
Patinews.com – Kediri, Saat peringatan Natal dan jelang perayaan Tahun baru, menjadi agenda rutin tidak tertulis dari sebagian masyarakat, termasuki warga Kediri pada khususnya, dan kebiasaan seperti ini seakan-akan sudah menjadi tradisi turun temurun. Beberapa titik rawan kecelakaan , kemacetan dan tindak kriminal, sudah ditempatkan pos-pos pengamanan, disamping itu, pengamanan tempat-tempat ibadah dan fasilitas umum juga merupakan prioritas yang tidak bisa diabaikan begitu saja, minggu (25/12/2016)
Danramil Kota, Kapten Inf Harmadi melaporkan, sejauh ini, arus mudik di Stasiun KA yang berdatangan dari luar Kediri kian meningkat dibanding 2 atau 3 hari lalu, dan aktifitas di lokasi-lokasi perbelanjaan juga meningkat tajam dibanding hari-hari sebelumnya, bahkan relatif cukup membuat sedikit kemacetan ,walaupun sampai sejauh ini belum terlihat adanya antrian panjang kendaraan. Alun-alun Kota Kediri juga mulai ramai dipadati pengunjung ,bahkan cenderung makin meningkat sejak pagi tadi hingga siang ini, dan arus lalu lintas didekat kawasan ini sering mengalamai kemacetan.
Dari laporan Danramil Mojoroto ,Kapten Inf Arifin Effendi, situasi di Terminal Tamanan cukup ramai oleh penumpang, tetapi mayoritas penumpang berasal dari luar Kediri yang hendak berkunjung ke sanak saudara yang ada di Kediri, sedangkan arus penumpang yang hendak bepergian ke luar Kediri relatif sedikit. Khusus di lokasi wisata religi Goa Maria Lourdies yang terletak di Desa Puhsarang, Danramil Semen ,Kapten Kav Puguh Bintarto melaporkan, jumlah jemaat yang melaksanakan ibadah Natal maupun wisatawan terlihat memadati areal tersebut, dan diperkirakan jumlahnya bisa mencapai sekitar 30 ribu orang.
Dari pantauan langsung Kodim 0809/Kediri laporan situasi terkini, pasca Natal dan Tahun Baru yang berlangsung di Kota dan Kabupaten Kediri, terutama pada saat ibadah Natal pagi hingga siang ini, aktifitas di gereja-gereja terlihat penuh sesak dipadati jemaat yang hadir di lokasi. Hingga berita ini diturunkan, aktifitas ibadah berjalan lancar, tanpa ada sedikitpun gangguan keamanan dan ketertiban, demikian juga isu seputar aksi sweeping, sampai detik ini tidak terjadi sama sekali di Kediri, sebagaimana instruksi dari Kapolres Kediri, Kapolresta Kediri dan Dandim Kediri, yang akan menindak tegas oknum-oknum yang akan menggulirkan intoleransi dan gangguan kenyamanan warga.
Hasil pengamatan Danramil Purwoasri, Kapten Inf M.Yunus di Pos Mengkreng, arus lalu lintas mulai padat, dan kemacetan diakibatkan ramainya kendaraan yang melintasi, juga mulai terlihat, tetapi belum terlihat antrian kemacetan yang panjang. Sedangkan dari pengamatan Danramil Pare, kondisi arus lalu intas arah Kediri menuju Jombang atau sebaliknya, terlihat mulai padat, khususnya jalan raya yang ada di Badas, Tunglur, Tulungrejo, dan Bendo.
Danramil Wates, Kapten Ah Sadino juga melaporkan, gereja-gereja yang ada di Kecamatan Wates ,dipadati jemaat yang melakukan aktifitas ibadah Natal hingga pagi tadi hingga siang ini, hal tersebut juga berimbas adanya kemacetan lalu lintas dibeberapa jalan raya yang berdekatan dengan gereja yang berkapasitas diatas 1.000 orang. Arus lalu lintas dari arah Kediri menuju Blitar atau sebaliknya, relatif normal kendati sedikit meningkat dibanding hari-hari biasa. (Patinews.com/ pendim kediri)