“Salah satu permasalahan di masyarakat Desa Payak, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati adalah susahnya memberikan pembelajaran yang efektif kepada anak-anak di masa pandemi seperti saat ini. Adanya mahasiswa yang sedang melangsungkan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai wujud pengabdian di masyarakat sangatlah membantu, termasuk dalam dunia pendidikan berkat bimbingan belajar (bimbel) gratis yang dihadirkan sebagai salah satu program kerja”
COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh coronavirus yang baru ditemukan setahun ini. Sebagian besar orang yang terinfeksi virus COVID-19 akan mengalami penyakit pernapasan ringan hingga sedang dan sembuh tanpa memerlukan perawatan khusus. Orang yang lebih tua, dan mereka yang memiliki masalah medis mendasar seperti penyakit kardiovaskular, diabetes, penyakit pernapasan kronis, dan kanker lebih mungkin mengembangkan penyakit serius (WHO).
Tentunya dampak virus Covid – 19 tidak hanya menyerang dunia dalam segi kesehatan saja, melainkan semua segi dan sisi dunia juga ikut terserang, termasuk dunia pendidikan. Di Indonesia sendiri penerapan pembelajaran yang semula secara tatap muka diganti dengan daring (online). Pembelajaran yang dilakukan mengandalkan gawai untuk membantu siswa dalam menerima dan memahami materi yang diberikan oleh guru. Proses peralihan pembelajaran tersebut tentu menuntut pihak yang terlibat harus mempunyai dan dapat mengoperasikan gawainya.
Untuk anak-anak hal tersebut tentu menyulitkan, mengingat kemampuan mereka dalam menggunakan gawai masih minim dan disinilah peran orang tua sangat dibutuhkan. Orang tua berperan dalam membantu anaknya menerima materi yang diberikan guru serta berusaha menjelaskan materi yang ada. Untuk beberapa orang tua yang mempunyai latar belakang pendidikan yang mumpuni tentu hal tersebut bukanlah masalah, tetapi bagaimana jika orang tua tidak memiliki latar belakang pendidikan yang mumpuni?.
Beberapa orang tua mungkin akan memilih merogoh kantung lebih dalam guna menitipkan anaknya ke tempat les agar materi yang diberikan guru dapat dimengerti dengan baik. Dan beberapa lagi memilih mencari jawaban secara instant melalui internet karena keterbatasan kemampuan baik pendidikan maupun financial. Selain itu, banyak orang tua yang mengeluhkan susahnya menjelaskan materi kepada anak karena tidak terbiasa. Hal tersebut terkadang dapat mengurasi tenaga serta emosi yang pada akhirnya justru menimbulkan konflik antara orang tua dan anak.
Berawal dari keprihatinan tersebut, maka bantuan bimbingan belajar secara gratis sangat diperlukan masyarakat. Untuk memberikan bimbingan belajar secara efektif, maka program kerja yang dilakukan di lakukan secara terjadwal. Hal tersebut dilakukan agar para orang tua dan anak-anak mengetahui secara pasti kapan proses bimbingan belajar dilakukan tanpa menimbulkan kebingungan. Berikut jadwal yang digunakan dalam memberikan bimbingan belajar secara gratis kepada anak-anak Desa Payak:
| Hari | Pukul | Rentang Kelas |
| Senin | 09.00 – 10.30 | 4 SD – 6 SD |
| Selasa | 09.00 – 10.30 | 1 SMP – 3 SMP |
| Rabu | 09.00 – 10.30 | 4 SD – 6 SD |
| Kamis | 09.00 – 10.30 | 1 SMP – 3 SMP |
Dari kegiatan yang telah berlangsung, antusias yang diberikan anak-anak sangatlah tinggi. Hal ini terlihat dari kehadiran anak-anak secara rutin dan keaktifan dalam bertanya seputar materi belajar yang diterima. Tidak hanya itu, orang tua juga turut serta mengawasi dan mengingatkan jadwal anaknya dalam menerima bimbingan belajar. Adapun dampak yang dihadirkan dengan adanya bimbingan belajar ini yakni sebagai berikut:
- Anak-anak dapat mengatasi masalah belajarnya
Sebelum adanya bimbingan belajar oleh mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang, anak-anak mengaku malas belajar dan cenderung memilih mencari jawaban melalui internet. Sehingga materi yang diterima tidak dipelajari. Tetapi setelah mengikuti bimbingan belajar, anak-anak mengaku lebih semangat dalam mempelajari materi karena dijelaskan dan dapat bertanya secara langsung.
- Anak-anak dapat berkonsultasi dan mendapat ilmu baru
Bimbingan belajar yang dilakukan tidak hanya menekankan kepada materi yang diberikan oleh pihak sekolah. Tetapi, saat waktu santai maka diadakan diskusi dimana anak-anak dapat bertanya hal-hal di luar pelajaran sekolah dan bercerita tentang keingintahuannya yang cenderung besar.
- Orang tua lebih tenang
Dengan adanya bimbingan belajar ini para orang tua mengaku sangat terbantu dalam proses belajar daring yang berlangsung. Bahkan sebagai ucapan terimakasih beberapa orang tua memberikan makanan ringan kepada para mahasiswa.
- Menghemat pengeluaran
Seperti yang kita ketahui pembelajaran daring menuntut semua pekerjaan sekolah dilakukan secara online. Sebelum adanya bimbingan belajar oleh mahasiswa KKN, para orang tua mengaku banyak mencari jawaban dan mempelajari materi sekolah anaknya secara online. Hal ini tentu memerlukan banyak penggunaan data internet. Tetapi dengan adanya bimbingan belajar penggunaan data internet menjadi lebih hemat.
Program kerja bimbingan belajar secara gratis ini telah berjalandengan baik dimana tingkat antusias yang diberikan oleh pihak-pihak yang terlibat sangatlah tinggi. Semoga dengan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat dapat memberikan kesan baik selama melangsungkan pengabdian selama 45 hari di Desa Payak, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati.




