• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Berita

Bikin Biohidrokarbon dari Karet Alam Lebih Efisien, Peneliti UPER Temukan Model Baru

m@s by m@s
22 Juli 2026
in Berita
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bikin Biohidrokarbon dari Karet Alam Lebih Efisien, Peneliti UPER Temukan Model Baru
11
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

Bikin Biohidrokarbon dari Karet Alam Lebih Efisien, Peneliti UPER Temukan Model Baru

JAKARTA, PATINEWS.COM

Di tengah upaya mempercepat transisi energi, Indonesia memiliki peluang besar memanfaatkan karet alam sebagai sumber biohidrokarbon. Sebagai produsen karet alam terbesar kedua di dunia dengan produksi sekitar 2,6 juta ton per tahun, pengembangan teknologi ini berpotensi meningkatkan nilai tambah komoditas nasional. Namun, proses produksinya masih membutuhkan banyak uji coba untuk menemukan kondisi yang paling optimal.

RelatedPosts

Polres Rembang Raih Predikat Satker Istimewa, Bukti Komitmen Dalam Pengelolaan Keuangan Negara Yang Akuntabel

Polres Rembang Terima Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas 17 Agustus Semarang

Gaktibplin Polres Rembang, Sipropam Polres Rembang Perketat Disiplin Personel dan Cegah Pelanggaran

Pakar bioenergi sekaligus dosen Program Studi Teknik Kimia Universitas Pertamina (UPER), Dr. Ir. Laksmi Dewi Kasmiarno, bersama peneliti dari sejumlah institusi kemudian mengembangkan model volatile-state kinetics yang mampu memprediksi hasil konversi karet alam menjadi biohidrokarbon. Pendekatan ini membantu mengurangi proses trial and error sehingga pengembangan teknologi dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.

“Model ini memungkinkan kami memperkirakan jenis dan jumlah biohidrokarbon yang akan dihasilkan pada berbagai kondisi pirolisis sebelum melakukan banyak pengujian di laboratorium. Dengan tingkat kesesuaian yang sangat tinggi terhadap hasil eksperimen, pendekatan ini dapat membantu mengurangi proses trial and error sehingga pengembangan teknologi menjadi lebih efisien,” jelas Dr. Laksmi.

Biohidrokarbon merupakan bahan bakar yang berasal dari bahan-bahan hayati, seperti tanaman, dan juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku industri kimia. Dr. Dewi dan tim memanfaatkan metode pirolisis untuk mengubah karet alam menjadi biohidrokarbon.

Dok.: Dr. Laksmi sebagai pembicara dalam kegiatan Rubber Week yang diselenggarakan oleh PTPN (PT Perkebunan Nusantara)

“Pada proses pirolisis, karet alam dipanaskan pada suhu 300–600 derajat Celsius dalam kondisi minim oksigen selama sekitar 30 menit. Panas tersebut memecah rantai panjang penyusun karet menjadi senyawa yang lebih sederhana. Senyawa yang menguap kemudian didinginkan hingga menjadi minyak biohidrokarbon, sedangkan sisanya menjadi gas yang juga berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber energi. Dengan mengatur suhu dan waktu proses secara tepat, kami dapat mengoptimalkan pembentukan produk bernilai tinggi sekaligus meminimalkan limbah yang dihasilkan,” jelas Dr. Laksmi.

Menurut Dr. Laksmi, optimasi proses tersebut menghasilkan biohidrokarbon dengan karakteristik yang mendekati bahan bakar diesel sekaligus menghasilkan berbagai senyawa bernilai ekonomi.

“Biohidrokarbon yang kami hasilkan memiliki nilai kalor 43,8–45,3 MJ/kg, mendekati bahan bakar diesel komersial. Pada kondisi optimum, sekitar 84,5 persen hasil pirolisis berupa produk cair yang juga mengandung senyawa bernilai ekonomi, seperti limonene, toluena, dan xilena. Temuan ini menunjukkan bahwa karet alam tidak hanya berpotensi menjadi sumber energi terbarukan, tetapi juga bahan baku bagi industri kimia,” ujar Dr. Laksmi.

Temuan tersebut tidak hanya membuka peluang pemanfaatan karet alam sebagai sumber energi terbarukan, tetapi juga memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan teknologi konversi biomassa yang lebih efisien. Model yang dikembangkan tim peneliti berpotensi diterapkan pada berbagai jenis biomassa lain sehingga dapat membantu mempercepat penelitian dan pengembangan biohidrokarbon di masa mendatang.

Pjs. Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. tech. Djoko Triyono, M.Si., mengapresiasi capaian tersebut sebagai wujud kontribusi perguruan tinggi dalam menghadirkan inovasi berbasis sains untuk mendukung transisi energi nasional.

“Universitas Pertamina berkomitmen menghasilkan lulusan yang mampu menjawab tantangan industri melalui penguasaan sains, rekayasa, dan inovasi. Di Program Studi Teknik Kimia, mahasiswa dibekali kompetensi melalui peminatan Teknik Sistem Proses Kimia Berkelanjutan dan Rekayasa Energi serta Material Maju untuk Energi dan Pengembangan Proses, sehingga mampu mengembangkan solusi bernilai tambah dari sumber daya lokal. Penelitian ini menjadi contoh bagaimana pembelajaran dan riset dapat melahirkan inovasi yang mendukung ketahanan energi sekaligus pembangunan berkelanjutan,” tutup Prof. Djoko.

Tags: berita patijakartajatengkabar patiKampusmediapatinewspatipati hari inipatihitspatinewspertaminasentralpatinewssuara patisuarapatinewsUniversitas PertaminaUperwarta pati
m@s

m@s

Related Posts

Polres Rembang Raih Predikat Satker Istimewa, Bukti Komitmen Dalam Pengelolaan Keuangan Negara Yang Akuntabel
Berita

Polres Rembang Raih Predikat Satker Istimewa, Bukti Komitmen Dalam Pengelolaan Keuangan Negara Yang Akuntabel

22 Juli 2026
12
Polres Rembang Terima Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas 17 Agustus Semarang
Berita

Polres Rembang Terima Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas 17 Agustus Semarang

22 Juli 2026
12
Gaktibplin Polres Rembang, Sipropam Polres Rembang Perketat Disiplin Personel dan Cegah Pelanggaran
Berita

Gaktibplin Polres Rembang, Sipropam Polres Rembang Perketat Disiplin Personel dan Cegah Pelanggaran

22 Juli 2026
11
Deteksi Dini Narkoba, Propam dan Sidokkes Polres Rembang Gelar Tes Urine Mendadak untuk Personel
Berita

Deteksi Dini Narkoba, Propam dan Sidokkes Polres Rembang Gelar Tes Urine Mendadak untuk Personel

22 Juli 2026
11
Kapolsek Sarang Hadiri Pembukaan Turnamen Futsal dan Esport Bupati Cup VII Kabupaten Rembang 2026
Berita

Kapolsek Sarang Hadiri Pembukaan Turnamen Futsal dan Esport Bupati Cup VII Kabupaten Rembang 2026

22 Juli 2026
11
Kepala DPUTR Pati Tegaskan Retribusi Pemanfaatan Aset Daerah Sah, Usulan Pengembalian Rp10,7 Juta Tunggu Keputusan Plt Bupati
Berita

Kepala DPUTR Pati Tegaskan Retribusi Pemanfaatan Aset Daerah Sah, Usulan Pengembalian Rp10,7 Juta Tunggu Keputusan Plt Bupati

21 Juli 2026
203
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Polres Rembang Raih Predikat Satker Istimewa, Bukti Komitmen Dalam Pengelolaan Keuangan Negara Yang Akuntabel
  • Polres Rembang Terima Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas 17 Agustus Semarang
  • Gaktibplin Polres Rembang, Sipropam Polres Rembang Perketat Disiplin Personel dan Cegah Pelanggaran
  • Deteksi Dini Narkoba, Propam dan Sidokkes Polres Rembang Gelar Tes Urine Mendadak untuk Personel
  • Kapolsek Sarang Hadiri Pembukaan Turnamen Futsal dan Esport Bupati Cup VII Kabupaten Rembang 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.