REMBANG – Kepedulian dan respons cepat personel Polsek Sarang membantu menemukan kembali dua anak balita yang sempat berjalan seorang diri tanpa didampingi orang tua di sekitar Jalan Indomaret, Dukuh Gondan, Desa Kalipang, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Selasa (11/8/2026).
Kedua anak tersebut, seorang laki-laki dan seorang perempuan, ditemukan sekitar pukul 11.55 WIB oleh seorang santri Pondok Pesantren Al Anwar Sarang bersama warga Desa Kalipang. Karena tidak didampingi orang tua dan saat ditanya hanya menyebutkan alamat yang berbeda, keduanya kemudian dibawa ke Polsek Sarang untuk mendapatkan penanganan.
Di Polsek Sarang, petugas kembali berupaya menggali informasi dari kedua anak tersebut. Anak laki-laki menyebutkan tinggal di wilayah Sarang, sementara anak perempuan menyebutkan rumahnya berada di Kragan. Petugas kemudian memeriksa barang bawaan mereka dan menemukan sebuah buku TK milik anak perempuan yang mencantumkan identitas TK Umar Harun, Dukuh Gondan, Desa Kalipang.
Berbekal informasi tersebut, sekitar pukul 12.00 WIB personel Polsek Sarang langsung mengantarkan kedua anak tersebut ke TK Umar Harun. Setibanya di lokasi, keduanya langsung disambut oleh orang tua anak perempuan serta pendamping anak laki-laki.
Pihak sekolah menyampaikan bahwa sebelumnya suasana di sekolah sempat diliputi kepanikan dan kekhawatiran karena kedua anak tersebut tidak diketahui keberadaannya dan sedang dicari. Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada personel Polsek Sarang yang telah membantu menemukan dan mengantarkan kedua anak tersebut kembali dengan selamat.
Kapolsek Sarang AKP Yuli SM, S.H., M.H. menegaskan bahwa kepolisian akan terus hadir memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi yang menyangkut keselamatan anak.
“Kecepatan informasi, kepedulian warga, dan respons anggota di lapangan menjadi bagian penting dalam memastikan keselamatan anak. Kami mengapresiasi warga dan santri yang telah peduli serta segera membawa kedua anak tersebut ke tempat yang aman,” ujarnya.
Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bagi orang tua dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di lingkungan sekolah maupun tempat umum.
Polisi hadir, masyarakat peduli, anak-anak terlindungi.
