• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Berita

Mahasiswa KKN Tematik Undip di Kudus, Ubah Limbah Rumah Tangga Jadi EM4 (starter) untuk Pakan Fermentasi

patinews.com by patinews.com
28 Juli 2017
in Berita, Jawa Tengah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Mahasiswa KKN Tematik Undip di Kudus, Ubah Limbah Rumah Tangga Jadi EM4 (starter) untuk Pakan Fermentasi
158
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

Patinews.com – Kudus,  Permasalahan yang sering dihadapi oleh masyarakat Desa Lau yaitu pembuangan dan cara pengolahan sampah rumah tangga yang memadai. 

RelatedPosts

Satlantas Rembang Diserbu Senyum Anak SLB N Lasem

Apresiasi Lomba Keluarga ASIK, Wujud Keberhasilan Aksi Kolaboratif BLDF dan Pemkab Kudus Dorong Praktik Pengelolaan Sampah di Tingkat Keluarga

Kapolres Rembang Terima Kunjungan Silaturahmi BPN Kabupaten Rembang

Hal ini ditunjukkan dengan banyakanya masyarakat yang membuang sampah rumah tangga di lingkungan sekitar mereka. Keterbatasan informasi tentang cara pengolangan sampah di Dukuh Pacikaran Desa Lau Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus  membuat para Mahasiswa Peternakan dari tim KKN Tematik UNDIP berinovasi membuat EM4 alami yang berasal dari limbah sayur dan buah. 

Cara pembuatan EM4 alami realtif cukup mudah yaitu dengan prinsip memfermentasi bahan organik sehingga dapat digunakan sebagai starter untuk penyubur tanah maupun pengolahan pakan bagi ternak. EM4 yang dihasilkan dibedakan menjadi dua macam, yaitu EM4 buah dan EM4 sayur. EM4 sayur dapat dihasilkan dari hasil fermentasi sayur selama satu minggu seperti kankung, kacang panjang, kol, kulit nanas serta ditambahkan dengan gula pasir atau tetes tebu, air cucian beras dan air kelapa. 

Sedangkan untuk EM4 buah dibuat dengan cara mengekstrak buah nanas ditambahkan dengan air kelapa dan air cucian beras. EM4 buah memerlukan waktu yang sedikit lebih lama yaitu 14 hari karena media fermentasi yang digunakan merupakan media cair dan memiliki volume yang cukup banyak. 

EM4 yang dibuat dari bahan alami lebih mudah dan aman digunakan dibanding EM4 hasil dari pabrik, hal ini dikarenakan kandungan EM4 alami tidak ditambah dengan pengawet dan penyubur tanah untuk tanaman, Ujar Aldo Rhamadhan (Mahasiswa Peternakan). Manfaat lain yang dapat diambil dari penggunaaan EM4 alami yaitu dapat digunakan sebagai bahan fermentasi untuk pakan ternak. EM4 alami yang dihasilkan oleh mahasiswa peternakan mampu bertahan hingga 3 bulan dan dapat diperbanyak volumenya dengan menambahkan air kelapa untuk difermentasi kembali. 

Contoh penggunaan EM4 untuk pakan fermentasi pakan yaitu pengolahan pakan dari kulit singkong, kulit ketimun maupun kulit kacang. Menurut Ahmad Badrus (Mahasiswa Peternakan) pakan ternak yang dapat dilakukan fermentasi akan menigkatkan kandungan nutrisi serta menurunkan kandungan racun atau anti nutrisi ada didalamnya.

Mahasiswa KKN Tematik Undip berharap agar masyarakat mampu menerapkan dan lebih memanfaatkan limbah hasil rumah tangga maupun hasil pertanian, sehingga dapat mengurangi jumlah penumpukan sampah dan menambah keuntungan bagi masyarakat sekitar. (tm) 

Tags: kudus
patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Berita

Satlantas Rembang Diserbu Senyum Anak SLB N Lasem

9 Juni 2026
13
Apresiasi Lomba Keluarga ASIK, Wujud Keberhasilan Aksi Kolaboratif BLDF dan Pemkab Kudus Dorong Praktik Pengelolaan Sampah di Tingkat Keluarga
Berita

Apresiasi Lomba Keluarga ASIK, Wujud Keberhasilan Aksi Kolaboratif BLDF dan Pemkab Kudus Dorong Praktik Pengelolaan Sampah di Tingkat Keluarga

9 Juni 2026
25
Kapolres Rembang Terima Kunjungan Silaturahmi BPN Kabupaten Rembang
Berita

Kapolres Rembang Terima Kunjungan Silaturahmi BPN Kabupaten Rembang

9 Juni 2026
16
Satlantas Polres Rembang Kenalkan Profesi Polisi kepada Siswa SLB Lasem Melalui Program Polisi Anak
Berita

Satlantas Polres Rembang Kenalkan Profesi Polisi kepada Siswa SLB Lasem Melalui Program Polisi Anak

9 Juni 2026
15
UM Berkolaborasi dengan SMA di Kabupaten Pati Tingkatkan Kepedulian Lingkungan Siswa
Berita

UM Berkolaborasi dengan SMA di Kabupaten Pati Tingkatkan Kepedulian Lingkungan Siswa

9 Juni 2026
180
Tingkatkan Kreativitas Publikasi Digital, Polres Rembang Gelar Pelatihan Pembuatan Video AI untuk Operator Media Sosial
Berita

Tingkatkan Kreativitas Publikasi Digital, Polres Rembang Gelar Pelatihan Pembuatan Video AI untuk Operator Media Sosial

8 Juni 2026
20
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Satlantas Rembang Diserbu Senyum Anak SLB N Lasem
  • Apresiasi Lomba Keluarga ASIK, Wujud Keberhasilan Aksi Kolaboratif BLDF dan Pemkab Kudus Dorong Praktik Pengelolaan Sampah di Tingkat Keluarga
  • Kapolres Rembang Terima Kunjungan Silaturahmi BPN Kabupaten Rembang
  • Satlantas Polres Rembang Kenalkan Profesi Polisi kepada Siswa SLB Lasem Melalui Program Polisi Anak
  • Tiyo UGM Sindir Kompetensi Pejabat, Jubir Gerindra Astrio Feligent: Tak Harus Ahli Gizi Pimpin BGN
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.