Tokoh Agama dan Warga Pasang Banner Penolakan Berdirinya Hotel di Desa Puncel

Tokoh Agama dan Warga Pasang Banner Penolakan Berdirinya Hotel di Desa Puncel

 

DUKUHSETI, PATINEWSCOM

 

Puluhan warga Desa Puncel, Kecamatan Dukuhseti, Jumat (28/11/2025) sore, melakukan aksi spontan sebagai bentuk penolakan terhadap keberadaan Hotel D’Ayanna. Aksi dipicu setelah ditemukannya pasangan tidak resmi yang diduga check-in di hotel tersebut.

 

Tokoh agama Desa Puncel, Muhammad Rif’an Ulin Nuha, memimpin langsung pemasangan banner penolakan pada pukul 16.00 WIB. Aksi itu diikuti berbagai unsur masyarakat, mulai dari Fatayat, Muslimat NU, hingga Karang Taruna Desa Puncel.

 

Dalam pernyataannya, Ulin Nuha menegaskan bahwa masyarakat Puncel merasa resah atas kejadian yang dinilai merusak moral generasi muda. Mereka menuntut pemerintah dan pemilik hotel bertindak tegas demi menjaga ketertiban sosial dan nilai-nilai keagamaan di desa tersebut.

 

Adapun poin tuntutan aksi tersebut meliputi:

 

1. Pemilik Hotel D’Ayanna, Eko, diminta menaati surat pernyataan penutupan hotel yang telah dibuat dan ditandatangani pada 12 Juli 2024.

 

 

2. Pemerintah Kabupaten Pati diminta segera mencabut izin dan/atau menyegel Hotel D’Ayanna karena dianggap berpotensi merusak moral pemuda Desa Puncel.

Exit mobile version