Di dalam Tangan merupakan salah satu anggota tubuh yang rentan terkena bakteri atau kuman penyebab penyakit yang tak terlihat dengan mata. Sebagian besar aktivitas pun banyak melibatkan tangan untuk bersentuhan dengan benda-benda lain yang mungkin terdapat berbagai jenis bakteri atau kuman.Agar si Kecil tidak terkena serangan penyakit, Mama sebaiknya menerapkan kebiasaan untuk mencuci tangan dengan sabun setelah si Kecil bermain dari luar, sebelum makan dan setelah buang air
Untuk itu Sabun jenis apa saja dapat membunuh kuman atau bakteri, karena sabun memiliki dua sisi molekul, dimana satu sisinya akan tertarik dengan air sementara sisi lainnya tertarik dengan lemak. Jadi ketika molekul sabun bersentuhan dengan air dan lemak, maka akan memecah balutan lemak, sehingga partikel lemak buyar dan menyatu dengan air. Nah, kondisi inilah dimana kuman atau bakteri akan dibasmi dan hilang.Namun, proses pemecahan partikel lemak pada kuman atau bakteri membutuhkan waktu, yaitu selama kurang lebih 20 detik. Sebaiknya Mama mengajarkan si Kecil untuk membiasakan cuci tangan pada waktu-waktu berikut ini:
Sebelum dan sesudah makan
Setelah beraktivitas dari luar rumah
Setelah batuk atau bersin
Sehabis memegang benda-benda kotor, seperti membuang sampah
Sehabis memegang hewan
Setelah kembali dari toilet
Sebelum beristirahat di tempat tidur
Bila di sekitar Mama tidak ada sabun atau air bersih.
Mama bisa menggunakan hand sanitizer untuk membersihkan tangan sementara. Lalu setelah menemukan air dan sabun, Mama sebaiknya langsung membersihkan tangan menggunakannya. Namum bila tangan si Kecil mengalami iritasi, Mama bisa memakai tisu basah khusus untuk bayi yang bebas alkohol untuk membersihkan tangan si Kecil menggantikan hand sanitizer.Mari mengajarkan si Kecil untuk rajin mencuci tangan agar terhindar dari kuman dan bakteri penyebab penyakit. Mama juga bisa membaca artikel lain mengenai tips menjaga kebersihan si Kecil di rumah. Tangan merupakan salah satu anggota tubuh yang rentan terkena bakteri atau kuman penyebab penyakit yang tak terlihat dengan mata. Sebagian besar aktivitas pun banyak melibatkan tangan untuk bersentuhan dengan benda-benda lain yang mungkin terdapat berbagai jenis bakteri atau kuman. Agar si Kecil tidak terkena serangan penyakit, Mama sebaiknya menerapkan kebiasaan untuk mencuci tangan dengan sabun setelah si Kecil bermain dari luar, sebelum makan dan setelah buang air. Sabun seperti apakah yang efektif untuk membunuh kuman atau bakteri? Sabun jenis apa saja dapat membunuh kuman atau bakteri, karena sabun memiliki dua sisi molekul, dimana satu sisinya akan tertarik dengan air sementara sisi lainnya tertarik dengan lemak. Jadi ketika molekul sabun bersentuhan dengan air dan lemak, maka akan memecah balutan lemak, sehingga partikel lemak buyar dan menyatu dengan air. Nah, kondisi inilah dimana kuman atau bakteri akan dibasmi dan hilang.
Namun, proses pemecahan partikel lemak pada kuman atau bakteri membutuhkan waktu, yaitu selama kurang lebih 20 detik. Kapan waktu yang tepat untuk mencuci tangan? Sebaiknya Mama mengajarkan si Kecil untuk membiasakan cuci tangan pada waktu-waktu berikut ini: Sebelum dan sesudah makan Setelah beraktivitas dari luar rumah Setelah batuk atau bersin Sehabis memegang benda-benda kotor, seperti membuang sampah Sehabis memegang hewan Setelah kembali dari toilet Sebelum beristirahat di tempat tidur Bagaimana cara mencuci tangan yang benar sesuai dengan anjuran.oleh karena itu kita harus menjdai pribadi yang bersih.
Penulis :Kukuh Kumara







