Kisah Pintu Gerbang Majapahit di Rendole, antara Sunan Muria dan Kebo Anyabrang

Patinews.com – Margorejo, Peninggalan sejarah, yang diyakini berupa pintu gerbang bekas Kerajaan Majapahit ini terletak di Dukuh Rendole Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo, jaraknya hanya sekitar 4 kilometer dari pusat kota Pati.

Menurut legenda, Pintu Gerbang Majapahit ini merupakan persyaratan yang diberikan oleh Sunan Muria kepada Kebo Anyabrang yang ingin mempersunting putri Sunan Muria.

Namun, setibanya di Dukuh Rendole, Desa Muktiharjo, Kebo Anyabrang sudah tak sanggup lagi membawa, karena Pintu Gerbang Keputren Majapahit diambil dari Kerajaan Majapahit (sekarang Kabupaten Majakerto Jawa Timur) yang memerlukan jarak tempuh yang sangat jauh.

Kebo Anyabrang sudah tidak kuat lagi mengangkat Pintu Gerbang, saking kelelahan, hingga membuat matanya sampai melotot (istilah jawa “mondol” dan “tele-tele”) sehingga dia memutuskan untuk beistirahat di tempat tersebut yang sekarang dinamakan Desa Rendole (Mondol dan Tele-Tele).

Baca juga:   Jauh-jauh dari Kalimantan, Pemkab Barito Selatan Belajar Pilkades Serentak ke Pati

Konon, Kebo Anyabrang menunggui Pintu Gerbang Kaputren Majapahit tersebut sampai meninggal dunia. (pn/ dinpor/ tic).

Kisah Pintu Gerbang Majapahit di Rendole, antara Sunan Muria dan Kebo Anyabrang | patinews.com | 4.5

Leave a Reply