
Patinews.com – Kudus, Business Development Services atau disingkat BDS merupakan salah satu program dari KPP Pratama Kudus untuk pembinaan kepada Wajib Pajak UMKM dalam membimbing dan mendorong pengembangan usahanya secara berkesinambungan yang bertujuan untuk meningkatkan awareness atau kesadaran dan kepatuhan terhadap pajak. Selama 2 hari yaitu hari Selasa dan Rabu 18-19 September 2018 bertempat di RM Ulamsari, KPP Pratama Kudus menyelenggarakan BDS melalui Workshop UMKM yang bertemakan “Omzet Pesat,Pembukuan Rapi. Setengah Persen, Sepenuh Hati” yang dihadiri sebanyak 100 UMKM dari berbagai cluster usaha di Kabupaten Kudus.
Dalam acara pembukaan Kepala KPP Pratama Kudus Ibu Bernadette Ning Dijah Prananingrum menyampaikan betapa pentingnya Pembukuan dalam kegiatan usaha karena begitu banyak keuntungan apabila membuat pembukuan sehingga KPP Pratama Kudus menyelenggarakan workshop untuk UMKM agar memudahkan UMKM cara membuat pembukuan secara sederhana.
“Dengan tarif pajak UMKM yang telah diturunkan menjadi 0,5% diharapkan semakin banyak Wajib Pajak yang berpartisipasi melakukan pembayaran pajak dan Jangan pernah lelah mencintai Indonesia, Indonesia tidak bisa bendiri tanpa UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi negeri kita,” ujar Bu Ning.
Trainer dan Motivator Pak Ngatijo memberikan materi dan langsung praktek Pembukuan kepada peserta BDS. Mulai dari pencatatan transaksi, membuat buku kas, buku piutang, buku persediaan hingga rekapitulasi bulanan dan akhirnya membuat Laporan Keuangan Neraca dan Laporan Laba/Rugi.
“BDS ini sangat bermanfaat banget, moga dapat saya terapkan di kios bakso saya, penjelasannya urut dan jelas. Acaranya bagus, perlu dilakukan berkala agar pelaku UMKM bisa paham benar tentang Pembukuan, salah satu kesan yang disampaikan peserta setelah mengikuti workshop,” ujarnya.
Harapan Bu Ning atas kegiatan BDS 2018 bahwa pelatihan ini tidak hanya berhenti disini, akan ada pemantauan dan monitoring setiap bulan terhadap UMKM yang ikut workshop. Pada Bulan Januari tahun depan ada evaluasi dan persiapan dalam menutup pembukuan serta membantu pengisian SPT Tahunan bagi UMKM. Bu Ning juga mengharapkan bagi UMKM yang telah merasakan manfaat workshop pembukuan bisa disebarkan ilmunya ke teman-teman UMKM yang lain. (Pn/ Kp)






