PATINEWS.COM – KOTA,
Bupati Pati Haryanto mengapresiasi warga Desa Ngablak Kecamatan Cluwak, dimana warga desanya dengan penuh kesadaran berusaha mendorong dan menekan keluarganya yang akan mudik, untuk tetap bertahan di perantauan.
Hal itu disampaikan Bupati saat saat menghadiri Rakor dan Evaluasi Penanganan Covid-19 secara daring melalui video teleconference di ruang Pati Command Center (PCC) Setda Kabupaten Pati. Rabu, 29 April 2020.
“Ya karena memang susah nanti isolasi mandirinya kalau yang mudik banyak,” imbuh Bupati yang sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati.
Selain itu, Bupati juga menggagas labelisasi rumah pemudik yang sedang menjalani isolasi mandiri. Wujud labelisasi, kata Bupati, bisa mengadopsi rumah-rumah yang disemprot cat penerima bantuan pemerintah.
“Tapi ini tulisannya diganti, bahwasanya rumah tersebut digunakan untuk isolasi mandiri pemudik,” jelas Bupati.
Dalam kegiatan yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin) dan Sekda Pati Suharyono tersebut, Haryanto kemudian menjelaskan alasannya.
“Data yang mau mudik ribuan. Kalau mau diisolasi di penampungan nggak mungkin, nggak akan muat. Ini paling banyak kecamatan Winong dengan potensi 2065 pemudik, dan Dukuhseti dengan 1174 pemudik,” jelas Bupati.
(PN/ PRK)







