Mahasiswa KKN Tematik Undip di Kudus, Ubah Limbah Rumah Tangga Jadi EM4 (starter) untuk Pakan Fermentasi

Patinews.com – Kudus,  Permasalahan yang sering dihadapi oleh masyarakat Desa Lau yaitu pembuangan dan cara pengolahan sampah rumah tangga yang memadai. 

Hal ini ditunjukkan dengan banyakanya masyarakat yang membuang sampah rumah tangga di lingkungan sekitar mereka. Keterbatasan informasi tentang cara pengolangan sampah di Dukuh Pacikaran Desa Lau Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus  membuat para Mahasiswa Peternakan dari tim KKN Tematik UNDIP berinovasi membuat EM4 alami yang berasal dari limbah sayur dan buah. 

Cara pembuatan EM4 alami realtif cukup mudah yaitu dengan prinsip memfermentasi bahan organik sehingga dapat digunakan sebagai starter untuk penyubur tanah maupun pengolahan pakan bagi ternak. EM4 yang dihasilkan dibedakan menjadi dua macam, yaitu EM4 buah dan EM4 sayur. EM4 sayur dapat dihasilkan dari hasil fermentasi sayur selama satu minggu seperti kankung, kacang panjang, kol, kulit nanas serta ditambahkan dengan gula pasir atau tetes tebu, air cucian beras dan air kelapa. 

Sedangkan untuk EM4 buah dibuat dengan cara mengekstrak buah nanas ditambahkan dengan air kelapa dan air cucian beras. EM4 buah memerlukan waktu yang sedikit lebih lama yaitu 14 hari karena media fermentasi yang digunakan merupakan media cair dan memiliki volume yang cukup banyak. 

Baca juga:   Begini Kompaknya Altaduri TNI Pantura Timur,  Meski Terpisah Selama 17 Tahun

EM4 yang dibuat dari bahan alami lebih mudah dan aman digunakan dibanding EM4 hasil dari pabrik, hal ini dikarenakan kandungan EM4 alami tidak ditambah dengan pengawet dan penyubur tanah untuk tanaman, Ujar Aldo Rhamadhan (Mahasiswa Peternakan). Manfaat lain yang dapat diambil dari penggunaaan EM4 alami yaitu dapat digunakan sebagai bahan fermentasi untuk pakan ternak. EM4 alami yang dihasilkan oleh mahasiswa peternakan mampu bertahan hingga 3 bulan dan dapat diperbanyak volumenya dengan menambahkan air kelapa untuk difermentasi kembali. 

Contoh penggunaan EM4 untuk pakan fermentasi pakan yaitu pengolahan pakan dari kulit singkong, kulit ketimun maupun kulit kacang. Menurut Ahmad Badrus (Mahasiswa Peternakan) pakan ternak yang dapat dilakukan fermentasi akan menigkatkan kandungan nutrisi serta menurunkan kandungan racun atau anti nutrisi ada didalamnya.

Mahasiswa KKN Tematik Undip berharap agar masyarakat mampu menerapkan dan lebih memanfaatkan limbah hasil rumah tangga maupun hasil pertanian, sehingga dapat mengurangi jumlah penumpukan sampah dan menambah keuntungan bagi masyarakat sekitar. (tm) 

Mahasiswa KKN Tematik Undip di Kudus, Ubah Limbah Rumah Tangga Jadi EM4 (starter) untuk Pakan Fermentasi | patinews.com | 4.5

Leave a Reply