Mahasiswa KKN UNDIP di Prawoto Sukolilo, Manfaatkan SDA Untuk Pembuatan Handsanitizer Alami

SUKOLILO, PATINEWS.COM

(13/08/2020) Tangan adalah bagian tubuh yang sangat rentan menjadi tempat bersarangnya virus dan bakteri. Saat melakukan berbagai aktivitas, secara sadar maupun tidak sadar tangan sering kali berinterkasi dengan hal-hal yang daoat menebarkan kontaminasi misalnya membuka pintu, memegang tangga dan berjabat tangan. Sayangnya di era pandemi covid-19 seperti ini, kebanyakan orang banyak mengejar sesuatu yang lebih mudah dan praktis salah satunya dengan penggunaan hand sanitizer dikarenakan barang tersebut merupakan cairan pembersih tangan yang tidak memerlukan air untuk membilasnya. Pada umumnya, hand sanitizer mengandung senyawa etanol yang lebih dari 70% serta menggunakan bahan kimia yang cukup sulit didapatkan.

Desa Prawoto merupakan daerah yang terletak di Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati Jawa Tengah. Desa ini merupakan desa yang berada di kawasan Pegunungan Kendeng. Hal inilah yang menjadikan Desa Prawoto mempunyai sumber daya alam yang melimpah. Berbagai tanaman mampu tumbuh dengan subur seperti halnya daun sirih dan jeruk nipis.

Berdasarkan permasalahan sekarang ini dan sesuai dengan potensi/sumber daya alam yang tersedia, maka Mahasiswa KKN TIM II UNDIP 2020 di Desa Prawoto memanfaatkan bahan yang tersedia untuk dijadikan hand sanitizer alami.

Referensi pembuatan handsanitizer alami ini direkomendasikan oleh dr. Retno Sari,MSC.,Apt Ketua Departemen Farmasetika Fakultas Farmasi Universitas Airlangga. Penemuan handsanitizer alami ini pertama kali diteliti di Departemen Farmasetika Fakultas Farmasi UNAIR pada tahun 2006. Beliau juga menuturkan bahwa air daun sirih sebanyak 15% ke atas sama efektifnya dengan etanol 70% untuk mengurangi jumlah bakteri dan virus. Sementara itu, daun sirih sendiri adalah bahan yang mudah mengalami proses oksidasi. Untuk menguranginya, air jeruk nipis yang bersifat anti-oksidan dan anti-bakteri dapat ditambahkan ke dalam air daun sirih tersebut.

Oleh karena itu untuk mengatasi kelangkaan bahan kimia serta hand sanitizer di tengah pandemi seperti ini serta untuk tetap menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran covid-19 maka masyarakat dapat membuat hand sanitizer sendiri di rumah. Pembuatan hand sanitizer dapat diproduksi sendiri di rumah dengan menggunakan bahan alami yang relatif lebih murah dan mudah ditemukan yaitu daun sirih dan jeruk nipis.

Diharapkan dengan adanya pembuatan hand sanitizer alami ini dapat mengatasi permasalahan kelangkaan dan harganya yang terjangkau serta masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran virus covid-19 sehingga masyarakat dapat hidup berdampingan dengan tenang dan aman di tengah pandemi.

Penulis : Anis Magfiroh

patinews.com

redaksi@patinews.com

Share
Published by
patinews.com

Recent Posts

Melalui e-Channel, Mahasiswa KKN Tangguh UMSIDA 2020 Ajak Terapkan Anjuran Protokol Kesehatan

Sidoarjo, Patinews.com Ada yang berbeda dengan pelaksanaan program KKN (Kuliah Kerja Nyata) pada tahun ajaran…

22 September 2020

KKN Tangguh Lakukan Pendampingan UMKM, Cara Pembuatan Layang-layang Serta Cara Penjualannya

Di situasi pandemi seperti ini tidak menurunkan semangat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo untuk mengabdi kepada…

22 September 2020

Cara Mudah Memilih Furniture Jakarta Agar Terlihat Simpel Tapi Menawan

Furniture adalah salah satu fasilitas yang dibutuhkan oleh seseorang seiring dengan perkembangan teknologi. Apalagi dalam…

22 September 2020

6 Hal Penting yang Harus Diperhatikan Saat Melakukan Interior Design

Interior design adalah suatu tampilan yang membuat ruangan memiliki nilai estetik. Melakukan desain interior pada…

22 September 2020

Bersama Pelaku UMKM, Mahasiswa Ini Sediakan Jasa Delivery Telur

NASIONAL, PATINEWS.COM KKN atau Kuliah Kerja Nyata menjadi salah satu sarat kelulusan bagi seorang mahasiswa…

22 September 2020

Selain Tingkatkan Akses ke Agrowisata Jollong, TMMD Juga Percepat Akses Produk Pertanian

GEMBONG, PATINEWS.COM Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2020 dengan tema…

22 September 2020