Selama masa pandemi covid-19 semua pendidikan anak usia dini PAUD, taman kanak-kanak TK, Sekolah dasar SD diharuskan untuk mengikuti pembelajaran secara daring. Namun masih banyak orang tua yang belum mengetahui cara mengajar yang efektif bagi anak ketika harus belajar dirumah.
Selama masa pandemi ini banyak orang tua yang masih kebingungan bagaimana caranya agar dapat memahami pembelajaran anaknya, karena minimnya koordinasi dengan guru.
Pada anak usia dini PAUD atau TK itu sangat memerlukan pendampingan khusus orang tua selama belajar di rumah, karena memerlukan metode pendidikan khusus untuk membantu anak-anak menyerap ilmu dan menerapkan 6 aspek.
Disini saya mau memberikan beberapa cara agar orang tua bisa mendampingi anaknya belajar dari rumah dengan lebih menyenangkan, karena dukungan orang tua atau wali murid sangatlah penting dalam kelangsungan pendidikan belajar dari rumah.
- Memberikan suasana belajar yang kondusif
Mendampingi anak belajar daring yang harus dipersiapkan adalah suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan. Jika anak mulai merasa bosan ketika harus berdiam diri di rumah. Oleh karena itu kita sebagai orang tua harus bisa membuat anak lebih semangat untuk belajar lagi. Misalkan ajak anak bermain di halaman rumah, agar motorik kasar dan halus anak bisa berkembang dengan baik. Selain itu kita bisa mengizinkan anak untuk istirahat sejenak sambil makan atau minum kesukaannya.
- Membuat jadwal belajar harian
Setelah menyiapkan belajar yang kondusif ada lagi cara mendampingi anak belajar daring yaitu orang tua harus membuat jadwal belajar supaya jadwal belajar anak tersusun dengan rapi mulai dari bangun tidur, sarapan, kapan waktu belajar, kapan waktu istirahat, waktu bermain. Berapapun usia anak, kita harus mengajarkan kepada mereka untuk selalu menepati jadwal. Agar anak-anak terlatih disiplin sejak dini.
- Waktu belajar disesuaikan
Ketika belajar di rumah bukan berarti waktunya harus sama seperti di sekolah. Kita juga harus bisa menyesuaikan dengan kondisi anak, jangan memaksakan anak harus bisa menyelesaikan tugasnya dalam satu waktu. Kita harus bisa memberi target kepada anak yang harus bisa diselesaikan per harinya. Sehingga anak terbebas dari setres untuk belajar di rumah.
- Persiapan dana untuk kuota internet
Dengan kondisi anak belajar di rumah, metode pembelajaran daring adalah menggunakan smart phone artinya orang tua perlu mengalokasikan dana kuota internet. Sebagai orang tua harus memperhatikan betul-betul akses penggunaan kuota internet ini jika anak memiliki gadget sendiri. Ibu harus tetap menentukan batas pemakaian dan waktu yang harus disepakati sama anak.
- Mengikuti webinar
Mengikuti webinar bisa menambahkan referensi aktivitas mendampingi anak belajar di rumah. Bahkan ada yang menjelaskan tutorial mengajarkan anak menggambar. Tidak hanya anak saja yang bervariasi orang tua juga ikut terhibur.
- Mengajak anak untuk bergerak
Selama belajar dirumah anak mungkin terlalu banyak duduk atau beraktifitas di depan layar. Maka orang tua juga perlu mendampingi anak untuk bergerak seperti olahraga senam.
- Ajak anak melakukan pekerjaan rumah
Pekerjaan rumah tangga juga termasuk dalam pembelajaran untuk melatih life skill anak, orang tua bisa menambahkan kegiatan ini sebagai kesibukan anak belajar di rumah seperti menyapu, mengepel, bersih- bersih halaman, membantu ayah mencuci mobil atau motor, melipat baju sendiri, membuat kue bersama ibu bisa dijadikan aktivitas tambahan belajar yang menyenangkan.
Mendampingi anak belajar dirumah sebaiknya dijadikan kegiatan yang menyenangkan. Karena dengan keadaan keadaan seperti ini orang tua bisa lebih dekat dan kreatif mendampingi anak belajar. Karena tidak terbiasa anak merasa sulit di awal jika sudah terbiasa anak terasa menyenangkan apalagi jika wabah pandemi ini sudah berakhir dan anak-anak kembali belajar di sekolah maka anak jadi punya sesuatu yang dirindukan yaitu belajar dengan ayah ibu.
Penulis: Heni Marlina
Prodi: Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)
Fakultas : Tarbiyah Institut Pesantren Mathali’ul Falah







