REMBANG – Jajaran Polres Rembang Polda Jateng menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Candi 2026 di halaman Mapolres Rembang, Senin (2/2/2026) pukul 09.00 WIB. Apel ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan Polri bersama instansi terkait dalam rangka menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar menjelang Idul Fitri 1447 H.
Apel Gelar Pasukan dipimpin langsung oleh Wakapolres Rembang Kompol M. Fadhlan, S.H., S.I.K., M.H., selaku pimpinan apel, dengan Perwira Apel Kasatlantas Polres Rembang AKP Ryan Mitha Pangesty, S.Tr.K., S.I.K., serta Komandan Apel Kanit Kamsel Satlantas IPDA Muji Sutrisna, S.H., M.H.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Rembang atau yang mewakili, Dandim 0720 Rembang atau yang mewakili, Pejabat Utama Polres Rembang, para Kapolsek jajaran, perwakilan OPD terkait seperti Dinas Perhubungan dan Satpol PP, serta unsur TNI dan seluruh peserta apel dari berbagai satuan fungsi.
Dalam amanatnya, Wakapolres Rembang menegaskan bahwa permasalahan lalu lintas saat ini semakin kompleks seiring dengan meningkatnya jumlah kendaraan, pertumbuhan penduduk, serta perkembangan transportasi berbasis digital. Oleh karena itu, Polri khususnya Polantas dituntut untuk terus berinovasi dengan mengedepankan pendekatan Presisi, yakni prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.
Apel Gelar Pasukan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus memastikan sinergi dan koordinasi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan Operasi Keselamatan Candi 2026. Operasi ini merupakan operasi cipta kondisi Harkamtibmas yang dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026, dengan melibatkan 3.592 personel di seluruh wilayah Jawa Tengah.
Operasi Keselamatan Candi 2026 dilaksanakan melalui upaya preemtif, preventif, dan represif terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Berdasarkan data, pelanggaran lalu lintas di Jawa Tengah pada tahun 2025 mengalami penurunan sebesar 5 persen dibandingkan tahun 2024, yang menunjukkan hasil positif dari upaya penegakan dan edukasi yang telah dilakukan.
Kepada seluruh personel yang terlibat, pimpinan apel menekankan pentingnya meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, disiplin, integritas, serta sinergi lintas sektor. Selain itu, personel diharapkan mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif, menghindari tindakan kontraproduktif, meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi ancaman, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Melalui Operasi Keselamatan Candi 2026, diharapkan dapat menjadi momentum untuk membangun budaya tertib berlalu lintas serta menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan nyaman di wilayah Kabupaten Rembang dan Jawa Tengah pada umumnya.
Operasi ini secara resmi dimulai pada Senin, 2 Februari hingga 15 Februari 2026 mendatang. (ADA)






