1.349 Sertifikat Program PTSL di Desa Alasdowo, Dibagikan Bupati

1.349 Sertifikat Program PTSL di Desa Alasdowo, Dibagikan Bupati

Patinews.com – Dukuhseti, Bertempat di Gedung Haji Desa Alasdowo, sebanyak 1.349 sertifikat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2019 diserahkan Bupati Pati Haryanto, kepada masyarakat Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti Pati, Jateng. Senin, (25 November 2019).

Ini merupakan hari ketiga usai di hari sebelumnya dilakukan penyerahan sertifikat di 4 desa yaitu Desa Arumanis, Desa Srikaton, Desa Trimulyo dan Desa Lengkong.

Bupati Pati Haryanto yang menyerahkan sertifikat secara simbolis mengatakan program PTSL ini, tidak semua desa bisa dapat.

Meski para Kades sudah berusaha mengakomodir warga, pelaksanaannya tetap tidak bisa sekaligus, tetap bertahap.

Perlu bersyukur. Sebab apabila mengurus sertifikat tanah secara reguler, biayanya bisa mencapai jutaan. Sedangkan PTSL ini kalaupun ada kesepakatan antara yang bersangkutan, masih tergolong terjangkau”, sambungnya.

Ia kembali menegaskan bahwa PTSL merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk membantu masyarakat.

Jika tidak melalui program ini, mengurus sertifikat tanah sangat mahal,” ujar Bupati.

Mengetahui banyak di antara masyarakat setempat yang bermatapencaharian sebagai petani maupun pedagang garam, Haryanto mempersilakan mereka menggadaikan sertifikat tanah untuk mendapat tambahan modal.

“Bisa digunakan nyetok garam, misalnya. Meskipun saat ini harga garam sedang turun, siapa tahu nanti naik. Karena perdagangan komoditas memang naik-turun. Namun, saya doakan harga garam segera naik,” lanjutnya.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pati Yoyok Hadimulyo Anwar mengatakan, Desa Alasdowo bisa mendapat program PTSL atas kerja keras seluruh perangkat desa.

Ia mengatakan, sertifikat PTSL ini merupakan bukti kepemilikan tanah secara sah yang akan dimiliki secara turun-temurun.

Program ini dapat meminimalisasi risiko adanya sengketa tanah. Sebab, dalam sertifikat batas tanahnya jelas, nama pemiliknya jelas, dan seterusnya,” ucapnya.

Yoyok menyebut, pada tahun 2023, ditargetkan seluruh bidang tanah di Kabupaten Pati telah terdaftar dan bersertifikat. (pn/ dok Humas).

patinews.com

redaksi@patinews.com

Share
Published by
patinews.com

Recent Posts

Pemdes Mintobasuki Gabus Ajak Warga Kenakan Masker

Pemdes Mintobasuki Gabus Ajak Warga Kenakan Masker GABUS, PATINEWS.COM Pemerintah Desa Mintobasuki Gabus, melaksanakan giat…

16 September 2020

Edukasi Pencegahan Covid Melalui Gerakan Pakai Masker

Edukasi Pencegahan Covid Melalui Gerakan Pakai Masker KAYEN, PATINEWS.COM Mulai hari ini, Rabu, 16/9/2020, Pemerintah…

16 September 2020

Serentak, Forkompincam Tlogowungu Sosialisasikan Pemakaian Masker Selama 14 Hari

Patinews.com, Tlogowungu – Dalam rangka mensosialisasikan Surat Edaran Bupati nomor  440/2135 Tahun 2020 taggal 12…

16 September 2020

Mahasiswa KKNT UPGRIS Gelar Webinar Bijak Berikan Gawai pada Anak

EDUKA, PATINEWS.COM Kuliah Kerja Nyata atau yang sering disebut dengan KKN merupakan sebuah program yang…

15 September 2020

Digelar Virtual, Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknik Pati Peroleh Materi Wasbang

PATI, PATINEWS.COM Dalam rangka memupuk kecintaan kepada Negara dan Bangsa, tidak henti-hentinya Kodim 0718/Pati memberikan…

15 September 2020

Banser Pengawal Ulama’ Kyai, Habib dan NKRI

Penulis : Imam Muhlis Ali, S.Pd I* Sudah kesekian kali beberapa penceramah agama, pesohor, pejabat…

15 September 2020