• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Berita

Ulama’ Nusantara Yang Wafat Pada Bulan Suci Ramadhan

patinews.com by patinews.com
15 Mei 2020
in Berita, Featured
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Ulama' Nusantara Yang Wafat Pada Bulan Suci Ramadhan
604
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

Ulama' Nusantara Yang Wafat Pada Bulan Suci Ramadhan

Bulan Ramahan adalah bulan ke-9 dalam kalender Islam, yang dirayakan oleh umat muslim seluruh dunia dengan puasa. Yang berlangsung selama 29-30 hari berdasarkan pengamatan hilal menurut beberapa aturan yang tertulis dalam hadits.

RelatedPosts

Evaluasi Situasi Kamtibmas, Kapolres Rembang Instruksikan Peningkatan Pelayanan dan Antisipasi Kerawanan

Kapolres Rembang Gelar Safari Kamtibmas Bersama Nelayan, Serap Aspirasi Terkait Tingginya Harga BBM

Disorot KPK, DPRD Pati Desak Perbaikan Tata Kelola Proyek Infrastruktur Senilai Rp235 Miliar

Pasti kita bertanya-tanya, siapa saja sih ulama yang wafat di bulan yang suci ini? Apa sih pahala wafat di bulan ramadhan ini?

Ulama’ Nusantara yang wafat pada bulan suci Ramadhan antara lain :
1. KH. Mahrus Ali Lirboyo.
Beliau Wafat pada 6 Ramadhan 1410 H / 20 Mei 1985 M.
2. Hadratus Syaikh M. Hasyim Asy’ari.
Beliau adalah pendiri NU, wafat pada 7 Ramadhan 1366 H / 25 Juli 1947 M.
3. KH. Ma’shoem Ahmad.
Beliau adalah seorang muassis NU dan ayah dari KH. Ali Ma’shum. Wafat di Lasem pada Jumat, 12 Ramadhan 1392 H / 28 Oktober 1972 M.
4. KH. Abul Karim.
Beliau adalah muassis PP. Lirboyo, wafat pada Senin, 21 Ramadhan 1374 H.
5. Kyai Sholeh Darat.
Beliau adalah guru Hadratus Syaikh M. Hasyim Asy’ari dan RA. Kartini. Wafat di Semarang pada Jumat, 29 Ramadhan 1321 H / 18 Desember 1903 M.
6. Syaikhona M. Kholil Bangkalan.
Beliau wafat pada Jumat, 29 Ramadhan 1343 H / 24 April 1925 M.
7. KH. Dalhar Watucongol Magelang.
Beliau wafat pada Rabu, 29 Ramadhan 1378 H.

Masha Allah, betapa istimewanya mereka yang wafat pada bulan suci Ramadhan. Adapun 13 pahala orang meninggal pada bulan Ramadhan adalah :
1. Diampuni dosanya.
Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa berpuasa Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala kepada Allah, maka diampuni dosanya yang telah lampau.”(H.R. Bukhari).
2. Masuk surga.
Hadist riwayat Ahmad Hudzaifah Radiyallahu anhu bahwasanya Nabi SAW bersabda, “Barangsiapa yang mengatakan Laa Ilaha Illalah dengan hanya mengharapkan ridho Allah lalu meninggal dalam keadaan seperti itu maka dia masuk surga. Barangsiapa yang berpuasa suatu hari dengan hanya mengharapkan ridho Allah lalu meninggal dalam keadaan seperti itu maka dia masuk surga. Barangsiapa yang bersedekah dengan suatu sedekah dengan hanya mengharapkan ridho Allah lalu meninggal dalam keadaan seperti itu maka dia masuk surga.”
3. Pahala yang besar.
”Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, Maka Sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan Sesungguhnya akan kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. An Nahl : 97).
4. Mendapat Taufiq Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda : “Apabila Allah menghendaki kebaikan kepada seseorang, maka Allah akan membuatnya beramal.” Para sahabat bertanya; “Bagaimana membuatnya beramal?” beliau menjawab: “Allah akan memberikan taufiq padanya untuk melaksanakan amal shalih sebelum dia meninggal.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi).
5. Bertemu Allah SWT dalam keadaan menyenangkan.
Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu, bahwa nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Barangsiapa senang bertemu dengan Allah, maka Allah senang bertemu dengannya. Dan barangsiapa tidak senang bertemu dengan Allah, maka Allah tidak senang bertemu dengannya.” Para sahabat bertanya; “Wahai Rasulullah, kami semua tidak menyukai kematian?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bukan itu yang aku maksud, namun seorang yang beriman apabila menghadapi sakaratul maut, maka seorang pemberi kabar gembira utusan Allah datang menghampirinya seraya menunjukkan tempat kembalinya, hingga tidak ada sesuatu yang lebih dia sukai kecuali bertemu dengan Allah. Lalu Allah pun suka bertemu dengannya. Adapun orang yang banyak berbuat dosa, atau orang kafir, apabila telah menghadapi sakaratul maut, maka datang seseorang dengan menunjukkan tempat kembalinya yang buruk, atau apa yang akan dijumpainya berupa keburukan. Maka itu membuatnya tidak suka bertemu Allah, hingga Allah pun tidak suka bertemu dengannya.” (HR. Ahmad).
6. Termasuk mati syahid.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda:

الشُّهَدَاءُ خَمْسَةٌ الْمَطْعُونُ وَالْمَبْطُونُ وَالْغَرِقُ وَصَاحِبُ الْهَدْمِ وَالشَّهِيدُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ

“Orang yang mati syahid itu ada lima; orang yang meninggal karena penyakit tha’un, sakit perut, tenggelam, orang yang kejatuhan (bangunan atau tebing) dan meninggal di jalan Allah.” (HR. Bukhari).
7. Pahala puasanya di catat hingga kiamat.
Sebagaimana dijelaskan oleh Abu Hurairah radhiallaahu anhu, beliau berkata: Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam bersabda, “Barangsiapa keluar dalam melaksanakan haji lalu ia mati, niscaya dicatat baginya pahala seorang haji hingga hari kiamat. Barangsiapa keluar dalam melaksanakan umrah lalu ia mati, niscaya dicatat baginya pahala seorang yang melaksanakan umrah sampai hari kiamat, dan barangsiapa keluar dalam berperang dijalan Allah lalu ia mati, niscaya dicatat baginya pahala seorang yang berperang dijalan Allah sampai hari kiamat.”
8. Termasuk orang yang cerdik.
Dari Ibnu Umar, dia berkata: Aku bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu seorang laki-laki Anshar datang kepada Beliau, kemudian mengucapkan salam kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu dia bertanya: “Wahai, Rasulullah. Manakah di antara kaum mukminin yang paling utama?” Beliau menjawab, “Yang paling baik akhlaknya di antara mereka.” Dia bertanya lagi: “Manakah di antara kaum mukminin yang paling cerdik?” Beliau menjawab. “Yang paling banyak mengingat kematian di antara mereka, dan yang paling bagus persiapannya setelah kematian. Mereka itu orang-orang yang cerdik.” (HR Ibnu Majah, no. 4.259. Hadits hasan. Ash Shahihah, no. 1.384).
9. Meninggal dalam keadaan suci.
Imam Malik membawakan riwayat dari Yahya bin Said, bahwa Abu Darda pernah menulis surat kepada Salman, yang isinya meminta Salman untuk pindah dan tinggal di tanah yang disucikan (negeri Syam).
Kemudian Salman membalas surat ini dengan mengatakan,

الأَرْضُ الْمُقَدَّسَةُ لا تُقَدِّسُ أَحَدًا ، وَإِنَّمَا يُقَدِّسُ الْمَرْءَ عَمَلُهُ

“Sesungguhnya tanah suci itu tidak mensucikan siapapun. Yang bisa mensucikan seseorang adalah amalnya.” (al-Muwatha’, Imam Malik, no. 1464).
10. Membawa amalan untuk Allah SWT.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ. وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ

“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR. Bukhari no. 1904, 5927 dan Muslim no. 1151).

Meskipun ada banyak pahala ketika meninggal pada bulan Ramadhan, tapi kita juga harus selalu melakukan kebajikan apalagi di bulan Ramadhan ini, bulan yang penuh keberkahan ini mari kita berlomba- lomba untuk melakukan kebaikan karena Allah.

Wallahu a’lam bishshowaab.

Tags: berita patikabar patipatipati hari inipatinewssuara patiwarta pati
patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Evaluasi Situasi Kamtibmas, Kapolres Rembang Instruksikan Peningkatan Pelayanan dan Antisipasi Kerawanan
Berita

Evaluasi Situasi Kamtibmas, Kapolres Rembang Instruksikan Peningkatan Pelayanan dan Antisipasi Kerawanan

12 Mei 2026
15
Kapolres Rembang Gelar Safari Kamtibmas Bersama Nelayan, Serap Aspirasi Terkait Tingginya Harga BBM
Berita

Kapolres Rembang Gelar Safari Kamtibmas Bersama Nelayan, Serap Aspirasi Terkait Tingginya Harga BBM

12 Mei 2026
17
DPRD Pati Soroti Tata Kelola Proyek Infrastruktur Usai Ada Sorotan KPK
Berita

Disorot KPK, DPRD Pati Desak Perbaikan Tata Kelola Proyek Infrastruktur Senilai Rp235 Miliar

12 Mei 2026
21
DPRD Pati Soroti Renovasi RSUD Soewondo, Bangunan Dinilai Punya Nilai Sejarah Tinggi
Berita

DPRD Pati Soroti Renovasi RSUD Soewondo, Bangunan Dinilai Punya Nilai Sejarah Tinggi

12 Mei 2026
30
DPRD Pati Soroti Pembongkaran Bangunan Lama RSUD Soewondo yang Dinilai Berpotensi Cagar Budaya
Berita

DPRD Pati Soroti Pembongkaran Bangunan Lama RSUD Soewondo yang Dinilai Berpotensi Cagar Budaya

12 Mei 2026
26
Suyono Ingatkan Keamanan Data Wajib Pajak Harus Jadi Prioritas
Berita

Suyono Ingatkan Keamanan Data Wajib Pajak Harus Jadi Prioritas

12 Mei 2026
17
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Evaluasi Situasi Kamtibmas, Kapolres Rembang Instruksikan Peningkatan Pelayanan dan Antisipasi Kerawanan
  • Kapolres Rembang Gelar Safari Kamtibmas Bersama Nelayan, Serap Aspirasi Terkait Tingginya Harga BBM
  • Oknum Mahasiswa di Pati Nekat Gasak iPhone 15 Milik Penghuni Kos, Polisi Ungkap Modus Pelaku Panjat Pagar
  • Kasus Dugaan Perampasan Mobil oleh Debt Collector di Pati Diungkap Polisi
  • ‎Polres Rembang Terjunkan 174 Personel Untuk Amankan Rangkaian Peringatan Wafat Isa Al-Masih dan Paskah
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.