
Patinews.com – Margorejo, (Rabu, 8 Februari 2017) Bertempat di aula Kecamatan Margorejo telah dilaksanakan rapat penjaringan aspirasi masyarakat (Jaring Asmara) tentang pembangunan yang akan di laksanakan dalam usulan tahun anggaran 2018.
Dalam sambutannya camat mengucapkan trimakasih kepada semua tamu yang hadir dalam kegiatan rapat tersebut diatas. Camat margorejo juga mengharapkan dalam usulan – usulan yang di sampaikan dapat di realisasi dalam penentuan kebijakan pwmbangunan pada saat musrenbang tingkat kabupaten.
Danramil 12 margorejo yang kali ini di wakili oleh batuud ramil 12 margorejo Pelda Kunaryoto. Dalam sambutannya Batuud Ramil 12 Margorejo meminta maaf karena danramil 12 margorejo tidak bisa hadir dan mewakilkan kepada Batuud. Batuud mengucapkan trimaksih atas terlaksananya rapat ini yang merupakan rapat yang sangat penting dalam pembangunan bagi masyarakat kecamatan Margorejo, lebih luasnya bagi kelangsungan pembangunan nasional yaitu terwujudnya pembangunan yang membawa kemaslahatan rakyat dan bangsa indonesia.
Batuud juga mengusulkan atas perintah danramil dalam hal,
- Untuk terciptanya dan terwujudnya masyarakat dalam hal berpola hidup yg bersih dan sehat.batuud mengajak dan menyampaikan agar rencana pembangunan masyarakat yang belum mempunyai jamban.dalam kesempatan ini diharapkan para kepala desa membantu dan menganggarkan pembuatan dan pembikinan jamban, bagi warga yang belum memiliki jamban.
- Batuud ramil 12 juga menyampaikan dan mendorong kepada para kades untuk mengajak masyarakatnya yang putus sekolah ataupun dalam usia sekolah tidak bersekolah untuk mengajak ataupun membantu masyarakatnya untuk bersekolah di SKB yang di bentuk dan difasilitasi oleh pemerintah.
- Mengajukan pemasangan trefelig /lampu kedip yang letaknya di pertigaan desa Badegan kecamatan Margorejo.
Kapolsek margorejo yang di wakili oleh Wakapolsek Margorejo mengharapakn dan menyampaikan kepada para kades dalam mengelola keuangan yang sekarang ini jumlahnya besar agar berhati – hati. Karena BPK maupun KPK akan mengaudit keuangan sampai tingkat desa. Ini di sebabkan karene besaran dana yang di terima oleh masing -masing Desa. Wakapolsek juga mengusulkan untuk pengelompokan untuk menyusun rencana pengumpulan aspirasi pembangunan tiap – tiap desa. (Patinews.com/ ht)






