Tahun 2021 merupakan tahun dimana terjadinya kisah unik yang dialami oleh Mahasiswa Undip. Pasalnya, pada kegiatan KKN kali ini, tema yang diangkat adalah “Pulang Kampung” yang mana mengharuskan tiap mahasiswa melakukan kegiatan KKN secara individu dan dilakukan di daerah tempat tinggalnya masing masing akibat dampak besar dari terjadinya wabah Covid-19.
Kayen (02/2), Hari selasa pada minggu ke 5 pelaksanaan KKN, mahasiswa Undip melakukan sosialisasi kepada anak anak di RW 04 Desa Kayen, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, tentang penghijauan. Program tersebut dilakukan atas dasar survey lokasi mengenai ruang terbuka hijau yang semakin minim dan kesadaran masyarakat dalam melakukan penghijaun. Ruang terbuka hijau yang sejatinya diisi oleh banyak tanaman malah semakin dialihkan oleh masyarakat untuk diubah menjadi bangunan. Hal ini membuat efek dari lingkungan yang sulit untuk menampung air hujan sehingga dampak besarnya adalah terjadinya banjir.
Mahasiswa Undip menilai hal tersebut harus bisa diluruskan, sebab efeknya akan terjadi di kemudian hari. Minimnya kesadaran yang dimiliki oleh masyarakat harus bisa dituntaskan demi membuat kondisi lingkungan yang lebih hijau, khususnya pada anak anak. Anak anak di RT 09 RW 04 Desa Kayen, mengaku belum pernah menanam pohon. Hal ini diperparah dengan adanya sikap dari anak anak yang lebih cenderung bermain game ketimbang peduli dengan alam. Berdasarkan pertimbangan itu, Mahasiswa Undip bernama Faqih Mirza M, berinisiatif untuk melakukan program sosialisasi dan memberikan pengajaran mengenai bagaimana untuk menanam tanaman sebagai bagian dari proyek penghijauan.
Program dilakukan dengan menggunakan 2 metode, yakni sosialisasi dan pemberian materi tentang pentingnya penanaman tanaman, serta melakukan praktek langsung dalam proses menanam. Tanaman yang dipilih juga tanaman yang tidak asing bagi kehidupan sehari hari, yaitu tanaman cabai, sehingga diharapkan dapat meningkatkan memori bagi anak anak dalam melakukan penanaman dan merasakan hasil dari apa yang ditanam. Penanaman tanaman ini juga dilakukan pada media botol bekas sebagai pot alternatif, hal ini digunakan untuk mengatasi lahan yang semakin menipis, dan memperkenalkan juga kepada anak anak bahwa menanam pohon di lahan yang sempit itu bisa dilakukan.
Program penghijauan tersebut diharapkan mampu untuk mengedukasi anak anak khususnya RT 04 RW 09 Desa Kayen, sehingga memberikan mereka kesadaran akan pentingnya tumbuhan hijau bagi kehidupan.
Penulis : Faqih Mirza M (Teknik PWK)







