• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home News

Jelang Idulfitri, Ahmad Luthfi Sidak Pasar, Harga Bahan Pokok Stabil, Stok Aman

patinews.com by patinews.com
19 Maret 2026
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Jelang Idulfitri, Ahmad Luthfi Sidak Pasar, Harga Bahan Pokok Stabil, Stok Aman
18
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

RelatedPosts

Reaksi Pria Dibelakang Prabowo Jadi Perhatian Netizen Saat Buruh Sebut MBG Tak Bermanfaat

Kuasa Hukum Ungkap Pihaknya Pernah Ditawari Uang Rp400 Juta oleh Orang Suruhan Oknum Kyai

Kuasa Hukum Korban Pencabulan Santriwati di Pati Ungkap 14 Korban Melapor, Hanya 8 Ditangani

[image: IMG-20260318-WA0011-1024×683.jpg]
Jelang Idulfitri, Ahmad Luthfi Sidak Pasar, Harga Bahan Pokok Stabil, Stok Aman
Menjelang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting) tetap terjaga.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turun langsung meninjau Pasar Bunder, Kabupaten Sragen, Rabu (18/3/2026). Tinjauan itu untuk memastikan harga tetap terkendali dan pasokan aman, di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Ahmad Luthfi didampingi sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Tengah. Kunjungan itu dilakukan sebagai langkah antisipatif pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat, sekaligus mengendalikan inflasi menjelang Lebaran.

Berdasarkan pantuan, suasana Pasar Bunder Sragen tampak ramai oleh aktivitas masyarakat yang mulai berburu kebutuhan pokok menjelang Idulfitri. Lapak-lapak pedagang dipadati pembeli, dan transaksi jual beli meningkat, terutama pada sejumlah komoditas pangan.

Di sela peninjauan, Ahmad Luthfi juga berdialog langsung dengan pedagang dan pembeli. Ia menanyakan harga sejumlah komoditas sekaligus memastikan kondisi pasokan di tingkat pasar tetap aman.

Interaksi hangat terlihat saat Ahmad Luthfi memborong sejumlah dagangan pedagang, dan membagikannya kepada warga di sekitar pasar. Aksi tersebut disambut antusias masyarakat yang berada di lokasi.

“Pemprov punya aplikasi Siaga untuk memantau harga, tapi itu tidak cukup. Kita harus cek langsung di lapangan, apalagi mendekati H-2 Lebaran. Ini untuk memastikan tidak ada gejolak harga,” ujar Luthfi.

Menurutnya, terdapat dua indikator utama dalam menjaga stabilitas pangan, yakni ketersediaan dan keterjangkauan harga.

“Dua kuncinya itu ketersediaan dan keterjangkauan. Dua-duanya terpenuhi. Kalau ada kenaikan harga, itu masih dalam batas wajar karena permintaan masyarakat meningkat,” jelas Luthfi.

Dia mencontohkan, harga cabai rawit merah yang sebelumnya sempat mendekati Rp100.000 per kilogram, kini mulai turun ke kisaran Rp70.000. Sementara harga daging sapi berada pada kisaran Rp130.000 hingga Rp140.000 per kilogram, tergantung kualitas, dan masih dalam batas normal.

Berdasarkan hasil pemantauan, harga beras di Pasar Bunder terpantau stabil dan masih berada dalam rentang Harga Eceran Tertinggi (HET). Sementara, komoditas hortikultura seperti bawang merah dan bawang putih, mengalami kenaikan bertahap akibat fluktuasi pasokan dan distribusi antarwilayah, serta meningkatnya permintaan selama Ramadan.

Namun secara umum, kondisi harga masih terkendali dan tidak ditemukan lonjakan yang signifikan. Pasokan bahan pokok juga dipastikan dalam kondisi aman.

Luthfi menegaskan, apabila terjadi lonjakan harga di pasar tertentu, Pemprov Jawa Tengah akan segera melakukan intervensi melalui perangkat daerah dan BUMD pangan.

“Begitu ada kenaikan di salah satu pasar, langsung kita intervensi melalui dinas terkait dan BUMD. Mau itu daging, cabai, atau bawang, semua kita kendalikan supaya tidak terjadi lonjakan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah, July Emmylia menyampaikan, secara rerata harga komoditas penyumbang inflasi saat ini relatif stabil.

“Termasuk harga cabai rawit merah yang selalu jadi momok. Alhamdulillah semua turun, kemarin Rp70 ribu sekarang Rp65 ribu (per kilogram),” katanya.

Emmy juga memastikan stok beras, baik premium maupun medium, dalam kondisi aman. Begitu pula stok Minyakita yang terus disuplai oleh Bulog ke pasar-pasar.

Selain pemantauan melalui aplikasi, pengendalian harga juga dilakukan dengan pengecekan langsung di lapangan serta intervensi pasar melalui PT Jateng Agro Berdikari (JTAB) sebagai BUMD pangan.

“JTAB melalui program Kendil dan Dishanpan lewat program Gerakan Pangan Murah (GPM),” ujarnya.

Direktur JTAB Totok Siswanto menambahkan, monitoring harga dilakukan setiap hari pada 35 kabupaten/ kota di Jawa Tengah, sebagai dasar pengambilan langkah intervensi.

“Ketika terjadi kenaikan harga yang signifikan, kami langsung turun melalui operasi pasar. Seperti saat harga cabai sempat di atas Rp100.000 per kilogram, dilakukan intervensi sehingga harga bisa kembali ditekan,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan akan terus memperkuat pemantauan harga, distribusi pasokan, serta intervensi pasar, guna menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi menjelang Lebaran. #lebaran #idulfitri #hariraya #mudik #fyp

patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Reaksi Pria Dibelakang Prabowo Jadi Perhatian Netizen Saat Buruh Sebut MBG Tak Bermanfaat
News

Reaksi Pria Dibelakang Prabowo Jadi Perhatian Netizen Saat Buruh Sebut MBG Tak Bermanfaat

1 Mei 2026
15
Kuasa Hukum Ungkap Pihaknya Pernah Ditawari Uang Rp400 Juta oleh Orang Suruhan Oknum Kyai
News

Kuasa Hukum Ungkap Pihaknya Pernah Ditawari Uang Rp400 Juta oleh Orang Suruhan Oknum Kyai

1 Mei 2026
15
Kuasa Hukum Korban Pencabulan Santriwati di Pati Ungkap 14 Korban Melapor, Hanya 8 Ditangani
News

Kuasa Hukum Korban Pencabulan Santriwati di Pati Ungkap 14 Korban Melapor, Hanya 8 Ditangani

1 Mei 2026
13
Kades Tlogosari Pati Jadi Tersangka Korupsi Rp805 Juta, Kejaksaan Dalami Aliran Dana
News

Kades Tlogosari Pati Jadi Tersangka Korupsi Rp805 Juta, Kejaksaan Dalami Aliran Dana

1 Mei 2026
15
Baru Bebas Dua Tahun, Residivis Narkoba Kembali Ditangkap Polda Jateng Karena Jadi Pengedar Sabu
News

Baru Bebas Dua Tahun, Residivis Narkoba Kembali Ditangkap Polda Jateng Karena Jadi Pengedar Sabu

1 Mei 2026
16
Di Ungkap Polda Jateng; Terbongkar di Sukoharjo Jejak Peredaran Sabu Menjalar hingga Kota Surakarta
News

Di Ungkap Polda Jateng; Terbongkar di Sukoharjo Jejak Peredaran Sabu Menjalar hingga Kota Surakarta

1 Mei 2026
13
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Wakapolres Rembang Cek Gudang dan Administrasi Senpi Dinas, Pastikan Pengelolaan Sesuai SOP
  • Polres Rembang Gelar Apel Siaga May Day, Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif
  • Reaksi Pria Dibelakang Prabowo Jadi Perhatian Netizen Saat Buruh Sebut MBG Tak Bermanfaat
  • Kuasa Hukum Ungkap Pihaknya Pernah Ditawari Uang Rp400 Juta oleh Orang Suruhan Oknum Kyai
  • Kuasa Hukum Korban Pencabulan Santriwati di Pati Ungkap 14 Korban Melapor, Hanya 8 Ditangani
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.