• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Berita

Pentingnya Komunikasi bagi Warga Binaan: Kisah Seorang Perempuan di Rutan Rembang

patinews.com by patinews.com
24 Desember 2024
in Berita
Reading Time: 3 mins read
A A
0
124
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

Pentingnya Komunikasi bagi Warga Binaan: Kisah Seorang Perempuan di Rutan Rembang

Komunikasi menjadi salah satu aspek penting dalam kehidupan warga binaan di Rutan Kelas IIB Rembang. Hal ini diungkapkan oleh salah satu warga binaan wanita yang telah menjalani masa tahanan selama dua tahun. Dalam wawancara yang dilakukan, ia menceritakan pengalaman serta tantangan yang dihadapinya dalam menjalin komunikasi, baik dengan petugas, sesama warga binaan, maupun keluarga. Warga binaan tersebut mengungkapkan bahwa dirinya jarang berkomunikasi dengan sesama warga binaan karena keterbatasan jarak. “Biasanya saya ngobrol dengan ibu-ibu petugas saja. Kalau sama sesama warga binaan, susah karena jaraknya jauh,” ujarnya.

RelatedPosts

Berbekal Kunci T, Dua Pelaku Curanmor Lintas Daerah Dibekuk Satreskrim Polres Rembang

Motor Raib Saat Orkes Dangdut, Satreskrim Polres Rembang Bergerak Cepat Ringkus Pelaku

Pelaksanaan Kurban RS Mitra Bangsa: Wujud Kepedulian Kepada Masyarakat

Ia juga menyampaikan bahwa perbedaan peran antara petugas dan warga binaan menciptakan jarak emosional. “Kita kan nggak bisa terlalu terbuka sama ibu petugas. Nggak seperti sama teman sendiri,” tambahnya. Komunikasi dengan keluarga dilakukan melalui telepon atau kunjungan langsung (besukan). Meskipun telepon sering dilakukan, kendala biaya menjadi penghalang. “Kalau telepon tergantung pulsa. Biasanya 10 menit untuk Rp10.000, kalau Rp15.000 bisa 15 menit,” jelasnya.  Untuk kunjungan, waktu yang tersedia juga terasa terbatas. “Keluarga saya membesuk cuma sebulan dua kali, dan waktunya pendek. Rasanya masih kurang,” ungkapnya dengan nada sedih. 

Menurutnya, komunikasi sangat penting untuk mengurangi stres dan rasa kesepian. “Kalau komunikasinya lancar, rasanya lebih semangat dan tenang. Tapi kalau kurang lancar, jadi sedih,” tuturnya. Ia juga bercerita bahwa ada beberapa petugas yang bersedia mendengarkan keluhannya, yang sangat membantu dalam meringankan beban emosional. Warga binaan ini berharap agar komunikasi dengan keluarga dapat lebih sering dilakukan. Ia juga menginginkan adanya fasilitas panggilan video dengan biaya lebih terjangkau, seperti yang pernah ada sebelumnya. “Dulu ada panggilan gratis sampai 1,5 jam. Sekarang lebih susah karena biaya,” kenangnya. 

Ketika ditanya apakah ada perubahan pola komunikasi dibandingkan sebelum masuk Rutan, ia mengaku bahwa hidup di dalam Rutan membuatnya lebih menghargai momen berkomunikasi. “Kalau di rumah kan bisa ngobrol kapan saja. Tapi di sini, semuanya harus direncanakan. Jadi rasanya ngobrol itu susah-susah gampang,” katanya. 

Komunikasi, menurutnya, adalah jembatan untuk tetap merasa terhubung, baik dengan dunia luar maupun orang-orang di sekitarnya. Ia berharap agar lebih banyak peluang untuk berbicara dengan keluarga, sehingga rasa rindu dan beban psikologis dapat terkurangi. Ini menggarisbawahi pentingnya komunikasi sebagai bagian dari kebutuhan psikososial warga binaan di Rutan, serta bagaimana hambatan komunikasi dapat berdampak pada kesejahteraan emosional mereka.

Dari sisi petugas, ada pandangan yang berbeda terkait komunikasi di dalam rutan, khususnya antara lawan jenis. Petugas mengungkapkan bahwa komunikasi antar lawan jenis dikhawatirkan dapat disalahgunakan. “Bukan suatu peraturan kalau harus komunikasi dengan lawan jenis. Malah itu justru larangan, takutnya nanti terjadi apa-apa,” ujar salah satu petugas. Dulu, ketika jumlah warga binaan perempuan masih lebih banyak, komunikasi di blok lebih leluasa, sehingga mereka tidak merasa kesepian.

Petugas juga menekankan pentingnya membuka diri untuk menerima keluhan warga binaan. “Kami sebagai petugas bebas mendengarkan dan memberikan solusi, setidaknya bisa mengurangi beban permasalahan mereka,” tambahnya. Namun, mereka mengakui bahwa sifat dan karakter petugas berbeda-beda, yang bisa memengaruhi bagaimana warga binaan merasa nyaman untuk berbicara.

Petugas juga menyadari bahwa kesepian dapat berdampak buruk bagi kesejahteraan warga binaan. Untuk itu, beberapa langkah diambil untuk mengurangi rasa kesepian, seperti memperbaiki televisi yang sebelumnya rusak. “Mungkin dia merasa kesepian karena dia cuma satu-satunya di sana kan, dan tidak ada yang bisa diajak bicara sama sekali. Sekarang sudah ada TV, dulu TV-nya itu rusak waktu di blok masih ada banyak, tapi semenjak cuma ada dia, TV-nya diperbaiki supaya dia tidak kesepian sebagai pengganti teman ngobrol,” ungkap petugas.

Komunikasi menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi warga binaan, baik untuk menjaga kesehatan mental maupun mengurangi rasa kesepian. Hambatan komunikasi, seperti keterbatasan fasilitas dan waktu, dapat berdampak signifikan pada kesejahteraan emosional mereka. Dengan dukungan dari petugas serta peningkatan fasilitas komunikasi, diharapkan kebutuhan psikososial warga binaan dapat terpenuhi dengan lebih baik, sehingga mereka dapat menjalani masa tahanan dengan lebih tenang dan terhubung.

 

DOKUMENTASI

Tags: berita patijatengkabar patimediapatinewspatipati hari inipatihitspatinewssentralpatinewssuara patisuarapatinewswarta pati
patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Berbekal Kunci T, Dua Pelaku Curanmor Lintas Daerah Dibekuk Satreskrim Polres Rembang
Berita

Berbekal Kunci T, Dua Pelaku Curanmor Lintas Daerah Dibekuk Satreskrim Polres Rembang

29 Mei 2026
19
Motor Raib Saat Orkes Dangdut, Satreskrim Polres Rembang Bergerak Cepat Ringkus Pelaku
Berita

Motor Raib Saat Orkes Dangdut, Satreskrim Polres Rembang Bergerak Cepat Ringkus Pelaku

29 Mei 2026
15
Pelaksanaan Kurban RS Mitra Bangsa: Wujud Kepedulian Kepada Masyarakat
Berita

Pelaksanaan Kurban RS Mitra Bangsa: Wujud Kepedulian Kepada Masyarakat

28 Mei 2026
32
Maknai Semangat Iduladha, Jasa Raharja Bagikan Ribuan Paket Daging Kurban untuk Masyarakat
Berita

Maknai Semangat Iduladha, Jasa Raharja Bagikan Ribuan Paket Daging Kurban untuk Masyarakat

28 Mei 2026
18
Polres Rembang Tingkatkan Patroli dan Pengamanan di Kawasan Wisata Pantai Karang Jahe Beach dan Pantai Pasir Putih Wates
Berita

Polres Rembang Tingkatkan Patroli dan Pengamanan di Kawasan Wisata Pantai Karang Jahe Beach dan Pantai Pasir Putih Wates

28 Mei 2026
16
Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha 1447 H, Polres Rembang Salurkan Hewan Qurban
Berita

Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha 1447 H, Polres Rembang Salurkan Hewan Qurban

27 Mei 2026
18
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Kasat Lantas Polres Rembang Hadiri Kegiatan “Polantas Menyapa” Bersama Kakorlantas Polri di Jepara
  • Listrik di Pati Sering Byar-Pet, Ini Penjelasan PLN Lur
  • Listrik di Pati Sering Byar-Pet, Ini Penjelasan PLN Lur
  • Listrik di Pati Sering Byar-Pet, Ini Penjelasan PLN Lur
  • Honda Beat Raib Saat Salat Subuh, Polisi Buru Pelaku Curanmor di Tambakromo
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.