
Patinews.com – Jaken, (Sabtu, 18 Pebruari 2017), Jamban adalah suatu ruangan yang mempunyai fasilitas pembuangan kotoran / feses yang terdiri atas tempat jongkok atau tempat duduk dengan leher angsa atau tanpa leher angsa (cemplung) yang dilengkapi dengan unit penampungan kotoran dan air untuk membersihkannya.
Jamban merupakan sanitasi dasar penting yang harus dimiliki setiap masyarakat. Sebenarnya masyarakat sadar dan mengerti arti pentingnya mempunyai jamban sendiri di rumah. Alasan utama yangselalu diungkapkan masyarakat mengapa sampai saat ini belum memiliki jamban keluarga adalah tidak atau belum mempunyai uang melihat faktor kenyataan tersebut, sebenarnya tidak adanya jamban di setiap rumah tangga bukan semata faktor ekonomi, Tetapi lebih kepada adanya kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, jamban pun tidak harus mewah dengan biaya yang mahal.
Cukup yang sederhana saja disesuaikan dengan kemampuan ekonomi rumah tangga. Buat apa jamban yang mewah sementara perilaku buang air besar (BAB) masih tetap sembarangan.Ada faktor lain yang menyebabkan masyarakat untuk membuat atau membangun jamban yaitu ketergantungan pada bantuan pemerintah dalam hal membangun jamban. Program pembangunan jamban yang dilakukan selama ini kurang optimal khususnya dalam membangun perubahan masyarakat. pendekatan yang dilakukan mempunyai karaktereistik yang berorientasi kepada konstruksi atau bangunan fisik jamban saja,tanpa ada upaya pendidikan perilaku hidup bersih dan sehat yang memadai selain itu desain jamban yang dianjurkan seringkali mahal bagi keluarga miskin.
Koramil 16/Jaken mulai tanggal 01 Pebruari 2017 mendapat kepercayaan dari Kodim 0718/Pati untuk melaksanakan Jambanisasi sebanyak 110 buah yang bertempat di desa Trikoyo Jaken direncanakan target selesai nanti pada tanggal 24 Pebruari 2017. Meskipun dihadapkan cuaca yang tak menentu tapi target harus selesai tepat waktu. Adapun sampai hari ini Sabtu tanggal 18 Pebruari 2017 sudah mencapai sebagai berikut :
1.Jayari hasil 100 %
2.Wasis hasil 100 %
3.karto hasil 100 %
4.Jarpan Rt 1/1 hasil 100 %
5.Santoso hasil 100 %
6.sunali hasil 100 %
7.Kardi hasil 100 %
8.Kawi hasil 100 %
9. Wagiman 100 %
10.Damin hasil 100 %
11.Jani hasil 100 %
12.Sulastriningsih hasil100 %
13. Jono 100 %
14. Umbarno 100%
15.Moyong 100 %
16.Tariyam hasil 100%
17.Sarkawi hasil 100 %
18. Supardi hasil 100 %
19. Nyari hasil 100 %
20. Jarpan Rt 1/2 hasil 100 %
21. Jardi hasil 100 %
22. Damuri hasil 100 %
23. Umbar hasil 100 %
24. Usup hasil 100 %
25. Sasri hasil 100 %
26. Ruminah hasil 100 %
27. Wakidin hasil 100 %
28. Sawi hasil 100 %
29. Suwarbun hasil 100 %
30. Rasini hasil 100 %
31. Warko hasil 100 %
32. Sadin hasil 100 %
33. Towo hasil 100 %
34. Yati hasil 100 %
35. Taberi hasil 100 %
36. Mbah dam kami 100 %
37. Warsini hasil 100 %
38. Sadiran hasil 100 %
39. Jasemi hasil 100 %
40. Sulasih hasil 100 %
41. Surti haail 100 %
42. Senawi hasil 100 %
43. Saban hasil 100 %
44. Jumiati hasil 100 %
45. Sukemi hasil 100 %
46. Jarmi hasil 100 %
47. Ngatemi hasil 100 %
48. Sukini hasil 100 %
49. Lasemi hasil 100 %
50. Parti hasil 100 %
51. Sarwi hasil 100 %
52. Sakimin hasil 100 %
53. Sukaryono hasil 100 %
54. Sunik hasil 100 %
55. Juremi hasil 100 %
56. Sargu hasil 100 %
57. Sugeng hasil 100 %
58. Mani hasil 100 %
59. Dandang hasil 100 %
60. Sugino hasil 100%
61. Gunasri hasil 100 %
62. Wasinah hasil 100 %
63. Wakinah hasil 100 %
64. Margo hasil 100 %
65. Sugino hasil 100 %
66. Nyarwi hasil 100 %
67. Harnoko hasil 100 %
68. Lari hasil 100 %
69. Sutopo hasil 100 %
70. Suyadi hasil 100 %
71. Jasemi hasil 100 %
72. Gasmiyatun hasil 100 %
73. Parijah hasil 100 %
74. Lami hasil 100 %
75. Supri hasil 100 %
76. Muri hasil 100 %
77. Paridin hasil 100 %
78. Samsi hasil 100 %
79. Sakur hasil 100%
80. Kalis hasil 90 %
81. Anis hasil 90 %
82. Sariman hasil 90 %
83. Toyib hasil 90 %
84. Sumar hasil 90%
85. Sarpi hasil 90%
86. Padang hasil 70 %
87. Podo hasil 70 %
88. Suwarni hasil 70 %
89. Tompo hasil 70 %
90. Ngarjan hasil 70 %
Total hasil dari tanggal 1 Februari hingga hari ini tanggal 18 Februari 2017 :
1.Hasil 100% sebanyak 79 unit jamban.
2.Hasil 90% sebanyak 6 unit
3.Hasil 70% sebanyak 5 unit
Danramil 16/Kapten Inf Urip Widodo mengatakan, “program jambanisasi ini dilaksanakan dari tanggal 1 Pebruari 2017. Kegiatan ini merupakan aksi sosial untuk membantu agar masyarakat mempunyai jamban. Kita ingin memberantas penyakit diare dengan jambanisasi sehingga masyarakat hidup sehat”.
“Adapun manfaat kegiatan selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama di bidang kebersihan dan kesehatan lingkungan masyarakat dan juga masyarakat dapat menikmati sarana jamban di tiap-tiap rumah tempat tinggalnya sehingga dapat terwujud hidup bersih dan sehat.Diharapkan kegiatan ini menjadikan rakyat untuk dapat bersinergi dengan TNI dan menjadikan hubungan TNI dan Rakyat semakin kuat”, pungkas Danramil Jaken. (Patinews.com/ Pendim Pati)






