Jasa Raharja Perkuat Layanan Arus Balik Idulfitri 2026 di Lintas Sumatera dan Merak–Bakauheni

Jasa Raharja Perkuat Layanan Arus Balik Idulfitri 2026 di Lintas Sumatera dan Merak–Bakauheni

 

Palembang, 28 Maret 2026 — Jasa Raharja terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang optimal selama periode arus balik Idulfitri 2026. Upaya tersebut diwujudkan melalui pemantauan langsung kesiapsiagaan operasional di sejumlah titik strategis, khususnya di lintas Sumatera dan jalur penyeberangan Merak–Bakauheni.

 

Kegiatan ini dipimpin oleh Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko, Harwan Muldidarmawan, yang melakukan peninjauan sejak 24 Maret 2026. Fokus utama pemantauan meliputi kesiapan pelayanan di pelabuhan, pos pelayanan terpadu, hingga fasilitas kesehatan yang menangani korban kecelakaan lalu lintas.

 

Peninjauan diawali di Pelabuhan Merak dengan mengunjungi PT ASDP Indonesia Ferry guna memastikan kelancaran operasional penyeberangan. Dalam kunjungan tersebut, tim juga memantau potensi lonjakan penumpang dan kendaraan serta menyerap aspirasi langsung dari para pemudik.

 

Selain itu, Jasa Raharja juga menunjukkan kepeduliannya dengan mengunjungi korban kecelakaan di RS Urip Sumoharjo. Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis perusahaan dalam memberikan perlindungan dan dukungan kepada masyarakat.

 

Pemantauan berlanjut ke Pos Pelayanan Terpadu Begadang V di Bandar Lampung. Di lokasi ini, dilakukan pelepasan pengawalan arus balik kendaraan roda dua menuju Pelabuhan Bakauheni bersama jajaran kepolisian setempat. Langkah ini diambil guna memastikan keselamatan pemudik, khususnya pengguna sepeda motor yang memiliki risiko tinggi di jalan.

 

Selanjutnya, tim bergerak menuju Sumatera Selatan dengan meninjau Pos Pelayanan Terpadu Talang Kelapa di Kabupaten Banyuasin. Pos ini menjadi titik krusial karena berada di jalur padat Palembang–Jambi. Berbagai fasilitas disediakan di pos tersebut, mulai dari layanan kesehatan, bengkel, tempat istirahat, hingga armada darurat seperti ambulans dan mobil derek.

 

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Jasa Raharja juga mengunjungi korban kecelakaan di RSUP Dr. Mohammad Hoesin untuk memastikan penanganan berjalan optimal. Kehadiran langsung di lapangan menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan cepat dan tepat kepada korban.

 

Harwan menegaskan bahwa kesiapsiagaan selama arus balik menjadi prioritas utama. “Momentum arus balik ini merupakan ujian nyata bagi kami untuk memastikan seluruh layanan berjalan optimal, baik dari sisi operasional maupun penanganan korban,” ujarnya.

 

Ia juga menekankan pentingnya implementasi program Zero Pending Claim, yaitu memastikan seluruh santunan kepada korban kecelakaan dapat diproses tanpa penundaan. Program ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat.

 

Melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, Jasa Raharja berharap mampu menghadirkan perjalanan arus balik yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

 

 

Exit mobile version