Sentuh Angka 80 Ribu Per Kilo, Budidaya Cabai Digalakkan

Sentuh Angka 80 Ribu Per Kilo, Budidaya Cabai Digalakkan
Sentuh Angka 80 Ribu Per Kilo, Budidaya Cabai Digalakkan

Patinews.com – Tambakromo, Cabe merupakan salah satu komoditas pertanian yang harganya cukup tinggi. Apalagi menjelang hari-hari besar seperti lebaran, harga cabe bisa dipastikan melambung tinggi. Seperti juga yang terjadi saat ini harga cabe di wilayah Kabupaten Pati cukup tinggi, dengan mencapai harga 80 ribuan per kilogramnya. Hal ini dimungkinkan karena curah hujan cukup tinggi produksi menurun. Sehingga mengurangi ketersediaan cabe dipasaran. Fenomena seperti ini menggugah orang untuk menanam cabe, diharapkan bisa dijual ataupun dikonsumsi sendiri untuk menekan uang belanja.

Untuk itu sesuai Instruksi Panglima TNI, Komandan Kodim 0718/Pati memerintahkan kejaran Koramil, agar menanam cabe di polybag disekitar Kantor Koramil maupun perumahan Dinas Koramil. Penanaman cabe dipolybag dengan alasan untuk mensiasati minimnya lahan dilingkungan Kantor Koramil. Disamping itu cara menanam cabe dimedia polybag cukup mudah dilakukan, baik didataran tinggi maupun dataran rendah. Untuk cabe yang cocok ditanam di polybag adalah cabe jenis keriting dan cabe rawit. Karena kedua jenis cabe ini relatif tahan terhadap iklim tropis, rasanyapun cukup pedas sehingga banyak disukai orang dan laku dipasaran.

Selasa 10 Januari 2017 pkl 08.00 wib, anggota Koramil 20/Tambakromo melaksanakan tanam cabe dengan media tanam Polybag. Dengan adanya kegiatan seperti ini Danramil 20/Tambakromo Kapten Infanteri Soepomo berharap kepada seluruh anggota, bahwa menamam cabe, terong, kangkung yang sudah dilaksanakan di Koramil Tambakromo selalu dirawat setiap harinya. Hal ini dilakukan untuk membudidayakan Warung Hidup.

Lebih lanjut Danramil juga mengatakan, “Dengan adanya warung hidup diharapkan lingkungan Kantor Koramil akan kelihatan hijau, sejuk serta membuat kesan tersendiri bagi orang yang melihatnya. Jadi kalau sudah ada warung hidup dan terjadi lonjakan harga cabe seperti ini diharapkan anggota bisa ambil di Kantor sendiri tanpa ada keluhan terutama ibu – ibunya”, Ujar Danramil. (Patinews.com/ Pendim Pati)

Exit mobile version