Wakil Ketua DPRD Pati Bambang Susilo Ajak Warga Rawat Kerukunan, Sebut Keberagaman Adalah Kekuatan
PATINEWSCOM
Upaya memperkuat kerukunan antarumat beragama dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan di Kabupaten Pati. Hal tersebut mengemuka dalam Dialog Interaktif Antar Umat Beragama yang digelar Pemerintah Kabupaten Pati di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Indahnya Kerukunan Antar Umat Beragama dalam Bingkai Kebhinekaan” itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh lintas agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), organisasi kemasyarakatan keagamaan, serta perwakilan berbagai elemen masyarakat.
Mewakili pimpinan DPRD Kabupaten Pati, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Ir. H. Bambang Susilo, menegaskan bahwa menjaga harmoni di tengah keberagaman merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, kondisi daerah yang aman tidak hanya ditentukan oleh aparat keamanan, tetapi juga oleh kuatnya hubungan sosial antarwarga.
“Keberagaman adalah kekuatan yang harus terus dirawat bersama. Dengan menjunjung tinggi toleransi, saling menghargai, dan memperkuat dialog, kita dapat menjaga persatuan sekaligus menciptakan kondisi daerah yang aman dan harmonis,” ujar Bambang Susilo.
Ia menilai komunikasi yang terbuka antarpemeluk agama mampu mencegah munculnya kesalahpahaman yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat. Karena itu, forum dialog seperti ini dinilai perlu terus digelar sebagai ruang membangun saling pengertian dan mempererat persaudaraan.
Menurut Bambang, DPRD Kabupaten Pati berkomitmen mendukung berbagai program yang mendorong penguatan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, serta semangat gotong royong di tengah masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat dinilai menjadi modal penting dalam menjaga iklim yang kondusif.
Dialog interaktif tersebut juga menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Para peserta diajak terus mengedepankan sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, dan menyelesaikan persoalan melalui musyawarah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat kerukunan antarumat beragama sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan serta mendukung pembangunan Kabupaten Pati yang aman, damai, dan sejahtera.
(*)
