PATI, PATINEWS.COM
Pasar Timur Tengah, jadi sasaran berikutnya pemasaran Batik Asal Pati, hal itu menyusul bakal digelarnya pameran internasional aneka batik asli produksi Kabupaten Pati.
Hal tersebut diungkapkan koordinator Pati Garis Lucu (PGL), Budi Antoro pada Minggu, 20 Desember 2020. “Sudah ada 20 pengusaha kelas dunia dari Timur Tengah, diantaranya dari Abu Dhabi, yang menyatakan akan datang untuk melihat pameran batik di Pati,” jelasnya.
Untuk menggelar pameran batik berkelas internasional itu, pihak PGL belum berani mematok tanggal pastinya. Karena kondisi di tanah air, masih terjadi pandemi Covid-19.
“Kami sebenarnya sudah menawarkan ke grub pengusaha TimTeng. Bahwa pameran bisa digelar secara live virtual karena alasan pandemi Covid19. Tetapi mereka tidak mau. Karena pinginnya, mereka bisa melihat langsung aneka batik di Pati,” sambung Budi Antoro.
Kerepotan lain dalam penyiapan rencana pameran batik internasional ini, lanjut Budi, para pengusaha TimTeng ingin menikmati pameran, dengan tampilan diruang (alam) terbuka. Seperti di gunung atau pantai.
“Padahal, saat ini sedang musim penghujan,” keluh Budi.
Sambil menunggu usainya dua hambatan tersebut, Ia mengaku, memanfaatkan waktu, dengan meneliti aneka jenis batik yang tersebar di wilayah Pati, yang akan dipamerkan. Serta calon lokasi pameran.
Untuk tim SDA, diketuai Agus Supriyanto. Tugasnya mencari lokasi seminar. Tim akan menyusuri daerah Sukolilo, karena mengandalkan view gunung gamping (cadas). Juga ke kawasan pantai Juwana, Trangkil, Tayu dan Dukuhseti. Serta ke daerah sejuk, seperti Gembong, Tlogowungu dan Gunungwungkal.
Sedang tim SDM, dipimpin Ahmad Mufid yang menyiapkan batik dan peragawati lokal, yang akan on stage, dalam prosesi pameran.
“Tim juga bertugas menyiapkan menu hidangan khas Pati. Seperti sega gandul, tewel Tambakromo, jeruk pamelo, dumbeg dan ikan laut,” pungkasnya.
(*/pn/cc)







