginannya. ia juga suka memposting hasil karyanya ke media sosial untuk menarik minat pembeli. Sejauh ini,Untuk harga, karya mbak lela mulai dari Rp 15ribu hingga Rp 35 ribu, sesuai bentuk dan kesulitannya.
Mbak kos salah satu pembeli mengaku ia senang dan puas karena ia memesan sesuai pesanan yang dia inginkan. Selain itu harga ynag lebih terjangkau dibanding yang lain. Dan ramah lingkungan karena pembuatannya dari kantong plastik bekas”kresek”.
Mbak lela Sejauh ini masih mengembangkan ide,kreativitasnya untuk memciptakan karya-karya yang bagus lagi.Selain itu, dirinya juga mengajak masyarakat untuk lebih meminati produk-produk kerajinan dari pada pabrikan.
“Semoga masyarakat semakin terbuka untuk belajar memanfaatkan apa yang ada, khususnya sampah.,” pungkasnya







