Oleh: Tatik Nur Aslamah
Manusia merupakan makhluk sosial dan berperadaban. Pendidikan merupakan tren kunci dalam perubahan masyarakat. Nah, islam sendiri menerapkan pendidikan dalam posisi utama. Tak heran jika dalam ajran islam yang dikembangkan Rasulullah SAW melaui pendekatan pendidikan.
Bimbingan dan pembinaan tersebut tidak hanya berpotensi pada daya pikir (intelektual) saja, akan tetapi pada segi emosional yang dengan pembinaan dan bimbingan akan dapat membawa perubahan pada arah yang lebih positif. Dari paradigma sebelumnya dapat dipahami bahwa, pendidikan adalah salah satu usaha yang dilakukan dengan penuh kesadaran dan terkonsep serta terencana untuk memberikan pembinaan dan pembimbingan pada peserta didik. Sehingga pendidikan islam merupakan suatu sistem yang memungkinkan seseorang peserta didik dapat memungkinkan sesorang dapat mengarahkan kehidupan sesuai dengan ideologi islam.
Dengan demikian pendidikan islam merupakan kegiatan yang dilakukan untuk membentuk manusai yang dilakukan untuk membentuk manusia muslimah yang mempunyai karakter kepribadian islami, memiliki kemampuan dalam menghadapi tantangan zaman, dan bermakna bagi dirinya sendiri, orang lain dan lingkungan.
Sehingga dapat diwujudkan manusia sebagai mahluk yang mempunyai kelebihan dari makhluk lain.
Pendidikan islam adalah kegiatan penyerapan pngetahuan dan nilai islamkepada peserta didik melalui upaya pembelajaran, pembiasaan, pembimbingan, pengasuhan, pengawasan dan pengembangan potensinya. Guna mencapai keselarasn di dunia dan akhirat
Menurut KH. MA. Sahal Mahfudh Pendidikan agama islam hendaknya tidak meninggalkan tradisi-tradisi unik (khas) dan target spesifik yang dimiliki oleh penyelenggara pendidikan di wilayahnya masing-masing. Dalam hal ini, negara harus mendorong bertumbuhnya kurikulum mandiri supaya setiap kompenen yang terlibat dalam dalam sistem pendidikan mampu bertanggungjawab dan menyadari pelaksanaan pendidikan yang diselenggarakannya.
Adapun tujuan dari pendidikan islam adalah mewujudkan manusia yang memiliki kepribadian islam. Melatih dan membimbing peserta didik agar menguasai ilmu kehidupan (IPTEK), dan melatih dan membimbing peserta didik agar memiliki keterampilan yang memadai.
Arus globalisasi saat ini menimbulkan banyak sekali perubahan dari segala aspek kehidupan. Perubahan ini tidak dapat dihindari akibat ilmu pengetuahuan dan teknologi yang semakin canggih. Hal ini tidak dapat dihindari akibat ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih. Hal ini menggugah kesadaran masyarakat umum akan pentingnya pendidikan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan kewajiaban bagi mereka.
Di era globalisasi ini, dunia pendidikan mau tak mau harus menerima perkembangan zaman dam kemajuan teknologi yang sebagan besar bersumber dari negara-negara barat seperti, televisi, hendpone, komputer dan lain-lain, tidak terkecuali pendidikan islam yang tidak bisa lepas dari bias fenomena globalisasi ini, karena tidak mungkin pendidikan islam hanya melalui cara-cara dasar yang seperti ceramah dalam menyampaikan materi. Tetapi pendidikan yang berbasis tekonologi dalam penyampaiannya.
Pada saat ini para pakar pendidikan dan pendidik di tuntut untuk meningkatkan kinerjanya serta keprofesionalannya, dengan demikian mereka dintuntut untuk menggunakan media pendidikan terupudate, sehingga pendidikan islam dapat bersanding dengan pendidikan umum yang saat ini mengalami lompatan signifikan yang sangat menggembirakan.
Dengan perkembangan ilmu teknologi dan pengetahuan, telah melahirkan aneka yang dapat mengembangkan pendidikan islam. Jika di era klasik. Pendidikan islam hanya dapat menjangkau sasaran masyarakat lokal dan kualitas yang sangat rendah, dengan adanya multi media, terutama internet pendidikan islam bisa berlangsung dengan jarak tanpa batas, waktu yang singkat dan kualitas yang lebih tinggi.
Pendidikan di era globalisasi adalah pendidikan yang mampu menyesuaikan perkembangan zaman dan perkembangan teknologi. Maka yang harus dilakukan adalah mengembangkan sistem pendidikan yang berwawasan global agar menghasilkan out put dari lembaga pendidikan islam yang lebih bermutu dan pecaya diri dalam menghadapi oersaingan global.
(*)
