Jogo Tonggo PKK Desa Suwaduk
WEDARIJAKSA, PATINEWS.COM
Dalam bermasyarakat, tentunya kita sudah diajarkan dari kecil untuk saling menghormati, saling menghargai dan saling membantu di saat ada tetangga yang terkena musibah. Semua akan terasa indah dan damai jika kita memang benar-benar menyadari hal itu.
Masyarakat ibarat keluarga kita sendiri, dalam sebuah wadah yang bernama DESA, seakan menjadikan kita satu, terbalut dalam rasa “tepo seliro” menjadikan erat satu sama lainnya.
Menyikapi keadaan seperti sekarang ini yang di mana hampir semua sektor bidang terkena dampaknya, tidak semata-mata membuat sekelompok Ibu-ibu PKK RT & PKK DESA SUWADUK hanya diam dan berpangku tangan.
Dengan di awali dengan bermusyawarah, di bawah binaan Ibu Kades beserta jajarannya, dengan bersifat sosial, dengan swadaya sendiri, akhirnya sepakat mengadakan sebuah agenda dengan nama “KEGIATAN JOGO TONGGO PKK RT & PKK DESA SUWADUK”.
Tujuan diadakan kegiatan ini adalah semata-mata ingin membantu dengan tulus kepada warga yang telah dinyatakan Positif (oleh lembaga berwenang).
Di dalam benak anda tentunya sudah bertanya-tanya seperti ini, “Lho Bu, di desa kan sudah ada satgas covidnya? Kenapa harus ada kegiatan sosial seperti ini lagi? “.
Setelah berdiskusi singkat dengan para ibu-ibu kartini modern ini, bisa diambil kesimpulan bahwa “TETANGGA KITA ya SAUDARA KITA, apalabila ada sesuatu yang menimpanya, kita harus CEPAT dalam bergerak”. Dalam teknisnya Prokes adalah nomor satu . Ikhtiar sebaik mungkin agar kita ada solusi cepat dalam penanganan.
“oh iya bu, Sumber dananya dari mana?”. Pertanyaan ini juga muncul seketika di benaku.
Sumber dananya adalah dari sumbangan warga RT setempat yang di mana ada warganya yang terkena covid 19. Sumbangan ini bersifat sukarela , semampunya dalam menyumbang dan tidak ada paksakan sama sekali.
Jadi secara teknis pelaksanan sebagai berikut
1. Semua di awali dengan niat tulus ( ikhtiar ), dengan menjaga Prokes (protokol kesehatan) DIUTAMAKAN).
2. Dana yang terkumpul akan diberikan dalam bentuk sembako dan keperluan konsumsi makan sehari-hari.
3. (bagi warga yang terkena covid) diajurkan isolasi mandiri di rumah dan di ajurkan tidak keluar rumah (interaksi dengan warga).
4. Belajaan keperluan sehari-sehari selama 2 minggu akan dianter oleh petugas yang ditunjuk dengan mengedepankan Protokol Kesehatan.
5. Kegiatan bersifat Sosial / swadaya masyarakat.
Mari kita doakan agar warga yang terkena covid 19 , selalu sabar, dan disembuhkan dari sakitnya. Aamiin. Dan juga mari kita jaga diri kita sendiri dengan menjalankan prokes yang telah di anjurkan pemerintah, yang sejatinya akan berdampak baik orang-orang disekeliling kita.
(*/sw)







