Jasa Raharja Dorong Kolaborasi Digital untuk Layanan Cepat dan Keselamatan Jalan Raya di Rakernis Ditgakkum 2025
Bandung, 14 November 2025 — Upaya memperkuat keselamatan lalu lintas dan meningkatkan penegakan hukum berbasis digital menjadi fokus utama dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Direktorat Penegakan Hukum (Ditgakkum) Korlantas Polri Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Bandung, Rabu (12/11). Jasa Raharja hadir sebagai mitra strategis untuk mendorong integrasi data dan percepatan layanan kepada masyarakat.
Rakernis tahun ini mengusung tema “Revitalisasi Penegakan Hukum di Bidang Lalu Lintas di Era Digital Menuju Indonesia Emas”, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara Jasa Raharja, Korlantas Polri, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam membangun ekosistem lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeadilan.
Plt. Direktur Utama Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, menyampaikan apresiasi atas dukungan Korlantas dalam pemanfaatan sistem Integrated Road Safety Management System (IRSMS) yang terbukti mempercepat proses pelaporan kecelakaan hingga ke tahap penyaluran santunan.
“Berkat sinergi yang kuat dengan Korlantas Polri, Jasa Raharja mampu mempertahankan kecepatan pelayanan yang unggul. Penyelesaian santunan meninggal dunia kini rata-rata hanya 1 hari 5 jam, sementara kepastian jaminan korban luka-luka 1 hari 19 jam,” ujar Dewi.
Menurutnya, percepatan layanan ini dimungkinkan berkat integrasi sistem Jasa Raharja dengan 508 Polres, 34 Polda, 2.754 rumah sakit, dan Ditjen Dukcapil untuk verifikasi ahli waris secara daring. Kerja sama dengan perbankan juga mempercepat pembayaran santunan secara non-tunai.
Dewi menegaskan bahwa penegakan hukum lalu lintas yang adil memiliki dampak langsung terhadap penurunan angka kecelakaan. Salah satu langkah strategis yang didorong adalah penerapan pembatasan santunan untuk enam jenis pelanggaran tertentu, seperti melawan arus, tidak memiliki SIM, dan menerobos palang pintu kereta api. Kebijakan ini bersifat edukatif untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat.
“Keselamatan tidak lahir dari satu upaya, tetapi dari kolaborasi yang tulus. Bersama, kita bukan hanya membangun sistem yang tertib, tetapi menjaga kehidupan,” tegas Dewi.
Menjelang periode Natal dan Tahun Baru 2026, ia juga mengajak seluruh stakeholder transportasi untuk memperkuat koordinasi demi memastikan mobilitas masyarakat berjalan aman, nyaman, dan sesuai standar keselamatan.
Rakernis Ditgakkum 2025 menjadi momentum penting bagi Jasa Raharja untuk meneguhkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum yang presisi, mempercepat transformasi digital layanan publik, dan memberikan perlindungan sosial yang inklusif. Sinergi yang terbangun diharapkan menjadi bagian dari upaya kolektif menuju Indonesia Emas yang selamat, tertib, dan sejahtera.







