Dinamika Partai Islam dalam Ikut Serta Pemilu

Dinamika Partai Islam dalam Ikut Serta Pemilu

Oleh: Muhammad Abdul Syukur

Dinamika sistem politik dan demokrasi Islam yang ada di Indonesia selalu menjadi sorotan tatanan dan sistem kerja pemerintahan di Indonesia . Perjalanan politik nasional yang dari waktu ke waktu selalu melibatkan masyarakat Islam dan partisipasi partai politik islam  untuk mendorong tumbuhnya komunikasi politik antar kekuatan sosial yang lainnya. Para ulama juga berperan aktif dalam mengisi panggung demokrasi sistem demokrasi yang berdasarkan asas Pancasila menjadi dasar dalam dunia perpolitikan di Indonesia, jika membahas tentang dinamika politik lokal mungkin yang muncul dalam benak kita adalah kesulitan untuk mewujudkannya dalam praktek-praktek kegiatan politik. Bagian penggunaan bendera agama di atas panggung politik hingga saat ini telah sangat lazim, artinya kehadiran suatu kekuatan politik yang berpijak pada nilai dasar keagamaan adalah sesuatu yang tak terhindarkan apalagi jika agama itu menjadi  anutan mayoritas seperti Islam di Indonesia sehingga kekuatan politik dengan ciri demikian dapat mewarnai dunia perpolitikan indonesia.

Kehadiran Masyumi sebagai partai politik telah ikut mewarnai kehidupan politik di Indonesia. Bahkan politik Masyumi sangat besar pengaruhnya terhadap perpolitikan Indonesia. Hal itu tidak terlalu mengherankan karena Masyumi selalu terlibat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan kata lain, setiap akan membicarakan politik  Indonesia sejak awal kemerdekaan   terpimpin  tidak akan sempurna tanpa melihat peran politik Masyumi. Partai Masyumi telah memainkan banyak perannya dalam setiap persoalan kebangsaan dan kenegaraan.

Dalam  berdemokrasi persaingan dan perbedaan pendapat dalam masyarakat merupakan soal yang wajar jika sampai terjadi konflik Partai politiklah yang berusaha untuk mengatasinya dan mencari jalan keluar atau solusi untuk memecahkan masalah yang terjadi. Begitu juga dengan partai politik islam yang juga berkontribusi dalam  menyalurkan aspek politik dengan kaidah-kaidah islam yang bertujuan mensejahterahkan masyrakat sesuia dengan keadaan di Indonesia. Partai politik islam melalui Masyumi merupakan sarana alternatif bagi masyarakat islam dalam menyampaikan asprasinya dan menjdi wadah berpolitik pada masa awal kemerdekaan dan menjadi pelopor untuk diteruskan para penerusnya sesuai dengan yang dicita-citakan para pendiri Masyumi. 

Cara menjembatani Islam dan negara dalam bentuk hubungan negara dan agama semakin hangat dan marak diperbincangkan bersama dengan kebangkitan umat Islam di hampir seluruh dunia islam, karena pada dasarnya Islam adalah suatu sistem kepercayaan dimana mempunyai kaitan yang erat dengan politik. . Eksistensi partai islam memang tidak setinggi citra partai nasional. Adanya perbedaan karakteristik yang melatarbelakangi partai politik dalam menghadapi lawannya dalam pemilu umum seperti perbedaan ideologi yang lebih megeapankan unsur islam padahal di balik sisi tersebut untuk memperjuangkan kemaslahan umat islam.

Hubungan umat dengan mereka lebih bersifat lebih berjarak , tanpa jabat tangan, tanpa tutur salam dan tanpa bicara dari hati ke hati. Bagaimana mungkin hubungan seperti itu dapat menimbulkan rasa hormat, cinta dan kesetiaan, yang sangat dibutuhkan untuk meramu komitmen politik. Dukungan masyarakat adalah kunci utama dalam membangun partai politik di Indonesia yang mana masyarakat menaruh kepercayaan besar terhadap pendiri dan pengurus partai politik islam tersebut. Dibutuhkannya kredibilitas serta pemikirang ideologi yang searah demi mewujudkan keinginan masyarakat seerta mesejahterakan rakyat seperti apa yang telah di kampanyekan sesuai dengan asas islam yang telah ditentukan.

Exit mobile version