Lawan PSIM, PSG Pati Petik Pelajaran Berharga di Yogyakarta
BOLA – PATINEWS.COM,
Tim kesebelasan Putra Safin Grup (PSG) Pati kembali memetik pelajaran berharga dari laga uji coba di Yogyakarta.
Berlaga di Stadion Mandala Krida, Kamis (3/6/2021) sore, PSG Pati kalah 1-2 dari sesama kontestan Liga 2, PSIM Yogyakarta.
Usai bermain sama kuat tanpa gol di babak pertama, Laskar Kembangjoyo sempat unggul lebih dulu lewat gol penalti Ari Hermawan pertengahan babak kedua.
Namun, kemudian PSG Pati tak mampu mempertahankan keunggulan dan kebobolan dua gol.
Hasil ini tentunya menjadi catatan penting untuk PSG Pati yang tengah serius menempa diri jelang Liga 2 2021 mendatang. Sebelum laga uji coba lawan PSIM ini, PSG Pati juga menorehkan kekalahan dari tim Liga 1, Borneo FC dengan skor 0-1.
“Evaluasi saat ini adalah bagaimana masalah recovery benar-benar penting. Misal kompetisi memang formatnya seperti rangkaian uji coba yang kita jalani di Yogyakarta dengan waktu yang padat, main rehat dua hari main lagi, sangat penting menjaga kondisi dan kebugaran,” ujar pelatih kepala PSG Pati, Ibnu Grahan usai pertandingan.
Pelatih asal Surabaya ini menjelaskan menjaga kondisi ini juga terkait bagaimana pola istirahat hingga menjaga pola makan dan lain sebagai.
“Apalagi kita hanya istirahat satu hari saja sebelum menjalani laga uji coba lawan Persita Tangerang pada Sabtu (5/6/2021),” tegas Ibnu Grahan.
Selain masalah recovery, mantan pelatih Persebaya Surabaya ini juga menyoroti masalah fokus dan konsentrasi pemainnya. Terlebih pada laga lawan PSIM, sebenarnya PSG Pati mampu unggul lebih dulu sebelum akhirnya skor berbalik.
“Ini pelajaran penting yang sangat berguna untuk kita di kompetisi nanti. Apalagi tim ini juga banyak dihuni pemain muda,” sambung dia lagi.
Sementara itu, manajer PSG Pati, Doni Setiabudi mengatakan, dua hasil yang didapat pada laga uji coba di Yogyakarta menjadi pelajaran penting.
“Ini bagus untuk evaluasi tim. Apa yang meski dibenahi. Posisi mana yang kurang dan lain sebagainya. Kita masih punya waktu untuk berbenah,” tambah pria yang akrab disapa Jalu itu.
Ia juga menambahkan jika sejak awal laga uji coba yang dilakoni di Kota Gudeg ini tidak berpatokan pada hasil kemenangan saja.
“Ada banyak hal penting yang bisa didapat dari rangkaian uji coba di Yogyakarta sebelum kita mengarungi kompetisi Liga 2 yang ketat dan keras,” pungkasnya.
(*)







