Sinergi Dukung UMKM Pati: Galakkan Pariwisata Pati, Langkah Nyata Menuju Peningkatan PAD Daerah

Sinergi Dukung UMKM Pati: Galakkan Pariwisata Pati, Langkah Nyata Menuju Peningkatan PAD Daerah

Pati, Jawa Tengah – Komitmen memperkuat ekonomi daerah melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali ditegaskan dalam pertemuan strategis yang berlangsung pada 10 Juni 2025 di Ruang Kerja Bupati Kabupaten Pati. Pertemuan ini melibatkan Bupati Pati, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pati, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati, Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi, serta perwakilan Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) penyalur kredit UMKM/UMi di wilayah Kabupaten Pati.

Pembahasan difokuskan pada bagaimana UMKM di Kabupaten Pati dapat tumbuh lebih inklusif dan kontributif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam suasana penuh kolaborasi, seluruh pihak menyepakati pentingnya sinergi lintas sektor untuk menciptakan ekosistem usaha yang sehat, mulai dari akses pembiayaan, bimbingan usaha, hingga digitalisasi UMKM.

Kepala KPPN Pati menyampaikan bahwa keberhasilan fiskal suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh besar kecilnya transfer dana pusat, tetapi juga oleh kemampuan daerah dalam mengelola potensi lokal—dalam hal ini UMKM. “Semakin banyak pelaku UMKM yang difasilitasi untuk berkembang secara formal, maka akan semakin luas basis penerimaan daerah, baik dari sisi pajak maupun retribusi,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Pati menyatakan bahwa langkah konkret selanjutnya dari audiensi strategis ini adalah melaksanakan sosialisasi langsung kepada pelaku UMKM di seluruh wilayah Kabupaten Pati. Tujuannya adalah untuk memotivasi UMKM agar lebih berdaya saing dan berorientasi pasar, sekaligus memberikan pendampingan dari berbagai aspek penting. “Kita akan dampingi UMKM dari sisi akses pendanaan, digitalisasi marketing, teknologi produksi, hingga aspek pengemasan produk. Semua aspek ini penting untuk mendongkrak daya saing produk UMKM Pati,” tegas Bupati.

Beliau juga menyoroti pencapaian Kabupaten Pati sebagai wilayah dengan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tertinggi di Jawa Tengah. Namun demikian, Bupati berharap capaian tersebut tidak berhenti pada angka semata, melainkan diiringi dengan peningkatan kualitas dan jumlah pelaku UMKM itu sendiri. “KUR yang tinggi harus sejalan dengan tumbuhnya kesadaran UMKM untuk naik kelas. Kita ingin bukan hanya banyak, tapi juga maju,” pungkasnya.

Pertemuan ini menghasilkan beberapa langkah tindak lanjut, seperti pembentukan forum koordinasi UMKM lintas sektor, integrasi data pelaku usaha, serta peningkatan literasi keuangan dan digital. Harapannya, langkah-langkah konkret ini akan memperkuat posisi UMKM sebagai pilar penting ekonomi daerah yang berdampak langsung pada peningkatan PAD Kabupaten Pati secara berkelanjutan.

 

Oleh: Kurnia Rimadani-KPPN Pati

 

 

Exit mobile version